alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Jangan Ada Korban Jiwa Lagi, Dinas Damkar Resmi Dibentuk di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin kini memiliki dinas baru, namanya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Sebelum menjadi dinas tersendiri, damkar dulunya bergabung dengan dinas Satpol PP.

Nomenklatur baru ini disahkan lewat surat keputusan wali kota tertanggal 25 Januari 2022.
Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, posisi kepala dinas baru ini masih kosong. Lowongan akan diisi pada lelang jabatan nanti.

Sementara dipimpin seorang pelaksana tugas (plt). Dirangkap oleh kepala Satpol PP, Ahmad Muzaiyin.
Langkah pertama adalah mengeluarkan surat edaran. “Untuk menjadi panduan sementara, sampai Perda Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penanggulangan Musibah Kebakaran selesai direvisi DPRD,” jelasnya kemarin (27/1).

Isinya antara lain pembagian zona kerja relawan damkar. Dengan menjadikan Sungai Martapura sebagai acuannya.

Baca Juga :  Lagi, Api Berkobar di Banjarbaru

Berikutnya, mengecek kelayakan armada BPK/PMK swakarsa. “Kami coba standarkan. Kalau ada kekurangan, dibenahi secara perlahan,” ujarnya.

Apakah ini berarti relawan damkar akan mendapat bantuan dari pemko? Muzaiyin tak berani berjanji. “Intinya keselamatan berkendara di jalan raya dulu,” tukasnya.

Terakhir, pengadaan fasilitas internal. Seperti radio komunikasi dan mobil tangki pemadam. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin kini memiliki dinas baru, namanya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Sebelum menjadi dinas tersendiri, damkar dulunya bergabung dengan dinas Satpol PP.

Nomenklatur baru ini disahkan lewat surat keputusan wali kota tertanggal 25 Januari 2022.
Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, posisi kepala dinas baru ini masih kosong. Lowongan akan diisi pada lelang jabatan nanti.

Sementara dipimpin seorang pelaksana tugas (plt). Dirangkap oleh kepala Satpol PP, Ahmad Muzaiyin.
Langkah pertama adalah mengeluarkan surat edaran. “Untuk menjadi panduan sementara, sampai Perda Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penanggulangan Musibah Kebakaran selesai direvisi DPRD,” jelasnya kemarin (27/1).

Isinya antara lain pembagian zona kerja relawan damkar. Dengan menjadikan Sungai Martapura sebagai acuannya.

Baca Juga :  Rumah Lansia Hangus Terbakar

Berikutnya, mengecek kelayakan armada BPK/PMK swakarsa. “Kami coba standarkan. Kalau ada kekurangan, dibenahi secara perlahan,” ujarnya.

Apakah ini berarti relawan damkar akan mendapat bantuan dari pemko? Muzaiyin tak berani berjanji. “Intinya keselamatan berkendara di jalan raya dulu,” tukasnya.

Terakhir, pengadaan fasilitas internal. Seperti radio komunikasi dan mobil tangki pemadam. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/