alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Komplotan Pencuri Mesin Traktor Lintas Wilayah Ditangkap

BARABAI- Tiga pencuri spesialis mesin traktor hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan dalam press conference di Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (29/1) siang.

Mereka adalah AJ (41), YI (24) dan AS (22). Ketiganya warga Kabupaten Tabalong yang bersekongkol merencanakan pencurian mesin traktor lintas wilayah.

“Ketiganya dibekuk Resmob Polres HST dengan Polsek Murung Pudak dan Resmob Tabalong diback-up Resmob Polda Kalsel pada Jumat 28 Januari 2022,” kata Kapolres HST, AKBP Sigid Hariyadi.

Ada sembilan mesin traktor dan tiga kerangka traktor yang menjadi barang bukti. Ketiganya membawa mesin tersebut dari HST ke Tabalong dengan menggunakan pikap.

“Ada tiga TKP di HST dan diamankan 4 mesin traktor. Lima mesin sisanya diamankan di TKP Tabalong,” lanjut Kapolres.

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Alat Mesin Pertanian Diamankan

Polisi juga menyita satu unit mobil yang digunakan para tersangka untuk hunting.

Modusnya para pelaku mencari sasaran dengan mobil tersebut. Setelah dapat, kemudian pelaku berhenti dan melepas mesin traktor menggunakan kunci pas yang sudah disediakan. Mesin itu kemudian di masukan ke dalam mobil.

Komplotan pencuri ini terbilang handal dalam menjalankan aksinya. Betapa tidak, mesin traktor yang beratnya ratusan kilo bisa diangkat hanya dengan tiga orang.

Padahal pihak kepolisian saat menghadirkan barang bukti ke press conference perlu 6 orang untuk mengangkat mesin-mesin traktor tersebut.

Diketahui dua dari tiga tersangka merupakan residivis kasus pencurian. Yakni AJ (41) dan YI (24).

Mereka dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHP. Kapolres mengungkapkan barang hasil curian itu dijual ke Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Mencuri Handphone Saat Salat Jumat

“Ada kelompok penadah. Masih kita dalami kelompok yang menerima di sana. Akan kita selidiki juga. Tiga tersangka kita amankan tidak ada perlawanan,” bebernya. (mal)

BARABAI- Tiga pencuri spesialis mesin traktor hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan dalam press conference di Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (29/1) siang.

Mereka adalah AJ (41), YI (24) dan AS (22). Ketiganya warga Kabupaten Tabalong yang bersekongkol merencanakan pencurian mesin traktor lintas wilayah.

“Ketiganya dibekuk Resmob Polres HST dengan Polsek Murung Pudak dan Resmob Tabalong diback-up Resmob Polda Kalsel pada Jumat 28 Januari 2022,” kata Kapolres HST, AKBP Sigid Hariyadi.

Ada sembilan mesin traktor dan tiga kerangka traktor yang menjadi barang bukti. Ketiganya membawa mesin tersebut dari HST ke Tabalong dengan menggunakan pikap.

“Ada tiga TKP di HST dan diamankan 4 mesin traktor. Lima mesin sisanya diamankan di TKP Tabalong,” lanjut Kapolres.

Baca Juga :  Pencuri Kotak Amal Ditangkap Setelah Mencuri Peralatan Walet

Polisi juga menyita satu unit mobil yang digunakan para tersangka untuk hunting.

Modusnya para pelaku mencari sasaran dengan mobil tersebut. Setelah dapat, kemudian pelaku berhenti dan melepas mesin traktor menggunakan kunci pas yang sudah disediakan. Mesin itu kemudian di masukan ke dalam mobil.

Komplotan pencuri ini terbilang handal dalam menjalankan aksinya. Betapa tidak, mesin traktor yang beratnya ratusan kilo bisa diangkat hanya dengan tiga orang.

Padahal pihak kepolisian saat menghadirkan barang bukti ke press conference perlu 6 orang untuk mengangkat mesin-mesin traktor tersebut.

Diketahui dua dari tiga tersangka merupakan residivis kasus pencurian. Yakni AJ (41) dan YI (24).

Mereka dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHP. Kapolres mengungkapkan barang hasil curian itu dijual ke Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Panik, Terduga Pencuri HP ini Gagal Menghilangkan Jejak

“Ada kelompok penadah. Masih kita dalami kelompok yang menerima di sana. Akan kita selidiki juga. Tiga tersangka kita amankan tidak ada perlawanan,” bebernya. (mal)

Most Read

Artikel Terbaru

/