alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

7 Tahun Buron, Terciduknya di Kota Banjarmasin

AMUNTAI – Kejaksaan Hulu Sungai Utara, melalui Tim Seksi Intel kembali mengamankan satu buronan dalam perkara narkotika.

Syarif Hidayat alias Upik Cacar (45), diamankan tim Tangkap Buron (Tabur) pada Rabu (26/1) pukul 21.58 Wita, di Jalan Mayjen Sutoyo S, Gang Keluarga RT 04, Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah, Gang Keluarga RT.04, usai buron selama tujuh tahun.

Penangkapan buronan ini disaksikan Ketua RT di lokasi penangkapan.

Kajari HSU Novan Hadian MH, membenarkan pihaknya mengamankan buron di backup Tim Kajati Kalsel atas nama Syarif alias Upik Cacar.

Dasar hukum penjemputan Upik, sesuai putusan Mahkamah Agung Nomor 108K/PID.SUS/2015, dalam perkara Tindak Pidana Narkotika Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan amar putusan.

Baca Juga :  Tertangkap di Tepi Jalan Membawa Sabu

Dimana menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tahun 5 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta, subsider 4 bulan.

“Saat diamankan dalam keadaan situasi aman meski ada perlawanan dari pelaku buronan yang dijemput,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Intel HSU Rudi Firmansyah membenarkan ada aksi perlawanan dari terpidana.

“Ada aksi dorong-dorongan dan sempat menolak untuk dieksekusi. Usai jalani tes swab dan hasil positif, yang bersangkutan langsung kami antar ke Lapas Kelas IIB Amuntai untuk menjalani sisa hukuman,” lengkap. (mar)

AMUNTAI – Kejaksaan Hulu Sungai Utara, melalui Tim Seksi Intel kembali mengamankan satu buronan dalam perkara narkotika.

Syarif Hidayat alias Upik Cacar (45), diamankan tim Tangkap Buron (Tabur) pada Rabu (26/1) pukul 21.58 Wita, di Jalan Mayjen Sutoyo S, Gang Keluarga RT 04, Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah, Gang Keluarga RT.04, usai buron selama tujuh tahun.

Penangkapan buronan ini disaksikan Ketua RT di lokasi penangkapan.

Kajari HSU Novan Hadian MH, membenarkan pihaknya mengamankan buron di backup Tim Kajati Kalsel atas nama Syarif alias Upik Cacar.

Dasar hukum penjemputan Upik, sesuai putusan Mahkamah Agung Nomor 108K/PID.SUS/2015, dalam perkara Tindak Pidana Narkotika Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan amar putusan.

Baca Juga :  Sepasang Kekasih Terjebak, Bukan karena Mesum

Dimana menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tahun 5 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta, subsider 4 bulan.

“Saat diamankan dalam keadaan situasi aman meski ada perlawanan dari pelaku buronan yang dijemput,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Intel HSU Rudi Firmansyah membenarkan ada aksi perlawanan dari terpidana.

“Ada aksi dorong-dorongan dan sempat menolak untuk dieksekusi. Usai jalani tes swab dan hasil positif, yang bersangkutan langsung kami antar ke Lapas Kelas IIB Amuntai untuk menjalani sisa hukuman,” lengkap. (mar)

Most Read

Artikel Terbaru

/