alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Tiga Kali Menjambret, Dua Warga Pekapuran Raya ini Mendekam di Polsek

BANJARMASIN – Dua penjambret yang beraksi di Jalan RK Ilir depan Rumah Sakit Sultan Suriansyah sudah mendekam di Polsek Banjarmasin Selatan.

Mereka adalah Ahmad Yani, 22 tahun dan Eko Sugianto, 37 tahun. Keduanya warga Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.

Sementara korbannya adalah Megawati, 32 tahun, warga Jalan Tembus Mantuil Kompleks Perdana Abadi Sentosa.

Ceritanya, Rabu sore 12 Januari, korban naik motor sendirian dan dibuntuti.

“Melihat ada kesempatan, kedua pelaku mendekat dari sebelah kanan jalan. Lalu merampas gawai korban yang ditaruh di boks bawah setang motor,” terang Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya, kemarin.

Pengendara coba lain membantu mengejar, tapi gagal. “Mendengar teriakan meminta tolong, pengendara lain coba mengejar. Tapi pelaku keburu menghilang,” tambahnya.

Baca Juga :  Niat Mencuri, Malah Ketinggalan Gawai

Korban menderita kerugian Rp1,6 juta. Mengingat dengan baik ciri-ciri kedua pelaku, korban melapor ke mapolsek.
Dua jam kemudian, pada malam harinya mereka diringkus. “Mereka pemain baru. Belum pernah berurusan dengan polisi,” jelas Idit.
Tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Meski baru, sebenarnya mereka sudah tiga kali beraksi. “Terkadang saya sebagai joki, terkadang saya yang mengeksekusi,” kata Yani dalam pengakuannya. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Dua penjambret yang beraksi di Jalan RK Ilir depan Rumah Sakit Sultan Suriansyah sudah mendekam di Polsek Banjarmasin Selatan.

Mereka adalah Ahmad Yani, 22 tahun dan Eko Sugianto, 37 tahun. Keduanya warga Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.

Sementara korbannya adalah Megawati, 32 tahun, warga Jalan Tembus Mantuil Kompleks Perdana Abadi Sentosa.

Ceritanya, Rabu sore 12 Januari, korban naik motor sendirian dan dibuntuti.

“Melihat ada kesempatan, kedua pelaku mendekat dari sebelah kanan jalan. Lalu merampas gawai korban yang ditaruh di boks bawah setang motor,” terang Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya, kemarin.

Pengendara coba lain membantu mengejar, tapi gagal. “Mendengar teriakan meminta tolong, pengendara lain coba mengejar. Tapi pelaku keburu menghilang,” tambahnya.

Baca Juga :  Niat Mencuri, Malah Ketinggalan Gawai

Korban menderita kerugian Rp1,6 juta. Mengingat dengan baik ciri-ciri kedua pelaku, korban melapor ke mapolsek.
Dua jam kemudian, pada malam harinya mereka diringkus. “Mereka pemain baru. Belum pernah berurusan dengan polisi,” jelas Idit.
Tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Meski baru, sebenarnya mereka sudah tiga kali beraksi. “Terkadang saya sebagai joki, terkadang saya yang mengeksekusi,” kata Yani dalam pengakuannya. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

Pikap Tabrak Pohon, Sopir Terjepit

BPK adalah Aset Kota

Keluarga Sudah Ikhlas

Izin Kafe, Isi Karaoke

Dompet dan Handphone Sasaran Copet

/