alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

D’Legend Berulah Lagi: Ditemukan Miras, Jam Operasional dan Prokes Dilanggar

BANJARBARU – Masih ingat dengan Kafe D’Legend di Banjarbaru. Minggu (23/1) dini hari tadi, kafe yang berlokasi di Trikora Banjarbaru ini kembali dirazia Satpol PP Banjarbaru.

Sebagai penyegar ingatan, dulu kafe ini sempat ditindak dan disanksi tegas oleh Pemko Banjarbaru gegara melanggar aturan. Sanksinya tak main-main, kafe ini disegel dan tak diperbolehkan buka dengan batas waktu tertentu

Saat itu, pelanggaran di D’Legend cukup banyak. Seperti mempertunjukkan musik Disc Jockey (DJ) bak diskotek beserta didapati miras hingga pelanggaran prokes dan jam operasional.

Nah, kemarin aparat penegak Perda kembali menemukan sejumlah pelanggaran serupa. Dari ditemukan miras hingga beroperasi sampai dini hari yang jelas melanggar.

Menurut pihak Satpol PP Banjarbaru, razia dadakan ini berdasarkan arahan langsung dari Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Wali Kota sendiri menelisik ada sejumlah THM di Trikora yang melanggar aturan. Khususnya dalam hal jam operasional dan pelanggaran protokol kesehatan.

Baca Juga :  Menikmati Cafe Rasa Piknik di Kotabaru

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman yang langsung memimpin giat membenarkan temuan tersebut. Dari beberapa THM yang dicek, D’Legend katanya memang terbukti menyalahi aturan.

“Sewaktu pengawasan sekitar pukul 01.15 Wita terpantau kafe ini berkemas tutup. Namun kita periksa lagi sekitar setengah jam kemudian dan benar ternyata masih ada aktivitas dan memasukkan pengunjung,” kata Marhain.

Tak hanya sudah main kucing-kucingan dengan petugas. Ketika dicek, di dalam petugas mendapati dua teko berukuran besar minuman keras. Teko ini bahkan berada di salah satu meja pengunjung.

“Kita lakukan teguran keras dan tindakan tegas dengan memberikan surat panggilan kepada pemilik atau pengelola. Kita minta berhadir kantor besok (hari ini, red) untuk pemeriksaan,” tambahnya.

Tindakan ini pasti Marhain dalam rangka terwujudnya kondisi masyarakat yang kondusif dan terpeliharanya ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Banjarbaru.

Baca Juga :  Bisnis Kafe

Kemudian, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin akan serius menindak tegas temuan ini. Ia bahkan menyebut tak akan segan mencabut izin Kafe D’Legend jika temuan ini merupakan yang ketiga kalinya.

“Kita sudah pernah berikan sanksi dan surat peringatan kedua sebelumnya. Jika ini yang ketiga kalinya (SP3) maka saya perintahkan izinnya untuk dicabut,” tegasnya.

Aditya juga mengingatkan bahwa Pemko tak akan mentolerir pelanggaran dalam bentuk apapun terhadap usaha-usaha serupa yang berulah. Sebab ujarnya tak hanya D’Legend saja, namun ia juga mendapati informasi sejumlah usaha serupa disinyalir ikut melanggar.

“Semua yang terbukti melakukan pelanggaran, baik jam operasional, izin hingga prokes akan kita sikapi tegas,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Masih ingat dengan Kafe D’Legend di Banjarbaru. Minggu (23/1) dini hari tadi, kafe yang berlokasi di Trikora Banjarbaru ini kembali dirazia Satpol PP Banjarbaru.

Sebagai penyegar ingatan, dulu kafe ini sempat ditindak dan disanksi tegas oleh Pemko Banjarbaru gegara melanggar aturan. Sanksinya tak main-main, kafe ini disegel dan tak diperbolehkan buka dengan batas waktu tertentu

Saat itu, pelanggaran di D’Legend cukup banyak. Seperti mempertunjukkan musik Disc Jockey (DJ) bak diskotek beserta didapati miras hingga pelanggaran prokes dan jam operasional.

Nah, kemarin aparat penegak Perda kembali menemukan sejumlah pelanggaran serupa. Dari ditemukan miras hingga beroperasi sampai dini hari yang jelas melanggar.

Menurut pihak Satpol PP Banjarbaru, razia dadakan ini berdasarkan arahan langsung dari Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Wali Kota sendiri menelisik ada sejumlah THM di Trikora yang melanggar aturan. Khususnya dalam hal jam operasional dan pelanggaran protokol kesehatan.

Baca Juga :  1-14 Maret Operasi Intan, Tujuh Jenis Pelanggaran Jadi Incaran

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman yang langsung memimpin giat membenarkan temuan tersebut. Dari beberapa THM yang dicek, D’Legend katanya memang terbukti menyalahi aturan.

“Sewaktu pengawasan sekitar pukul 01.15 Wita terpantau kafe ini berkemas tutup. Namun kita periksa lagi sekitar setengah jam kemudian dan benar ternyata masih ada aktivitas dan memasukkan pengunjung,” kata Marhain.

Tak hanya sudah main kucing-kucingan dengan petugas. Ketika dicek, di dalam petugas mendapati dua teko berukuran besar minuman keras. Teko ini bahkan berada di salah satu meja pengunjung.

“Kita lakukan teguran keras dan tindakan tegas dengan memberikan surat panggilan kepada pemilik atau pengelola. Kita minta berhadir kantor besok (hari ini, red) untuk pemeriksaan,” tambahnya.

Tindakan ini pasti Marhain dalam rangka terwujudnya kondisi masyarakat yang kondusif dan terpeliharanya ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Banjarbaru.

Baca Juga :  Bisnis Kafe

Kemudian, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin akan serius menindak tegas temuan ini. Ia bahkan menyebut tak akan segan mencabut izin Kafe D’Legend jika temuan ini merupakan yang ketiga kalinya.

“Kita sudah pernah berikan sanksi dan surat peringatan kedua sebelumnya. Jika ini yang ketiga kalinya (SP3) maka saya perintahkan izinnya untuk dicabut,” tegasnya.

Aditya juga mengingatkan bahwa Pemko tak akan mentolerir pelanggaran dalam bentuk apapun terhadap usaha-usaha serupa yang berulah. Sebab ujarnya tak hanya D’Legend saja, namun ia juga mendapati informasi sejumlah usaha serupa disinyalir ikut melanggar.

“Semua yang terbukti melakukan pelanggaran, baik jam operasional, izin hingga prokes akan kita sikapi tegas,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/