alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Pengalaman Politik Faturrahman Dibukukan

BARABAI- Di Hulu Sungai Tengah lahir penulis baru. Faturrahman Surya merilis buku yang berjudul “Anda Ingin Jadi Kepala Daerah”, Sabtu (22/1) tadi. Buku bernuansa politik itu menjadi buku perdana mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Tengah periode 2003-2008 tersebut.

Karya tulis setebal 44 halaman ini diambil dari pengalamannya selama berkecimpung di dunia politik. Intinya buku ini mengajak semua masyarakat mengabdi, dan mau ikut kompetisi dalam merebut kursi kepala daerah.

“Buku ini panggilan kepada khalayak ramai untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar pria yang pernah menjadi ketua tim sukses salah satu pasangan calon dalam Pilkada HST 2020 lalu.

Baca Juga :  Pagi Ini, Kurnia Effendi di Palnam

Buku dengan gaya penulisan populer ini juga berisi pengalaman Faturrahman saat hendak maju pemilihan kepala daerah di Hulu Sungai Tengah. Namun, niatnya diurungkan lantaran statusnya kala itu masih pegawai negeri sipil (PNS). “Undang-undang yang mengatur mensyaratkan saya mundur,” kata pria yang purnatugas di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Di dalam buku dengan cover berwarna putih itu juga dimuat pengamatan sang penulis pada gelaran Pilbup, Pilgub, dan Pileg di Barabai dan Kalimantan Selatan. Dia mengekspresikan pengalaman empiris menjadi sebuah karya. “Buku ini juga memuat syarat-syarat bagi yang ingin maju menjadi kepala daerah,” bebernya.

Seorang advokat, Ismail Wahid menilai bukunya memang simpel. Namun yang menjadi pembeda adalah pengalaman empiris penulis. Tak banyak penulis di Barabai yang menuangkan pengalaman politiknya dalam sebuah buku. “Kebanyakan orang menulis berdasarkan teori,” sebutnya.

Baca Juga :  Esok, Talkshow Layangan Putus di Palnam

Ismail Wahid ingin semakin banyak penulis lahir di Bumi Murakata seperti Faturrahman. Supaya lebih banyak karya-karya yang bisa dihasilkan para pemuda yang ada di Hulu Sungai Tengah. “Buku-buku berdasarkan pengalaman yang lain dari Faturrahman juga diharapkan akan terbit lagi,” pungkasnya. (mal/yn/dye)

BARABAI- Di Hulu Sungai Tengah lahir penulis baru. Faturrahman Surya merilis buku yang berjudul “Anda Ingin Jadi Kepala Daerah”, Sabtu (22/1) tadi. Buku bernuansa politik itu menjadi buku perdana mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Tengah periode 2003-2008 tersebut.

Karya tulis setebal 44 halaman ini diambil dari pengalamannya selama berkecimpung di dunia politik. Intinya buku ini mengajak semua masyarakat mengabdi, dan mau ikut kompetisi dalam merebut kursi kepala daerah.

“Buku ini panggilan kepada khalayak ramai untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar pria yang pernah menjadi ketua tim sukses salah satu pasangan calon dalam Pilkada HST 2020 lalu.

Baca Juga :  Gelorakan Budaya Literasi, PII Datangi Desa Terpencil

Buku dengan gaya penulisan populer ini juga berisi pengalaman Faturrahman saat hendak maju pemilihan kepala daerah di Hulu Sungai Tengah. Namun, niatnya diurungkan lantaran statusnya kala itu masih pegawai negeri sipil (PNS). “Undang-undang yang mengatur mensyaratkan saya mundur,” kata pria yang purnatugas di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Di dalam buku dengan cover berwarna putih itu juga dimuat pengamatan sang penulis pada gelaran Pilbup, Pilgub, dan Pileg di Barabai dan Kalimantan Selatan. Dia mengekspresikan pengalaman empiris menjadi sebuah karya. “Buku ini juga memuat syarat-syarat bagi yang ingin maju menjadi kepala daerah,” bebernya.

Seorang advokat, Ismail Wahid menilai bukunya memang simpel. Namun yang menjadi pembeda adalah pengalaman empiris penulis. Tak banyak penulis di Barabai yang menuangkan pengalaman politiknya dalam sebuah buku. “Kebanyakan orang menulis berdasarkan teori,” sebutnya.

Baca Juga :  Maret ini, Penulis Top Ramai Berdatangan ke Banua

Ismail Wahid ingin semakin banyak penulis lahir di Bumi Murakata seperti Faturrahman. Supaya lebih banyak karya-karya yang bisa dihasilkan para pemuda yang ada di Hulu Sungai Tengah. “Buku-buku berdasarkan pengalaman yang lain dari Faturrahman juga diharapkan akan terbit lagi,” pungkasnya. (mal/yn/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/