alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Ternyata, Insentif Ribuan Nakes di Banua Nunggak Sejak 2021

BANJARMASIN – Ribuan tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di bawah kewenangan Pemprov Kalsel, kini sedang harap-harap cemas menunggu pencairan insentif. Hak mereka belum dibayar sejak Juli 2021.

Belum cairnya insentif nakes sejak pertengahan tahun lalu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar. “Sejak Juli 2021 hingga kini insentif nakes belum dibayarkan,” katanya.

Meski insentif belum cair, dia meminta para nakes tetap bekerja optimal. “Karena kita harus upayakan membantu memulihkan pasien Covid-19, agar mereka bisa berkumpul kembali dengan keluarganya masing-masing,” pintanya.

Dijelaskan Izaak, pada periode Januari hingga Juni 2021 sebanyak 1.985 Nakes terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat/Bidan, dan lainnya di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin telah menerima insentif pada 21 Oktober 2021, dengan total anggaran sekitar Rp13 miliar lebih.

Baca Juga :  Gaji Kepala Desa Tak Dirapel Lagi

Sedangkan, insentif dari bulan Juli tahun lalu hingga saat ini belum terbayarkan dan sudah dilakukan pengajuan. “Sekarang masih menunggu proses dari Badan Keuangan Daerah untuk pembayaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ujar Izaak.

Dia menyebut, insentif Nakes pada 2020 sumber dananya dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tetapi di tahun 2021 bersumber dari dana APBD. “Nakes berhak menerima insentif karena sudah berjuang membantu pasien yang terpapar Covid-19 hingga benar-benar sembuh,” kata Izaak yang juga Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel HM Muslim membenarkan jika insentif nakes belum dibayarkan sejak Juli 2021 lalu. Saat ini urainya pembayaran sedang berproses.

Baca Juga :  Honor Guru Terlambat, Bakal Dicairkan Bertahap

“Kan sudah diusulkan itu, kita tunggu saja dulu. Terkait kapan cairnya kita kurang tahu, karena yang memproses keuangan,” ujarnya.

Meski begitu Muslim mengaku mengharapkan agar insentif para nakes bisa secepatnya dibayarkan.

Selain di RSUD Ansari Saleh, di rumah sakit lain di bawah Pemprov Kalsel, yakni RSUD Ulin, dan RSJ Sambang Lihum ujarnya saat ini juga masih menunggu pencairan insentif nakes. “Sedang berproses, tunggu saja,” pungkasnya. (ris/by/ran)

BANJARMASIN – Ribuan tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di bawah kewenangan Pemprov Kalsel, kini sedang harap-harap cemas menunggu pencairan insentif. Hak mereka belum dibayar sejak Juli 2021.

Belum cairnya insentif nakes sejak pertengahan tahun lalu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar. “Sejak Juli 2021 hingga kini insentif nakes belum dibayarkan,” katanya.

Meski insentif belum cair, dia meminta para nakes tetap bekerja optimal. “Karena kita harus upayakan membantu memulihkan pasien Covid-19, agar mereka bisa berkumpul kembali dengan keluarganya masing-masing,” pintanya.

Dijelaskan Izaak, pada periode Januari hingga Juni 2021 sebanyak 1.985 Nakes terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat/Bidan, dan lainnya di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin telah menerima insentif pada 21 Oktober 2021, dengan total anggaran sekitar Rp13 miliar lebih.

Baca Juga :  Upah Lembur Dinilai Tak Sesuai, Pekerja Listrik Mengancam Demo

Sedangkan, insentif dari bulan Juli tahun lalu hingga saat ini belum terbayarkan dan sudah dilakukan pengajuan. “Sekarang masih menunggu proses dari Badan Keuangan Daerah untuk pembayaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ujar Izaak.

Dia menyebut, insentif Nakes pada 2020 sumber dananya dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tetapi di tahun 2021 bersumber dari dana APBD. “Nakes berhak menerima insentif karena sudah berjuang membantu pasien yang terpapar Covid-19 hingga benar-benar sembuh,” kata Izaak yang juga Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel HM Muslim membenarkan jika insentif nakes belum dibayarkan sejak Juli 2021 lalu. Saat ini urainya pembayaran sedang berproses.

Baca Juga :  Insentif Atlet Segera Dipetakan

“Kan sudah diusulkan itu, kita tunggu saja dulu. Terkait kapan cairnya kita kurang tahu, karena yang memproses keuangan,” ujarnya.

Meski begitu Muslim mengaku mengharapkan agar insentif para nakes bisa secepatnya dibayarkan.

Selain di RSUD Ansari Saleh, di rumah sakit lain di bawah Pemprov Kalsel, yakni RSUD Ulin, dan RSJ Sambang Lihum ujarnya saat ini juga masih menunggu pencairan insentif nakes. “Sedang berproses, tunggu saja,” pungkasnya. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/