alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Kalsel Perlu 400 Ribu Dosis Vaksin untuk Anak

BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kalsel bersama kabupaten/kota kini sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi terhadap anak. Mengingat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di seluruh daerah di provinsi ini sudah dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim mengatakan, Dinkes Kalsel membutuhkan sekitar 400 ribu dosis vaksin Sinovac untuk anak. “Tapi setiap minggu ada tambahan dari pusat, ini terus bergerak,” katanya.

Dia mengungkapkan, sebelumnya sudah ada ratusan ribu vaksin yang sudah disebar ke kabupaten/kota yang menggelar vaksinasi terhadap anak. “Ada 12 daerah sudah yang menerima. Tinggal Kota Banjarmasin yang belum,” ungkapnya.

Disampaikan Muslim, Kota Banjarmasin terlambat mendapatkan vaksin untuk anak karena capaian vaksinasi untuk lansia belum tembus 60 persen. “Tapi sekarang sudah kami mintakan vaksin untuk mereka,” ucapnya.

Muslim menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalsel, jumlah anak usia 6-11 tahun di Kalsel sebanyak 446.866 jiwa yang terdiri dari laki-laki sebanyak 230.795 jiwa dan perempuan sebanyak 216.071 jiwa yang telah dan akan divaksin.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Vaksin Terancam Kedaluwarsa

“Kalau melihat upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan selama ini, kami pikir tidak terlalu berat untuk melakukan vaksinasi anak,” jelasnya.

Melihat kinerja dinas kesehatan di masing-masing daerah, Muslim optimistis vaksinasi terhadap anak dapat berjalan sesuai target yang diinginkan asalkan ketersediaan vaksin terus tersedia.

“Sekarang, tinggal ketersediaan vaksin Sinovac yang harus diupayakan serta keikutsertaan semua pihak dalam menyukseskan vaksinasi anak ini,” paparnya.

Di Kabupaten Banjar agar bisa mencapai target sasaran vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dan lansia, Bupati Banjar Saidi Mansyur meminta kerjasama seluruh pihak untuk menyosialisasikan dan menginformasikan kepada masyarakat terkait keamanan dari suntik vaksin Covid-19.

Hal itu ditekankan Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat memimpin Rapat Koordinasi Mingguan di Aula Barakat Martapura, Senin (17/1) pagi.

Dikatakan Saidi, Kabupaten Banjar telah berhasil melakukan percepatan vaksinasi, hal ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak.

Baca Juga :  Hampir Tiap Hari Vaksin, Polisi Heran Masih Banyak yang Belum Dosis Lengkap

”Tetapi penanganan Covid-19 harus tetap diperhatikan, terutama bagaimana mengubah mindset masyarakat tentang pentingnya melakukan suntik vaksin,” katanya.

Hal itu menurutnya diperlukan sosialisasi hingga ke tingkat desa, agar percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan lansia bisa sukses serta berjalan lancar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjar Yasna Khairina melaporkan, anak yang telah divaksin berjumlah 4.542 orang dengan persentase sebesar 7,59 persen, sedangkan lansia yang telah divaksin sejumlah 21.400 dengan persentase sebesar 62,13 persen.

”Terjadi kekurangan stok vaksin sebesar 18.000 dosis, kita sedang menunggu kiriman bantuan dari Kementerian Kesehatan vaksin Sinovac sebesar 41.880 dosis,” ucapnya.

Dia berharap, dalam waktu dekat tambahan vaksin sudah datang. “Jika Kabupaten Banjar hendak mencapai target vaksin yang ditetapkan, maka setiap hari harus dilakukan suntik vaksin sebesar 1.200 dosis,” pungkasnya. (ris/by/ran)

BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kalsel bersama kabupaten/kota kini sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi terhadap anak. Mengingat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di seluruh daerah di provinsi ini sudah dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim mengatakan, Dinkes Kalsel membutuhkan sekitar 400 ribu dosis vaksin Sinovac untuk anak. “Tapi setiap minggu ada tambahan dari pusat, ini terus bergerak,” katanya.

Dia mengungkapkan, sebelumnya sudah ada ratusan ribu vaksin yang sudah disebar ke kabupaten/kota yang menggelar vaksinasi terhadap anak. “Ada 12 daerah sudah yang menerima. Tinggal Kota Banjarmasin yang belum,” ungkapnya.

Disampaikan Muslim, Kota Banjarmasin terlambat mendapatkan vaksin untuk anak karena capaian vaksinasi untuk lansia belum tembus 60 persen. “Tapi sekarang sudah kami mintakan vaksin untuk mereka,” ucapnya.

Muslim menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalsel, jumlah anak usia 6-11 tahun di Kalsel sebanyak 446.866 jiwa yang terdiri dari laki-laki sebanyak 230.795 jiwa dan perempuan sebanyak 216.071 jiwa yang telah dan akan divaksin.

Baca Juga :  Demi Mempercepat Vaksinasi, Ada Dugaan Pemaksaan dan Ancaman

“Kalau melihat upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan selama ini, kami pikir tidak terlalu berat untuk melakukan vaksinasi anak,” jelasnya.

Melihat kinerja dinas kesehatan di masing-masing daerah, Muslim optimistis vaksinasi terhadap anak dapat berjalan sesuai target yang diinginkan asalkan ketersediaan vaksin terus tersedia.

“Sekarang, tinggal ketersediaan vaksin Sinovac yang harus diupayakan serta keikutsertaan semua pihak dalam menyukseskan vaksinasi anak ini,” paparnya.

Di Kabupaten Banjar agar bisa mencapai target sasaran vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dan lansia, Bupati Banjar Saidi Mansyur meminta kerjasama seluruh pihak untuk menyosialisasikan dan menginformasikan kepada masyarakat terkait keamanan dari suntik vaksin Covid-19.

Hal itu ditekankan Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat memimpin Rapat Koordinasi Mingguan di Aula Barakat Martapura, Senin (17/1) pagi.

Dikatakan Saidi, Kabupaten Banjar telah berhasil melakukan percepatan vaksinasi, hal ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak.

Baca Juga :  Ikut Vaksin, Mahasiswi ini Dapat Motor Matic

”Tetapi penanganan Covid-19 harus tetap diperhatikan, terutama bagaimana mengubah mindset masyarakat tentang pentingnya melakukan suntik vaksin,” katanya.

Hal itu menurutnya diperlukan sosialisasi hingga ke tingkat desa, agar percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan lansia bisa sukses serta berjalan lancar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjar Yasna Khairina melaporkan, anak yang telah divaksin berjumlah 4.542 orang dengan persentase sebesar 7,59 persen, sedangkan lansia yang telah divaksin sejumlah 21.400 dengan persentase sebesar 62,13 persen.

”Terjadi kekurangan stok vaksin sebesar 18.000 dosis, kita sedang menunggu kiriman bantuan dari Kementerian Kesehatan vaksin Sinovac sebesar 41.880 dosis,” ucapnya.

Dia berharap, dalam waktu dekat tambahan vaksin sudah datang. “Jika Kabupaten Banjar hendak mencapai target vaksin yang ditetapkan, maka setiap hari harus dilakukan suntik vaksin sebesar 1.200 dosis,” pungkasnya. (ris/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/