alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Satgas Covid-19 Kalsel Apresiasi Upaya Penanganan Covid-19 Saat Pelaksanaan

Honda DBL South Kalimantan Series Siap Bergulir

BANJARMASIN – Dua tahun terhenti karena pandemi. Honda Developmental Basketball League (DBL) 2021 South Kalimantan Series, siap digelar kembali tahun in di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin. Mulai 11-17 Februari mendatang.

Satgas Covid-19 Kalsel tak hanya menyambut postif, mereka juga mendukung digelarnya kembali liga basket pelajar terbesar tanah air ini. “Pengembangan olahraga, khususnya pelajar, kami sangat mendukung sekali. Apalagi dalam pelaksanaannya menerapkan standart protokol kesehatan yang sangat ketat,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim saat audiensi secara virtual dengan perwakilan dari DBL Indonesia, Selasa (18/1) tadi.

Bahkan dia begitu mengapresiasi kesiapan panitia dalam hal mengantisipasi penularan Covid-19 pada saat acara. Termasuk penanganannya begitu ada yang terpapar. “Pada prinsifnya, ketika sudah memenuhi aturan dengan penerapan protokol kesehatan ketat, tak masalah,” sebutnya.

Apalagi tambahnya, sesuai dari regulasi dari panitia, di mana semua peserta tak terkecuali panitia dan semua yang terlibat di pertandingan, dilakukan lebih dulu pemeriksaan tes Covid-19. Yakni berupa tes PCR dan antigen. “Ini baru pertama even seperti ini di Kalsel. Kami menyambut baik dan sangat mendukung sekali,” tambahnya.

Menurutnya, di saat sudah adanya kelonggaran dalam hal berkegiatan. Selama tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah tak melarangnya. Terlebih kegiatan tersebut untuk ekonomi dan pengembangan olahraga. “Kami hanya minta, saat pelaksanaan nanti semua aturan harus dijalankan dengan tegas,” kata Muslim.

Dia mewanti-wanti, soal scan barcode aplikasi peduli lindungi yang harus diterapkan secara maksimal di pintu masuk. Menurutnya, melalui aplikasi tersebut, penonton yang datang akan benar-benar terkontrol. “Ini yang kami apresiasi besar. Penerapan aplikasi peduli lindungi ini adalah yang wajib saat ini,” sebutnya.

Baca Juga :  Siap Hadapi Persaingan DBL Camp

Untuk diketahui, selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama pelaksanaan. Syarat utama adalah, semua pemain/official, panitia hingga perangkat pertandingan yang terlibat, harus sudah divaksin sebanyak 2 kali. “Melihat keseriusan dan kemantapan panitia, kami sangat mendukung digulirnya kembali Honda DBL di Kalsel,” tandasnya.

Sementara, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, dia sudah menerima laporan hasil audiensi dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel tersebut. Mendengar langsung kesiapan panitia, khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan ketat, menurutnya tak ada alasan menunda ajang basket pelajar terbesar se Indonesia ini digelar di Kalsel. “Keseriusan dan kesiapan panitia dalam penerapan protokol kesehatan kami sambut baik. Kami ingin nanti saat pelaksanaan, jangan sampai lalai dan terus dikontrol,” pesannya.

Project Officer DBL South Kalimantan Series, Imam Hambali menyampaikan, pihaknya akan tegas terhadap regulasi protokol Covid-19. Baik sebelum pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan DBL South Kalimantan Series 2021 ini.

Dia mencontohkan, semua tim akan dilakukan pemeriksaan tes PCR pada H-1 pertandingan. Tak hanya itu, jika nantinya ada yang dinyatakan terpapar Covid-19, pihaknya akan melakukan langkah penanganan sekaligus melakukan upaya tracking hingga treatmen.

Seluruh elemen yang terlibat, meliputi pemain, ofisial tim, panitia, media yang meliput, serta staf pendukung, wajib memenuhi syarat protokol kesehatan. Syarat tersebut di antaranya telah mendapat dua kali dosis vaksin, dinyatakan negatif Covid-19 melalui test swab PCR yang difasilitasi oleh DBL Indonesia, dan wajib melakukan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga :  Dibuka Kapolda, Riau Series Jadi Seri Pembuka Lanjutan Honda DBL 2021-2022

“Kewajiban vaksin 2 kali ini syarat utama, ini sebagai upaya kami mendukung program vaksinasi pemerintah. Pemain yang belum divaksin lengkap, minta maaf tak bisa ikut serta,” tegasnya.

Imam menjelaskan, beberapa ketentuan terkait menonton langsung di venue juga harus dijalani. Seluruh penonton wajib sudah menerima vaksin dua dosis. Selama di venue harus melaksanakan protokol kesehatan JAJACUTAPAMA (Jaga jarak, Cuci tangan, Pakai masker) secara ketat selama kegiatan berlangsung. Serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining keluar masuk tempat pertandingan. “Ruang isolasi disiapkan untuk antisipasi jika ada yang diduga terpapar Covid-19, seperti memiliki suhu di atas normal,” sebutnya.

Tak seperti dulu, penonton bisa semaunya berpindah tempat duduk. Pada pelaksanaan kali ini, penonton dilarang berpindah tempat duduk setelah mendapatkan nomor tempat duduk di dalam venue. “Usai pertandingan nanti, para penonton juga harus mengisi self assessment sebagai bentuk tracing dari penyelenggara untuk memantau kondisi penonton yang datang ke venue,” kata Imam.

Uji coba menghadirkan penonton telah berhasil dilakukan oleh DBL Indonesia pada tiga dari 13 seri penyelenggaraan Honda DBL yang telah sukses terselenggara pada 2021 kemarin. Seperti di Bandung (Seri Jawa Barat), Tangerang (Seri Banten), serta di Manado (Seri Sulawesi Utara).

Seri lanjutan di tahun 2022 ini selain Banjarmaisin (Kalsel), akan berlangsung pula seri Jateng di Solo, seri Riau di Pekanbaru. Samarinda (Seri Kaltim), Bandar Lampung (Seri Lampung), Medan (Seri Sumut), Pontianak (Seri Kalbar), Makassar (Seri Sulsel), serta Kupang (Seri NTT). (mof)

BANJARMASIN – Dua tahun terhenti karena pandemi. Honda Developmental Basketball League (DBL) 2021 South Kalimantan Series, siap digelar kembali tahun in di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin. Mulai 11-17 Februari mendatang.

Satgas Covid-19 Kalsel tak hanya menyambut postif, mereka juga mendukung digelarnya kembali liga basket pelajar terbesar tanah air ini. “Pengembangan olahraga, khususnya pelajar, kami sangat mendukung sekali. Apalagi dalam pelaksanaannya menerapkan standart protokol kesehatan yang sangat ketat,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim saat audiensi secara virtual dengan perwakilan dari DBL Indonesia, Selasa (18/1) tadi.

Bahkan dia begitu mengapresiasi kesiapan panitia dalam hal mengantisipasi penularan Covid-19 pada saat acara. Termasuk penanganannya begitu ada yang terpapar. “Pada prinsifnya, ketika sudah memenuhi aturan dengan penerapan protokol kesehatan ketat, tak masalah,” sebutnya.

Apalagi tambahnya, sesuai dari regulasi dari panitia, di mana semua peserta tak terkecuali panitia dan semua yang terlibat di pertandingan, dilakukan lebih dulu pemeriksaan tes Covid-19. Yakni berupa tes PCR dan antigen. “Ini baru pertama even seperti ini di Kalsel. Kami menyambut baik dan sangat mendukung sekali,” tambahnya.

Menurutnya, di saat sudah adanya kelonggaran dalam hal berkegiatan. Selama tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah tak melarangnya. Terlebih kegiatan tersebut untuk ekonomi dan pengembangan olahraga. “Kami hanya minta, saat pelaksanaan nanti semua aturan harus dijalankan dengan tegas,” kata Muslim.

Dia mewanti-wanti, soal scan barcode aplikasi peduli lindungi yang harus diterapkan secara maksimal di pintu masuk. Menurutnya, melalui aplikasi tersebut, penonton yang datang akan benar-benar terkontrol. “Ini yang kami apresiasi besar. Penerapan aplikasi peduli lindungi ini adalah yang wajib saat ini,” sebutnya.

Baca Juga :  2 Campers Asal Banjarmasin Tembus Top 50, Usai Lahap Menu Full Drill Seharian

Untuk diketahui, selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama pelaksanaan. Syarat utama adalah, semua pemain/official, panitia hingga perangkat pertandingan yang terlibat, harus sudah divaksin sebanyak 2 kali. “Melihat keseriusan dan kemantapan panitia, kami sangat mendukung digulirnya kembali Honda DBL di Kalsel,” tandasnya.

Sementara, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, dia sudah menerima laporan hasil audiensi dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel tersebut. Mendengar langsung kesiapan panitia, khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan ketat, menurutnya tak ada alasan menunda ajang basket pelajar terbesar se Indonesia ini digelar di Kalsel. “Keseriusan dan kesiapan panitia dalam penerapan protokol kesehatan kami sambut baik. Kami ingin nanti saat pelaksanaan, jangan sampai lalai dan terus dikontrol,” pesannya.

Project Officer DBL South Kalimantan Series, Imam Hambali menyampaikan, pihaknya akan tegas terhadap regulasi protokol Covid-19. Baik sebelum pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan DBL South Kalimantan Series 2021 ini.

Dia mencontohkan, semua tim akan dilakukan pemeriksaan tes PCR pada H-1 pertandingan. Tak hanya itu, jika nantinya ada yang dinyatakan terpapar Covid-19, pihaknya akan melakukan langkah penanganan sekaligus melakukan upaya tracking hingga treatmen.

Seluruh elemen yang terlibat, meliputi pemain, ofisial tim, panitia, media yang meliput, serta staf pendukung, wajib memenuhi syarat protokol kesehatan. Syarat tersebut di antaranya telah mendapat dua kali dosis vaksin, dinyatakan negatif Covid-19 melalui test swab PCR yang difasilitasi oleh DBL Indonesia, dan wajib melakukan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga :  Gibran Dukung Bergulirnya Honda DBL Seri Jateng di Solo

“Kewajiban vaksin 2 kali ini syarat utama, ini sebagai upaya kami mendukung program vaksinasi pemerintah. Pemain yang belum divaksin lengkap, minta maaf tak bisa ikut serta,” tegasnya.

Imam menjelaskan, beberapa ketentuan terkait menonton langsung di venue juga harus dijalani. Seluruh penonton wajib sudah menerima vaksin dua dosis. Selama di venue harus melaksanakan protokol kesehatan JAJACUTAPAMA (Jaga jarak, Cuci tangan, Pakai masker) secara ketat selama kegiatan berlangsung. Serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining keluar masuk tempat pertandingan. “Ruang isolasi disiapkan untuk antisipasi jika ada yang diduga terpapar Covid-19, seperti memiliki suhu di atas normal,” sebutnya.

Tak seperti dulu, penonton bisa semaunya berpindah tempat duduk. Pada pelaksanaan kali ini, penonton dilarang berpindah tempat duduk setelah mendapatkan nomor tempat duduk di dalam venue. “Usai pertandingan nanti, para penonton juga harus mengisi self assessment sebagai bentuk tracing dari penyelenggara untuk memantau kondisi penonton yang datang ke venue,” kata Imam.

Uji coba menghadirkan penonton telah berhasil dilakukan oleh DBL Indonesia pada tiga dari 13 seri penyelenggaraan Honda DBL yang telah sukses terselenggara pada 2021 kemarin. Seperti di Bandung (Seri Jawa Barat), Tangerang (Seri Banten), serta di Manado (Seri Sulawesi Utara).

Seri lanjutan di tahun 2022 ini selain Banjarmaisin (Kalsel), akan berlangsung pula seri Jateng di Solo, seri Riau di Pekanbaru. Samarinda (Seri Kaltim), Bandar Lampung (Seri Lampung), Medan (Seri Sumut), Pontianak (Seri Kalbar), Makassar (Seri Sulsel), serta Kupang (Seri NTT). (mof)

Most Read

Artikel Terbaru

/