alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

Pebisnis Kuliner Banjarmasin Dukung Penuh Penerapan CHSE

BANJARMASIN – Para pebisnis kuliner dan rumah makan di Kota Banjarmasin merasa bersyukur dengan kondisi saat ini. Yakni, terkait adaya pelonggaran aturan dari pemerintah terkait aktivitas masyarakat pasca menurunnya angka paparan pandemi Covid-19. Dengan pelonggaran aturan tersebut, kini masyarakat bisa kembali makan di rumah makan, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Selain itu, para pebisnis kuliner dan rumah makan di Kota Banjarmasin juga mendukung penuh penerapan CHSE (Cleanliness atau kebersihan, Health atau kesehatan, Safety atau keamanan, dan Environment Sustainability atau kelestarian lingkungan).

Salah satu pebisnis kuliner di Banjarmasin, Geman Yusuf menuturkan penerapan CHSE sudah semestinya diwajibkan. “Jadi, selain penerapan prokes ketat dan disiplin, para pemilik bisnis kuliner juga sudah seharusnya menerapkan CHSE. Sehingga, bisa menambah rasa nyaman dan aman kepada konsumen,” sebut Geman.

Baca Juga :  Investasi 2021 di Banjarbaru Lampaui Target, 2022 Makin Optimis

Ditambahkan Geman, pihaknya bahkan sudah sejak lama menerapkan CHSE tersebut. “Jauh sebelum pandemi merebak, CHSE ini sudah kami jalankan dalam operasional rumah makan. Kami sangat memprioritaskan kebersihan dan menjamin semuanya dalam kondisi steril. Sehingga, pada saat pandemi seperti sekarang ini, kami tak kesulitan lagi dalam beradaptasi,” ujar pemilik restoran masakan Banjar di kawasan Kayutangi itu.

Geman menceritakan dengan penerapan CHSE dipastikan turut memberikan dampak positif bagi profit usaha kuliner. “Sebagaimana diketahui, banyak usaha kuliner maupun rumah makan yang terpaksa gulung tikar karena terdampak Covid-19. Namun, ada juga yang masih bertahan. Dan yang bertahan itu lantaran mengedepankan dan menerapkan CHSE tersebut. Sehingga, masakan yang mereka tawarkan tetap jadi pilihan utama bagi konsumen,” paparnya.

Baca Juga :  D'Legend Berulah Lagi: Ditemukan Miras, Jam Operasional dan Prokes Dilanggar

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menekankan pentingnya penerapan CHSE bagi usaha kuliner. “Penerapan CHSE sebagai wujud nyata dukungan masyarakat dalam menekan paparan pandemi Covid-19. Untuk itu, saya mita agar para pebisnis kuliner di Banjarmasin agar wajib menerapkan CHSE, selain itu juga wajib menerapkan prokes,” tandasnya. (oza/yn/bin)

BANJARMASIN – Para pebisnis kuliner dan rumah makan di Kota Banjarmasin merasa bersyukur dengan kondisi saat ini. Yakni, terkait adaya pelonggaran aturan dari pemerintah terkait aktivitas masyarakat pasca menurunnya angka paparan pandemi Covid-19. Dengan pelonggaran aturan tersebut, kini masyarakat bisa kembali makan di rumah makan, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Selain itu, para pebisnis kuliner dan rumah makan di Kota Banjarmasin juga mendukung penuh penerapan CHSE (Cleanliness atau kebersihan, Health atau kesehatan, Safety atau keamanan, dan Environment Sustainability atau kelestarian lingkungan).

Salah satu pebisnis kuliner di Banjarmasin, Geman Yusuf menuturkan penerapan CHSE sudah semestinya diwajibkan. “Jadi, selain penerapan prokes ketat dan disiplin, para pemilik bisnis kuliner juga sudah seharusnya menerapkan CHSE. Sehingga, bisa menambah rasa nyaman dan aman kepada konsumen,” sebut Geman.

Baca Juga :  Melanggar Terus, Izin Kafe D'Legend Dicabut

Ditambahkan Geman, pihaknya bahkan sudah sejak lama menerapkan CHSE tersebut. “Jauh sebelum pandemi merebak, CHSE ini sudah kami jalankan dalam operasional rumah makan. Kami sangat memprioritaskan kebersihan dan menjamin semuanya dalam kondisi steril. Sehingga, pada saat pandemi seperti sekarang ini, kami tak kesulitan lagi dalam beradaptasi,” ujar pemilik restoran masakan Banjar di kawasan Kayutangi itu.

Geman menceritakan dengan penerapan CHSE dipastikan turut memberikan dampak positif bagi profit usaha kuliner. “Sebagaimana diketahui, banyak usaha kuliner maupun rumah makan yang terpaksa gulung tikar karena terdampak Covid-19. Namun, ada juga yang masih bertahan. Dan yang bertahan itu lantaran mengedepankan dan menerapkan CHSE tersebut. Sehingga, masakan yang mereka tawarkan tetap jadi pilihan utama bagi konsumen,” paparnya.

Baca Juga :  Pasarkan Mandai, ke Luar Negeri pun Sampai

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menekankan pentingnya penerapan CHSE bagi usaha kuliner. “Penerapan CHSE sebagai wujud nyata dukungan masyarakat dalam menekan paparan pandemi Covid-19. Untuk itu, saya mita agar para pebisnis kuliner di Banjarmasin agar wajib menerapkan CHSE, selain itu juga wajib menerapkan prokes,” tandasnya. (oza/yn/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/