alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Bantaran Sungai Terkikis, Jembatan Jebol

PARINGIN – Pengikisan bantaran sungai oleh aliran air yang deras dalam beberapa waktu terakhir karena intensitas yang turun beberapa waktu terakhir, berdampak pada jembatan gantung yang berdiri di atasnya.

Jembatan itu berlokasi di RT 06 Desa Halong Padang Panjang, Kecamatan Halong. Diketahui, jembatan gantung ini jebol pada Minggu (16/1) malam.

Sebagai satu-satunya akses terdekat bagi warga untuk menyeberang ke kebun maupun ke desa tetangga, jebolnya jembatan ini tentunya sangat berdampak pada aktivitas.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses penghubung tercepat bagi warga dua desa, yaitu Desa Halong Padang Panjang dan Desa Kapul. Akibatnya, warga Desa Padang Panjang yang ingin menyeberang ke Desa Kapul dan sebaliknya, harus mengeliling dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan menyita waktu.

Baca Juga :  Jembatan Ringkap Pertama di Kalsel

Pantauan Radar Banjarmasin, Rabu (19/1), jembatan yang dibangun tahun 2013 oleh Dinas PUPR setempat ini, memang jebol lantaran abrasi yang terjadi di tepian sungai, karena kondisi fisik jembatan yang terlihat masih bagus.

“Kondisi jembatan masih bagus, tetapi karena hantaman arus air yang terus-menerus membuat tanah penopang tiang jembatan menjadi longsor, sehingga tiangnya juga ikut jebol,” ujar Camat Halong, M Johansyah Zahirullah.

Dituturkan Johansyah, setelah jebolnya jembatan, pihaknya bersama pemerintahan desa setempat bergerak cepat dengan mengajukan proposal untuk perbaikan jembatan.

Proposal milik desa yang ia tandatangani itu, kemudian dilayangkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan melalui SKPD terkait.

Ditambahkan Kepala Desa Halong Padang Panjang, Hairani, sudah ada dua proposal yang diajukan, yakni ke Dinas PUPR dan Bappedalitbang Kabupaten Balangan. (why)

Baca Juga :  Rusak Terus Diterjang Banjir, Pemkab Didesak Bangun Jembatan Permanen

PARINGIN – Pengikisan bantaran sungai oleh aliran air yang deras dalam beberapa waktu terakhir karena intensitas yang turun beberapa waktu terakhir, berdampak pada jembatan gantung yang berdiri di atasnya.

Jembatan itu berlokasi di RT 06 Desa Halong Padang Panjang, Kecamatan Halong. Diketahui, jembatan gantung ini jebol pada Minggu (16/1) malam.

Sebagai satu-satunya akses terdekat bagi warga untuk menyeberang ke kebun maupun ke desa tetangga, jebolnya jembatan ini tentunya sangat berdampak pada aktivitas.

Selain itu, jembatan ini juga menjadi akses penghubung tercepat bagi warga dua desa, yaitu Desa Halong Padang Panjang dan Desa Kapul. Akibatnya, warga Desa Padang Panjang yang ingin menyeberang ke Desa Kapul dan sebaliknya, harus mengeliling dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan menyita waktu.

Baca Juga :  Penghubung Timur dan Utara , Rencana Jembatan Sungai Jingah Diseriusi

Pantauan Radar Banjarmasin, Rabu (19/1), jembatan yang dibangun tahun 2013 oleh Dinas PUPR setempat ini, memang jebol lantaran abrasi yang terjadi di tepian sungai, karena kondisi fisik jembatan yang terlihat masih bagus.

“Kondisi jembatan masih bagus, tetapi karena hantaman arus air yang terus-menerus membuat tanah penopang tiang jembatan menjadi longsor, sehingga tiangnya juga ikut jebol,” ujar Camat Halong, M Johansyah Zahirullah.

Dituturkan Johansyah, setelah jebolnya jembatan, pihaknya bersama pemerintahan desa setempat bergerak cepat dengan mengajukan proposal untuk perbaikan jembatan.

Proposal milik desa yang ia tandatangani itu, kemudian dilayangkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan melalui SKPD terkait.

Ditambahkan Kepala Desa Halong Padang Panjang, Hairani, sudah ada dua proposal yang diajukan, yakni ke Dinas PUPR dan Bappedalitbang Kabupaten Balangan. (why)

Baca Juga :  Jembatan Ringkap Pertama di Kalsel

Most Read

Artikel Terbaru

/