alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Sungai di HSU Mulai Meluap, Warga Diminta Siaga

AMUNTAI – Tiga sungai yang membelah Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), baik Tabalong, Balangan dan Negara, kembali meluap Selasa (18/1).

Beberapa desa di tiga kecamatan sudah tergenang air setinggi 15-20 sentimeter. Hal tersebut sesuai laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU.

“Dari laporan yang masuk ke pusat informasi BPBD HSU, sudah ada tiga kecamatan yang terdampak banjir. Meski belum masuk ke dalam rumah warga. Jalan dan halaman mayoritas terendam,” kata Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi.

Untuk tiga kecamatan tersebut memang langganan kiriman air dari hulu sungai, seperti Sungai Tabalong di wilayah Kecamatan Amuntai Utara, Sungai Balangan di Kecamatan Banjang dan Sungai Negara di Kecamatan Amuntai Tengah.

Baca Juga :  BNPB Peringatkan Siaga Banjir Banjarmasin

“Status masih Siaga. Namun warga pemukim bantaran sungai, tetap kami imbau untuk siaga dan mengamankan barang dan harta di tempat aman termasuk mengecek kabel listrik agar tidak tergenang air,” imbaunya.

Sementara itu, Munawir, warga Desa Patarikan, Kecamatan Banjang mengatakan, air Sungai Balangan, sudah mengalami kenaikan debit air, bahkan hampir rata dengan tanggul sungai, sejak dua hari ini.

“Jika di hulu Balangan terus hujan, tidak menutup kemungkinan air akan menggenangi rumah warga. Rawa pun juga kini dipenuhi air sebagai daerah resapan kiriman banjir dari hulu,” sampainya.

Ternyata air sungai juga naik di Kecamatan Sungai Tabukan, tepatnya di Desa Rantau Bujur. Di mana halaman rumah warga juga sudah digenangi air. “Banjir ini lebih disebabkan alur Sungai Barito yang naik. Ditambah dengan kiriman air dari Sungai Negara,” ungkapnya. (mar)

Baca Juga :  Cegah Banjir, Embung di Cempaka Ditambah

AMUNTAI – Tiga sungai yang membelah Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), baik Tabalong, Balangan dan Negara, kembali meluap Selasa (18/1).

Beberapa desa di tiga kecamatan sudah tergenang air setinggi 15-20 sentimeter. Hal tersebut sesuai laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU.

“Dari laporan yang masuk ke pusat informasi BPBD HSU, sudah ada tiga kecamatan yang terdampak banjir. Meski belum masuk ke dalam rumah warga. Jalan dan halaman mayoritas terendam,” kata Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi.

Untuk tiga kecamatan tersebut memang langganan kiriman air dari hulu sungai, seperti Sungai Tabalong di wilayah Kecamatan Amuntai Utara, Sungai Balangan di Kecamatan Banjang dan Sungai Negara di Kecamatan Amuntai Tengah.

Baca Juga :  BNPB Peringatkan Siaga Banjir Banjarmasin

“Status masih Siaga. Namun warga pemukim bantaran sungai, tetap kami imbau untuk siaga dan mengamankan barang dan harta di tempat aman termasuk mengecek kabel listrik agar tidak tergenang air,” imbaunya.

Sementara itu, Munawir, warga Desa Patarikan, Kecamatan Banjang mengatakan, air Sungai Balangan, sudah mengalami kenaikan debit air, bahkan hampir rata dengan tanggul sungai, sejak dua hari ini.

“Jika di hulu Balangan terus hujan, tidak menutup kemungkinan air akan menggenangi rumah warga. Rawa pun juga kini dipenuhi air sebagai daerah resapan kiriman banjir dari hulu,” sampainya.

Ternyata air sungai juga naik di Kecamatan Sungai Tabukan, tepatnya di Desa Rantau Bujur. Di mana halaman rumah warga juga sudah digenangi air. “Banjir ini lebih disebabkan alur Sungai Barito yang naik. Ditambah dengan kiriman air dari Sungai Negara,” ungkapnya. (mar)

Baca Juga :  Di Mana-Mana Drainase Meluap

Most Read

Artikel Terbaru

/