alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Ngopi Gratis di Rest Area Petani

PARINGIN – Banyak cara yang dilakukan untuk mengembangkan sumber daya manusia petani. Salah satunya seperti yang dilakukan Wahyudi. Pegiat dan pemerhati petani di Balangan ini berinisiatif sendiri membikin tempat yang nyaman untuk berdiskusi dengan para petani.

Tempat diskusi yang dia beri nama Rest Area Petani itu, dijadikan majelisnya para petani yang berlokasi di Desa Batumandi-Lokbatu, Kecamatan Batumandi.

Dikatakan Whayudi yang juga merupakan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman pada Dinas Pertanian Balangan, rest area petani sudah berjalan sekitar setengah bulan dengan inisiatif sendiri.

“Tempat ini saya buat untuk diskusi dan bincang santai, berbagi pengetahuan seputar apa pun tentang pertanian sambil ngopi gratis,” ujarnya, Senin (17/1).

Baca Juga :  Banjarmasin Tembus 500 ADWI

Selain dijadikan tempat diskusi santai para petani, di lokasi ini juga disiapkan perpustakaan mini berisi buku-buku tentang pertanian serta juga ada buku-buku lainnya.

Bahkan lanjutnya, juga disediakan lokasi lahan tempat penelitian petani untuk praktik lapangan seputar pertanian seperti budidaya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Tujuan saya dengan adanya rest area petani ini dapat memberikan serta bertukar informasi bagi petani di Balangan serta berbagi ilmu antar petani,” ungkapnya.

Dikatakan Wahyudi, rest area petani ini buka setiap hari, dan setiap Sabtu dan Minggu diadakan ruang diskusi santai sambil ngopi.

“Mudah-mudahan dengan adanya lokasi ini para petani terbantu serta mampu meningkatkan keahliannya seputar pertanian, petani bertanya petani menjawab,” harapnya.

Baca Juga :  Pengunjung Tahura Tenggelam, Sempat Dibawa Petugas ke RS

Umar, salah seorang petani setempat mengaku sangat senang dengan adanya rest area ini, karena bisa belajar banyak terkait bidang pertanian, bukan hanya teori tapi juga sekaligus praktik.

“Selama ini kami bingung mau konsultasi ke siapa kalau ada yang mau ditanyakan. Dengan adanya rest area ini tidak bingung lagi. Semoga bisa menambah produksi padi nantinya,” harapnya. (why)

PARINGIN – Banyak cara yang dilakukan untuk mengembangkan sumber daya manusia petani. Salah satunya seperti yang dilakukan Wahyudi. Pegiat dan pemerhati petani di Balangan ini berinisiatif sendiri membikin tempat yang nyaman untuk berdiskusi dengan para petani.

Tempat diskusi yang dia beri nama Rest Area Petani itu, dijadikan majelisnya para petani yang berlokasi di Desa Batumandi-Lokbatu, Kecamatan Batumandi.

Dikatakan Whayudi yang juga merupakan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman pada Dinas Pertanian Balangan, rest area petani sudah berjalan sekitar setengah bulan dengan inisiatif sendiri.

“Tempat ini saya buat untuk diskusi dan bincang santai, berbagi pengetahuan seputar apa pun tentang pertanian sambil ngopi gratis,” ujarnya, Senin (17/1).

Baca Juga :  Libur Imlek, Pengunjung Loksado Tak Signifikan

Selain dijadikan tempat diskusi santai para petani, di lokasi ini juga disiapkan perpustakaan mini berisi buku-buku tentang pertanian serta juga ada buku-buku lainnya.

Bahkan lanjutnya, juga disediakan lokasi lahan tempat penelitian petani untuk praktik lapangan seputar pertanian seperti budidaya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Tujuan saya dengan adanya rest area petani ini dapat memberikan serta bertukar informasi bagi petani di Balangan serta berbagi ilmu antar petani,” ungkapnya.

Dikatakan Wahyudi, rest area petani ini buka setiap hari, dan setiap Sabtu dan Minggu diadakan ruang diskusi santai sambil ngopi.

“Mudah-mudahan dengan adanya lokasi ini para petani terbantu serta mampu meningkatkan keahliannya seputar pertanian, petani bertanya petani menjawab,” harapnya.

Baca Juga :  Pertama, Kafe Buka 24 Jam di HST

Umar, salah seorang petani setempat mengaku sangat senang dengan adanya rest area ini, karena bisa belajar banyak terkait bidang pertanian, bukan hanya teori tapi juga sekaligus praktik.

“Selama ini kami bingung mau konsultasi ke siapa kalau ada yang mau ditanyakan. Dengan adanya rest area ini tidak bingung lagi. Semoga bisa menambah produksi padi nantinya,” harapnya. (why)

Most Read

Artikel Terbaru

/