alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Mengenal Lebih Dekat Rock Community Banjarbaru

Sempat Vakum Karena Pandemi, Siap Gebrak lagi Pencinta Musik Rock

Di Kota Banjarbaru, ada paguyuban dan komunitas para pencinta musik aliran rock. Namanya Rock Community Banjarbaru. Akrab disingkat RCB.

– Oleh: Muhammad Rifani, Banjarbaru

Komunitas yang mewadahi para musisi hingga pencinta musik rock ini lahir di Agustus 2016 lalu.

Awalnya lahir di salah satu studio musik ketika para musisi musik rock latihan main musik.

Salah satu inisiator RCB, Rico Yusuf Hasyim mengaku saat itu ada sejumlah orang yang punya kesamaan misi dan hobi. Tujuannya tak muluk-muluk: pencinta musik rock di Banjarbaru bisa bersatu dan makin berkembang.

“Karena memang kans musik rock di Banjarbaru itu sangat besar sebetulnya. Baik dari pemainnya ataupun pendengarnya, itu sangat banyak,” kata musisi senior asal Banjarbaru ini.

Selepas menyatukan diri dalam sebuah komunitas, RCB mulai aktif menggelar sejumlah kegiatan dan pentas. Dari sekadar temu sapa hingga menggelar beberapa pertunjukan musik.

Baca Juga :  Dari Pameran Lukisan di Taman Budaya: Berjuang Demi Perupa Muda

“Dari 2016 sampai 2018 itu secara kontinyu kita bikin beberapa kali kegiatan, kalau setiap Agustus pasti ada pentas. Tapi semenjak pandemi kita jadi sulit dan bisa dikatakan vakum pentas,” ceritanya.

Di RCB ujar Rico terdiri dari puluhan musisi musik rock atau puluhan grup musik rock. Tua muda ujarnya campur. Untuk urusan genre musik, berbagai aliran musik rock sebutnya turut ada di RCB.

“Seperti saya bilang tadi bahwa kans atau potensi musik rock di Banjarbaru ini besar, tapi ya karena pentasnya jarang lalu akhirnya kurang terekspos,” katanya.

Karena melihat situasi pandemi berangsur-angsur mulai melandai. Rico dan kawan-kawan mengaku sudah menyiapkan satu panggung atau event bagi RCB dan pencinta musik lainnya untuk mentas.

Ia membocorkan bahwa tanggal 22 Januari nanti di panggung terbuka Minggu Raya di kawasan Murjani akan ada acara musik.

Baca Juga :  Sebulan Libur, Jadwal Manggung Artis Dangdut Penuh di Bulan Ini

“Namanya Musibah, ini singkatan dari Musisi Bahari. Nanti musisi bisa tampil di panggung membawakan lagu-lagunya. Kita juga mengonsep spontan, misalnya saya gitaris naik ke panggung lalu main musik bareng pemain lainnya, jadi tak harus format satu grup,” katanya bercerita.

Ia berharap bahwa dengan adanya event tersebut dunia musik khususnya genre rock di Banjarbaru bisa kembali ramai dan bergairah. “Karena dari beberapa tahun, bisa dibilang ini yang perdana lagi ada pentas.”

Terakhir, karena sudah pernah sukses menggelar festival musik rock di Banjarbaru beberapa tahun lalu. Pencinta musik rock aliran Hard Rock ini berkeinginan agar RCB kelak bisa kembali digelar festival musik rock serupa.

“Tentu keinginan itu ada, kita berharap ada yang mau mendukung atau menjadi sponsornya. Karena musik rock ini banyak yang suka, dan pemainnya pun sangat potensial di sini,” tuntasnya. (rvn)

Di Kota Banjarbaru, ada paguyuban dan komunitas para pencinta musik aliran rock. Namanya Rock Community Banjarbaru. Akrab disingkat RCB.

– Oleh: Muhammad Rifani, Banjarbaru

Komunitas yang mewadahi para musisi hingga pencinta musik rock ini lahir di Agustus 2016 lalu.

Awalnya lahir di salah satu studio musik ketika para musisi musik rock latihan main musik.

Salah satu inisiator RCB, Rico Yusuf Hasyim mengaku saat itu ada sejumlah orang yang punya kesamaan misi dan hobi. Tujuannya tak muluk-muluk: pencinta musik rock di Banjarbaru bisa bersatu dan makin berkembang.

“Karena memang kans musik rock di Banjarbaru itu sangat besar sebetulnya. Baik dari pemainnya ataupun pendengarnya, itu sangat banyak,” kata musisi senior asal Banjarbaru ini.

Selepas menyatukan diri dalam sebuah komunitas, RCB mulai aktif menggelar sejumlah kegiatan dan pentas. Dari sekadar temu sapa hingga menggelar beberapa pertunjukan musik.

Baca Juga :  Sebulan Libur, Jadwal Manggung Artis Dangdut Penuh di Bulan Ini

“Dari 2016 sampai 2018 itu secara kontinyu kita bikin beberapa kali kegiatan, kalau setiap Agustus pasti ada pentas. Tapi semenjak pandemi kita jadi sulit dan bisa dikatakan vakum pentas,” ceritanya.

Di RCB ujar Rico terdiri dari puluhan musisi musik rock atau puluhan grup musik rock. Tua muda ujarnya campur. Untuk urusan genre musik, berbagai aliran musik rock sebutnya turut ada di RCB.

“Seperti saya bilang tadi bahwa kans atau potensi musik rock di Banjarbaru ini besar, tapi ya karena pentasnya jarang lalu akhirnya kurang terekspos,” katanya.

Karena melihat situasi pandemi berangsur-angsur mulai melandai. Rico dan kawan-kawan mengaku sudah menyiapkan satu panggung atau event bagi RCB dan pencinta musik lainnya untuk mentas.

Ia membocorkan bahwa tanggal 22 Januari nanti di panggung terbuka Minggu Raya di kawasan Murjani akan ada acara musik.

Baca Juga :  Dari Pameran Lukisan di Taman Budaya: Berjuang Demi Perupa Muda

“Namanya Musibah, ini singkatan dari Musisi Bahari. Nanti musisi bisa tampil di panggung membawakan lagu-lagunya. Kita juga mengonsep spontan, misalnya saya gitaris naik ke panggung lalu main musik bareng pemain lainnya, jadi tak harus format satu grup,” katanya bercerita.

Ia berharap bahwa dengan adanya event tersebut dunia musik khususnya genre rock di Banjarbaru bisa kembali ramai dan bergairah. “Karena dari beberapa tahun, bisa dibilang ini yang perdana lagi ada pentas.”

Terakhir, karena sudah pernah sukses menggelar festival musik rock di Banjarbaru beberapa tahun lalu. Pencinta musik rock aliran Hard Rock ini berkeinginan agar RCB kelak bisa kembali digelar festival musik rock serupa.

“Tentu keinginan itu ada, kita berharap ada yang mau mendukung atau menjadi sponsornya. Karena musik rock ini banyak yang suka, dan pemainnya pun sangat potensial di sini,” tuntasnya. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/