alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di HSS

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Selasa (11/1) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita sampai pagi pukul 08.00 Wita, menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang. Rumah warga rusak dan debit air Sungai Amandit sempat meninggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS Syamsudin mengatakan, tanah longsor terjadi di Desa Malinau, RT 002 RW 001, Kecamatan Loksado, menimpa bagian rumah belakang yang ditempati Muhammad Arsyad (59).

“Tanah longsor mengenai bagian rumah belakang ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Selasa (11/1).

Sementara pohon kelapa tumbang mengenai rumah warga di Desa Tabihi RT 04,RW 02, Kecamatan Padang Batung. Rumah itu ditempati Ahmad Fauzai (41) bersama keluarga.

Baca Juga :  Cegah Longsor, Tanam Dua Ribu Pohon

“Pohon tumbang mengenai rumah warga di sekitar bagian belakang rumah di Desa Tabihi ini terjadi pagi sekitar pukul 06.00 Wita,” sebut mantan Camat Kalumpang ini.

Rumah warga yang tertimpa tanah longsor dan pohon tumbang tidak sampai memakan korban jiwa dan mereka tidak ada yang mengungsi, karena rumahnya masih bisa digunakan untuk beristirahat. “Tidak ada yang mengungsi,” ucapnya.

Selain itu, hujan yang terus terjadi juga sempat menyebabkan debit air Sungai Amandit sampai batas siaga sekitar pukul 07.30 Wita. “Alhamdulillah debit air sekitar pukul 09.00 Wita sudah turun,” tuturnya. (shn)

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sejak Selasa (11/1) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita sampai pagi pukul 08.00 Wita, menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang. Rumah warga rusak dan debit air Sungai Amandit sempat meninggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS Syamsudin mengatakan, tanah longsor terjadi di Desa Malinau, RT 002 RW 001, Kecamatan Loksado, menimpa bagian rumah belakang yang ditempati Muhammad Arsyad (59).

“Tanah longsor mengenai bagian rumah belakang ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Selasa (11/1).

Sementara pohon kelapa tumbang mengenai rumah warga di Desa Tabihi RT 04,RW 02, Kecamatan Padang Batung. Rumah itu ditempati Ahmad Fauzai (41) bersama keluarga.

Baca Juga :  Hujan Januari 2022, Picu Banjir dan Tanah Longsor

“Pohon tumbang mengenai rumah warga di sekitar bagian belakang rumah di Desa Tabihi ini terjadi pagi sekitar pukul 06.00 Wita,” sebut mantan Camat Kalumpang ini.

Rumah warga yang tertimpa tanah longsor dan pohon tumbang tidak sampai memakan korban jiwa dan mereka tidak ada yang mengungsi, karena rumahnya masih bisa digunakan untuk beristirahat. “Tidak ada yang mengungsi,” ucapnya.

Selain itu, hujan yang terus terjadi juga sempat menyebabkan debit air Sungai Amandit sampai batas siaga sekitar pukul 07.30 Wita. “Alhamdulillah debit air sekitar pukul 09.00 Wita sudah turun,” tuturnya. (shn)

Most Read

Artikel Terbaru

/