alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Puluhan Mur Jembatan Bromo Raib

BANJARMASIN – Setahun sejak diresmikan 30 Desember 2020 lalu, mur-mur pengunci baut sling Jembatan Pulau Bromo hilang.

Dugaannya, lantaran dicuri. Pasalnya, jumlah mur yang hilang lumayan banyak. Lebih dari 80 biji.
Bukan hanya kerusakan, raibnya mur-mur itu juga menimbulkan kekhawatiran dari warga dan pengunjung jembatan gantung di atas Sungai Barito tersebut.

“Letak mur ini vital sekali, karena sebagai pengunci tali sling. Saya khawatir kalau jembatan malah rusak. Terlebih ini jembatan gantung,” ungkap pengunjung asal Kota Banjarbaru, Aida, Sabtu (8/1).

Sebelumnya, temuan ini sempat menjadi viral di media sosial. Ratusan warganet pun ramai berkomentar. Banyak yang mengusulkan agar pemko memasang kamera pengawas di kawasan itu.

Baca Juga :  Tertangkap Basah Mencongkel Pintu Musala

Warga sekitar jembatan, Masdar menyadari hilangnya mur-mur itu ketika melihat peninjauan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke lokasi.

“Belum sepekan ada peninjauan. Di situ, baru kelihatan ada beberapa mur yang lepas,” ungkapnya.

Sebagai penduduk setempat, ia turut menyayangkannya. Apalagi jembatan itu sudah ditetapkan pemko sebagai kawasan ekowisata.

Sarannya, sebaiknya semua baut itu dikunci permanen dengan dilas saja. “Jadi tak ada lagi mur yang terlepas atau hilang,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Jembatan di Dinas PUPR Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengaku sudah memeriksa ke lapangan.

Dijelaskannya, mur yang hilang berada di bagian penggantung (hanger) yang menghubungkan struktur lantai ke kabel penggantung utama (main cable).

Baca Juga :  Belum Sempat Panen Tembaga Hasil Curian, Pria ini Diringkus

Saat ini, kontraktor pelaksana sudah memesan mur baru ke sebuah pabrik di Jakarta. Alasannya, sulit dicari di pasaran sini. Karena dibuat dari material high tension bolt (HTB).

“Kami berharap empat hari ke depan, pesanan mur sudah datang dan bisa dipasang kembali,” harapnya. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Setahun sejak diresmikan 30 Desember 2020 lalu, mur-mur pengunci baut sling Jembatan Pulau Bromo hilang.

Dugaannya, lantaran dicuri. Pasalnya, jumlah mur yang hilang lumayan banyak. Lebih dari 80 biji.
Bukan hanya kerusakan, raibnya mur-mur itu juga menimbulkan kekhawatiran dari warga dan pengunjung jembatan gantung di atas Sungai Barito tersebut.

“Letak mur ini vital sekali, karena sebagai pengunci tali sling. Saya khawatir kalau jembatan malah rusak. Terlebih ini jembatan gantung,” ungkap pengunjung asal Kota Banjarbaru, Aida, Sabtu (8/1).

Sebelumnya, temuan ini sempat menjadi viral di media sosial. Ratusan warganet pun ramai berkomentar. Banyak yang mengusulkan agar pemko memasang kamera pengawas di kawasan itu.

Baca Juga :  Belum Sempat Panen Tembaga Hasil Curian, Pria ini Diringkus

Warga sekitar jembatan, Masdar menyadari hilangnya mur-mur itu ketika melihat peninjauan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke lokasi.

“Belum sepekan ada peninjauan. Di situ, baru kelihatan ada beberapa mur yang lepas,” ungkapnya.

Sebagai penduduk setempat, ia turut menyayangkannya. Apalagi jembatan itu sudah ditetapkan pemko sebagai kawasan ekowisata.

Sarannya, sebaiknya semua baut itu dikunci permanen dengan dilas saja. “Jadi tak ada lagi mur yang terlepas atau hilang,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Jembatan di Dinas PUPR Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengaku sudah memeriksa ke lapangan.

Dijelaskannya, mur yang hilang berada di bagian penggantung (hanger) yang menghubungkan struktur lantai ke kabel penggantung utama (main cable).

Baca Juga :  Tertangkap Basah Mencongkel Pintu Musala

Saat ini, kontraktor pelaksana sudah memesan mur baru ke sebuah pabrik di Jakarta. Alasannya, sulit dicari di pasaran sini. Karena dibuat dari material high tension bolt (HTB).

“Kami berharap empat hari ke depan, pesanan mur sudah datang dan bisa dipasang kembali,” harapnya. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/