alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Penganiaya Kakek di Tanjung Berkat, Peragakan 20 Adegan

BANJARMASIN-Penyidik Polsek Banjarmasin Barat, menggelar reka ulang adegan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Tanjung Berkat Gang Silaturrahim RT 18 Teluk Tiram Banjarmasin Barat, Senin (10/1) pagi tadi.

Ada 20 adegan yang diperagakan oleh tersangka M Ridho (26), yang merupakan tetangga korban M Jaini (71). Dalam reka ulang kasus peran kedua korban diperagakan oleh orang lain.

Dimulai dari adegan ke 8 aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang digunakan tersangka menganiaya korban hingga mengalami luka dikepala dan beberapa tubuhnya akibat serangan Ridho.

Korban sempat menjalani penanganan medis di RSUD Ulin Banjarmasin, namun seminggu dalam perawatan pria tua itu menghembuskan nafas terakhir.

Tersangka tak hanya melukai korban Jaini, isterinya Masrah (69) juga mendapatkan serangan. Ada dua mata luka diderita Masrah, namun tak separah suaminya.

“Ada 20 adegan yang diperagakan tersangka. Motifnya karena tersinggung tak diberi utangan rokok oleh korban, tersangka lalu pulang dan mengambil sajam yang biasa digunakan menebas rumput,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting, selesai pelaksanaan rekontruksi.

Dalam kasus itu penyidik dibuat benar-benar ekstra menangani kasusnya. Disebut Ginting bahwa warga setempat mengenal jika Ridho, mengalami gangguan kejiwaan.

“Memastikan itu kami lakukan observasi ke rumah sakit Sambang Lihum, dua minggu kemudian hasilnya menyatakan jika waras,” tegasnya.

Sekadar diketahui insiden berdarah terjadi Sabtu (6/11) sekitar pukul 08.30 Wita. Warga setempat pun dibuat geger dengan penganiayaan pasutri lansia tersebut.(lan)
Baca Juga :  Mahasiswa Sambangi Polres HST, Minta Pembunuh Rika Dihukum Berat
BANJARMASIN-Penyidik Polsek Banjarmasin Barat, menggelar reka ulang adegan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Tanjung Berkat Gang Silaturrahim RT 18 Teluk Tiram Banjarmasin Barat, Senin (10/1) pagi tadi.

Ada 20 adegan yang diperagakan oleh tersangka M Ridho (26), yang merupakan tetangga korban M Jaini (71). Dalam reka ulang kasus peran kedua korban diperagakan oleh orang lain.

Dimulai dari adegan ke 8 aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang digunakan tersangka menganiaya korban hingga mengalami luka dikepala dan beberapa tubuhnya akibat serangan Ridho.

Korban sempat menjalani penanganan medis di RSUD Ulin Banjarmasin, namun seminggu dalam perawatan pria tua itu menghembuskan nafas terakhir.

Tersangka tak hanya melukai korban Jaini, isterinya Masrah (69) juga mendapatkan serangan. Ada dua mata luka diderita Masrah, namun tak separah suaminya.

“Ada 20 adegan yang diperagakan tersangka. Motifnya karena tersinggung tak diberi utangan rokok oleh korban, tersangka lalu pulang dan mengambil sajam yang biasa digunakan menebas rumput,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting, selesai pelaksanaan rekontruksi.

Dalam kasus itu penyidik dibuat benar-benar ekstra menangani kasusnya. Disebut Ginting bahwa warga setempat mengenal jika Ridho, mengalami gangguan kejiwaan.

“Memastikan itu kami lakukan observasi ke rumah sakit Sambang Lihum, dua minggu kemudian hasilnya menyatakan jika waras,” tegasnya.

Sekadar diketahui insiden berdarah terjadi Sabtu (6/11) sekitar pukul 08.30 Wita. Warga setempat pun dibuat geger dengan penganiayaan pasutri lansia tersebut.(lan)
Baca Juga :  Mahasiswa Sambangi Polres HST, Minta Pembunuh Rika Dihukum Berat

Most Read

Artikel Terbaru

/