alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Hutan Pinus Masih Rawan jadi Tempat Mesum

BANJARBARU – Meski sudah beberapa kali diciduk Satpol PP. Rupanya masih ada saja pasangan remaja yang melakukan hal tak senonoh di tempat wisata Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru.

Sebagai pengingat, ketika masih diberlakukan PPKM beberapa waktu lalu, Satpol PP setidaknya sudah tiga kali menertibkan pasangan tak sah di kawasan hutan kota tersebut.

Menurut laporan Satpol PP Banjarbaru, terbaru pihaknya kembali menertibkan lima pasangan dengan kasus serupa di hutan pinus. Praktiknya sama: bermesraan dan rebahan di dalam ayunan gantung atau hammock.

“Kita berawal dari aduan masyarakat bahwa ada terlihat sejumlah pasangan remaja yang bermesraan dan melakukan hal tak patut di hutan pinus. Saat dicek, benar kita dapati lima pasangan,” kata Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui Kepala Bidang Tibum dan Tranmas, Rudi.

Baca Juga :  PSK dan Badut Diangkut, Kena Razia Rutin Sebelum Ramadan

Penertiban ini tegas Rudi atas dasar jika pasangan-pasangan ini dinilai mengganggu ketertiban umum. Terlebih katanya sering jadi keluhan masyarakat atau pengunjung disana.

“Kita sudah beberapa kali melakukan penertiban di sana. Tindaklanjutnya mereka dibawa ke Mako Satpol PP lalu dipanggil orang tuanya,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengklaim dari pendataan yang dilakukan, bahwa pasangan yang tepergok diketahui bukan warga Banjarbaru. “Dari luar Banjarbaru kebanyakan.”

Perda Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat kata Rudi sebenarnya bisa saja diterapkan kepada pasangan yang tepergok.

Namun hanya saja untuk diawal, pihaknya tegas Rudi lebih mengedepankan pembinaan dan dibubuhi surat pernyataan bahwa tidak akan melakukan hal serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  Kasus Covid Melonjak di Banjarmasin, Banyak Event Wisata Dibatalkan

“Tapi jika kedapatan mengulangi perbuatannya maka akan ditindak tegas karena ini masuknya menyalahi Perda,” tutupnya yang memastikan akan terus melakukan pemantauan di kawasan sana. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Meski sudah beberapa kali diciduk Satpol PP. Rupanya masih ada saja pasangan remaja yang melakukan hal tak senonoh di tempat wisata Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru.

Sebagai pengingat, ketika masih diberlakukan PPKM beberapa waktu lalu, Satpol PP setidaknya sudah tiga kali menertibkan pasangan tak sah di kawasan hutan kota tersebut.

Menurut laporan Satpol PP Banjarbaru, terbaru pihaknya kembali menertibkan lima pasangan dengan kasus serupa di hutan pinus. Praktiknya sama: bermesraan dan rebahan di dalam ayunan gantung atau hammock.

“Kita berawal dari aduan masyarakat bahwa ada terlihat sejumlah pasangan remaja yang bermesraan dan melakukan hal tak patut di hutan pinus. Saat dicek, benar kita dapati lima pasangan,” kata Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui Kepala Bidang Tibum dan Tranmas, Rudi.

Baca Juga :  Cegah Copet dan Tawuran di Siring, Sabhara Diturunkan Untuk Berjaga

Penertiban ini tegas Rudi atas dasar jika pasangan-pasangan ini dinilai mengganggu ketertiban umum. Terlebih katanya sering jadi keluhan masyarakat atau pengunjung disana.

“Kita sudah beberapa kali melakukan penertiban di sana. Tindaklanjutnya mereka dibawa ke Mako Satpol PP lalu dipanggil orang tuanya,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengklaim dari pendataan yang dilakukan, bahwa pasangan yang tepergok diketahui bukan warga Banjarbaru. “Dari luar Banjarbaru kebanyakan.”

Perda Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat kata Rudi sebenarnya bisa saja diterapkan kepada pasangan yang tepergok.

Namun hanya saja untuk diawal, pihaknya tegas Rudi lebih mengedepankan pembinaan dan dibubuhi surat pernyataan bahwa tidak akan melakukan hal serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  PSK dan Badut Diangkut, Kena Razia Rutin Sebelum Ramadan

“Tapi jika kedapatan mengulangi perbuatannya maka akan ditindak tegas karena ini masuknya menyalahi Perda,” tutupnya yang memastikan akan terus melakukan pemantauan di kawasan sana. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/