alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Punya Sabu 700 Gram, Polisi: Mereka Bukan Kurir tapi Pengedar

BANJARMASIN – Polsek Banjarmasin Timur mengawali tahun 2022 dengan sitaan narkotika sabu sebanyak 700 gram.

Ini hasil penangkapan Ahmad Yusup (24) warga Jalan Antasan Segara dan Tri Heryadi (25) warga Jalan Kelayan B.

Keduanya diringkus di Jalan Gatot Subroto IV Kompleks Bawang Putih, Banjarmasin Timur, pada 1 Januari lalu.

Diungkap oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito didampingi Kapolsek Banjarmasin Timur. Kompol Puji Firmansyah dalam konferensi pers Kamis (6/1).

Penangkapan berawal dari informasi warga sekitar, bahwa Kompleks Bawang Putih kerap menjadi tempat transaksi narkotika.

Malam itu, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, AKP Timur Yono berpatroli di kawasan tersebut.

“Ada dua pria mencurigakan di depan sebuah rumah kosong. Yusup dan Tri ini. Mereka disergap saat memegang kresek. Di dalamnya ada tiga paket sabu dalam bungkus makanan ringan. Beratnya 299,4 gram,” sebut Sabana.

Baca Juga :  Baru Bebas, Syaiful Mengedar Lagi

Dalam pengembangan, polisi menggeledah rumah Yusup di Jalan Antasan Segara. “Ditemukan lagi barang bukti tambahan, berupa enam paket sabu di dalam ransel yang disimpan di loteng rumah. Beratnya 471 gram,” tambahnya.

Saat diinterogasi, mereka mengaku hanya orang suruhan. Bosnya seorang pria bernama Aris. Sementara pesanan itu merupakan milik Aril. “Keduanya (Aris dan Aril) masuk DPO (Daftar Pencarian Orang),” tegasnya.

Tersangka mengaku menerima upah sebesar Rp750 ribu dari setiap transaksi. “Ini yang kedua, yang pertama berhasil diantarkan,” kata Yusup.

“Jangan sebut mereka ini kurir. Sebut pengedar saja. Kenapa? Karena anggota juga menyita timbangan digital dari rumah mereka. Jadi kenai hukuman terberat saja. Kami takkan main-main,” tutupnya.

Baca Juga :  Sabu Berbungkus Plastik Gagal Masuk Rutan Tanjung

Yusup dan Tri dijerat pasal berlapis, yakni pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Polsek Banjarmasin Timur mengawali tahun 2022 dengan sitaan narkotika sabu sebanyak 700 gram.

Ini hasil penangkapan Ahmad Yusup (24) warga Jalan Antasan Segara dan Tri Heryadi (25) warga Jalan Kelayan B.

Keduanya diringkus di Jalan Gatot Subroto IV Kompleks Bawang Putih, Banjarmasin Timur, pada 1 Januari lalu.

Diungkap oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito didampingi Kapolsek Banjarmasin Timur. Kompol Puji Firmansyah dalam konferensi pers Kamis (6/1).

Penangkapan berawal dari informasi warga sekitar, bahwa Kompleks Bawang Putih kerap menjadi tempat transaksi narkotika.

Malam itu, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur, AKP Timur Yono berpatroli di kawasan tersebut.

“Ada dua pria mencurigakan di depan sebuah rumah kosong. Yusup dan Tri ini. Mereka disergap saat memegang kresek. Di dalamnya ada tiga paket sabu dalam bungkus makanan ringan. Beratnya 299,4 gram,” sebut Sabana.

Baca Juga :  Pekerja Service AC di Tabalong Diamankan Polisi

Dalam pengembangan, polisi menggeledah rumah Yusup di Jalan Antasan Segara. “Ditemukan lagi barang bukti tambahan, berupa enam paket sabu di dalam ransel yang disimpan di loteng rumah. Beratnya 471 gram,” tambahnya.

Saat diinterogasi, mereka mengaku hanya orang suruhan. Bosnya seorang pria bernama Aris. Sementara pesanan itu merupakan milik Aril. “Keduanya (Aris dan Aril) masuk DPO (Daftar Pencarian Orang),” tegasnya.

Tersangka mengaku menerima upah sebesar Rp750 ribu dari setiap transaksi. “Ini yang kedua, yang pertama berhasil diantarkan,” kata Yusup.

“Jangan sebut mereka ini kurir. Sebut pengedar saja. Kenapa? Karena anggota juga menyita timbangan digital dari rumah mereka. Jadi kenai hukuman terberat saja. Kami takkan main-main,” tutupnya.

Baca Juga :  Sedang Asik Mengisap Sabu, Rumah Anang Gober Digrebek

Yusup dan Tri dijerat pasal berlapis, yakni pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/