alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Seleksi Bawaslu RI, Dosen FISIP ULM Masuk 10 Besar

BANJARMASIN – Andi Tenri Sompa tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Di ujung telepon, dia berkali-kali mengucap syukur setelah namanya dinyatakan masuk 10 besar calon Anggota Bawaslu RI periode 2022-2027, kemarin.

Capaiannya kali ini memang melebihi dari keikutsertaanya di periode sebelumnya. Kala itu, Dosen Fisip ULM ini hanya sampai 20 besar saat mendaftarkan diri di pencalonan Komisioner KPU RI.

“Perasaan pasti senang, bahagia.Senang sekaligus deg-degan,” tuturnya kemarin.

Tenri yakin tim panitia seleksi sangat ketat dalam menggodok dan melihat potensi dari semua kandidat sebelumnya. Hingga tersisa 10 kandidat yang disampaikan kepada Presiden.

Dia sendiri tak diberitahu hasil dari tes sebelumnya. Tenri baru tahu ketika membaca pemberitaan bahwa nama nya termasuk 10 besar calon Anggota Bawaslu RI. “Ini masih awal, saya perlu menyiapkan diri lagi untuk meyakinkan Komisi II DPR RI, dan tentu saja bersaing dengan calon lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Pengelola Pengaduan Terbaik Kemen-PANRB, Kalsel dan Banjarbaru Masuk 6 Besar

Berbicara persiapan, dia mengatakan, karena tahapan langsung berhubungan dengan partai politik dirinya akan membangun komunikasi politik, utamanya dengan Komisi II DPR RI sebagai penentu keterpilihan. “Saya baru dapat informasi ini, jadi masih ada waktu untuk membangun konsolidasi. Tapi tak boleh lama-lama, karena semua calon pasti juga bergerak,” sebutnya.

Tenri boleh disebut memiliki peluang besar dibandingkan calon laki-laki, yang mana keterwakilan perempuan mensyaratkan 30 persen. Tapi dia tak sendiri. Dia bersaing dengan dua perempuan lain, mereka adalah Mardiana Rusli dan Lolly Suhenty.

“Saya tahu dua rival saya adalah penyelenggara pemilu yang memiliki kemampuan teknis kepemiluan. Meski saya dari akademisi, namun secara teknis di Kepemiluan, saya pernah di DKPP dan saya juga berkontribusi banyak dalam konteks advokasi pengawasan partisipatif masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Aula Kesbangpol Jadi Sekretariat KPU

Mendengar kabar salah satu akademisi asal Kalsel lolos 10 besar calon Anggota Bawaslu RI, Mantan Ketua Bawaslu Kalsel, Mahyuni menyebut ini sebagai berkah bagi daerah. “Apalagi saya lihat beliau satu-satunya wakil Kalimantan yang lolos 10 besar,” katanya kemarin.

Momen ini diharapkan Mahyuni, agar bisa mengulang orang Banua berkecimpung di lembaga pemilu tingkat pusat seperti Hafiz Ansari. “Saya berharap ini mengulang kesuksesan Prof Hafiz. Apalagi beliau (Tenri) memiliki jaringan yang bagus,” tandasnya. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Andi Tenri Sompa tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Di ujung telepon, dia berkali-kali mengucap syukur setelah namanya dinyatakan masuk 10 besar calon Anggota Bawaslu RI periode 2022-2027, kemarin.

Capaiannya kali ini memang melebihi dari keikutsertaanya di periode sebelumnya. Kala itu, Dosen Fisip ULM ini hanya sampai 20 besar saat mendaftarkan diri di pencalonan Komisioner KPU RI.

“Perasaan pasti senang, bahagia.Senang sekaligus deg-degan,” tuturnya kemarin.

Tenri yakin tim panitia seleksi sangat ketat dalam menggodok dan melihat potensi dari semua kandidat sebelumnya. Hingga tersisa 10 kandidat yang disampaikan kepada Presiden.

Dia sendiri tak diberitahu hasil dari tes sebelumnya. Tenri baru tahu ketika membaca pemberitaan bahwa nama nya termasuk 10 besar calon Anggota Bawaslu RI. “Ini masih awal, saya perlu menyiapkan diri lagi untuk meyakinkan Komisi II DPR RI, dan tentu saja bersaing dengan calon lain,” tambahnya.

Baca Juga :  Pengelola Pengaduan Terbaik Kemen-PANRB, Kalsel dan Banjarbaru Masuk 6 Besar

Berbicara persiapan, dia mengatakan, karena tahapan langsung berhubungan dengan partai politik dirinya akan membangun komunikasi politik, utamanya dengan Komisi II DPR RI sebagai penentu keterpilihan. “Saya baru dapat informasi ini, jadi masih ada waktu untuk membangun konsolidasi. Tapi tak boleh lama-lama, karena semua calon pasti juga bergerak,” sebutnya.

Tenri boleh disebut memiliki peluang besar dibandingkan calon laki-laki, yang mana keterwakilan perempuan mensyaratkan 30 persen. Tapi dia tak sendiri. Dia bersaing dengan dua perempuan lain, mereka adalah Mardiana Rusli dan Lolly Suhenty.

“Saya tahu dua rival saya adalah penyelenggara pemilu yang memiliki kemampuan teknis kepemiluan. Meski saya dari akademisi, namun secara teknis di Kepemiluan, saya pernah di DKPP dan saya juga berkontribusi banyak dalam konteks advokasi pengawasan partisipatif masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Radar Banjarmasin Kembali Raih Penghargaan Nasional

Mendengar kabar salah satu akademisi asal Kalsel lolos 10 besar calon Anggota Bawaslu RI, Mantan Ketua Bawaslu Kalsel, Mahyuni menyebut ini sebagai berkah bagi daerah. “Apalagi saya lihat beliau satu-satunya wakil Kalimantan yang lolos 10 besar,” katanya kemarin.

Momen ini diharapkan Mahyuni, agar bisa mengulang orang Banua berkecimpung di lembaga pemilu tingkat pusat seperti Hafiz Ansari. “Saya berharap ini mengulang kesuksesan Prof Hafiz. Apalagi beliau (Tenri) memiliki jaringan yang bagus,” tandasnya. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/