alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Jalan Liang Anggang-Bati-Bati Masih Penuh Lumpur

BANJARBARU – Sudah lewat tahun, namun proyek peningkatan Jalan Liang Anggang-Bati-Bati hingga kini progresnya masih mengecewakan. Sebagian jalan masih rusak berat dan berlumpur, karena belum masuk tahap pengaspalan.

Berdasarkan pantauan Radar Banjarmasin, Rabu (5/1) siang, lokasi jalan yang sudah dikeraskan baru separuh. Yakni sebelah kanan dari Liang Anggang menuju Bati-Bati.

Sedangkan separuhnya lagi, sebelah kiri dari Liang Anggang menuju Bati-Bati masih rusak parah. Bahkan berlumpur.

Hartono, salah seorang pedagang pentol yang sering melintasi jalan tersebut berharap perbaikan jalan segera rampung. “Susah soalnya kalau kondisi saat ini, licin sekali kalau hujan,” katanya.

Warga Kota Banjarbaru ini menuturkan, dirinya sering terjebak lumpur setiap kali melintasi jalan yang menghubungkan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut itu. “Beberapa kali mau jatuh, karena kendaraan sulit dikendalikan,” paparnya.

Baca Juga :  Perda Mandul, Jembatan Timbang Tak Efektif

Seperti diketahui, menelan anggaran sebesar Rp74 miliar, penanganan ruas jalan ini terbagi dua paket pekerjaan. Paket pertama atau seksi I adalah rehabilitasi Jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kota Pelaihari dengan panjang mencapai 3,52 Km.

Sedangkan seksi II adalah pekerjaan rehabilitasi Jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kota Pelaihari dan Batas Pelaihari sampai pertigaan Bati-Bati hingga Jalan Benua Raya, Bati-Bati. Panjang jalan yang ditangani mencapai 2,7 Km.

Dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dua pekerjaan ini dimenangkan oleh kontraktor luar Kalimantan. Jika seksi I dimenangkan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa yang beralamat di Jalan Besar Ijen Malang, Jawa Timur, sementara seksi II dimenangkan oleh PT Nugroho Lestari yang beralamat di Jalan Ciliwung Malang, Jawa Timur. (ris)

Baca Juga :  Jalan Rusak Harus Selesai Sebelum Lebaran

BANJARBARU – Sudah lewat tahun, namun proyek peningkatan Jalan Liang Anggang-Bati-Bati hingga kini progresnya masih mengecewakan. Sebagian jalan masih rusak berat dan berlumpur, karena belum masuk tahap pengaspalan.

Berdasarkan pantauan Radar Banjarmasin, Rabu (5/1) siang, lokasi jalan yang sudah dikeraskan baru separuh. Yakni sebelah kanan dari Liang Anggang menuju Bati-Bati.

Sedangkan separuhnya lagi, sebelah kiri dari Liang Anggang menuju Bati-Bati masih rusak parah. Bahkan berlumpur.

Hartono, salah seorang pedagang pentol yang sering melintasi jalan tersebut berharap perbaikan jalan segera rampung. “Susah soalnya kalau kondisi saat ini, licin sekali kalau hujan,” katanya.

Warga Kota Banjarbaru ini menuturkan, dirinya sering terjebak lumpur setiap kali melintasi jalan yang menghubungkan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut itu. “Beberapa kali mau jatuh, karena kendaraan sulit dikendalikan,” paparnya.

Baca Juga :  Perda Mandul, Jembatan Timbang Tak Efektif

Seperti diketahui, menelan anggaran sebesar Rp74 miliar, penanganan ruas jalan ini terbagi dua paket pekerjaan. Paket pertama atau seksi I adalah rehabilitasi Jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kota Pelaihari dengan panjang mencapai 3,52 Km.

Sedangkan seksi II adalah pekerjaan rehabilitasi Jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kota Pelaihari dan Batas Pelaihari sampai pertigaan Bati-Bati hingga Jalan Benua Raya, Bati-Bati. Panjang jalan yang ditangani mencapai 2,7 Km.

Dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dua pekerjaan ini dimenangkan oleh kontraktor luar Kalimantan. Jika seksi I dimenangkan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa yang beralamat di Jalan Besar Ijen Malang, Jawa Timur, sementara seksi II dimenangkan oleh PT Nugroho Lestari yang beralamat di Jalan Ciliwung Malang, Jawa Timur. (ris)

Baca Juga :  86 Titik Rawan Laka di Jalanan Kalsel, Para Pemudik Diimbau Berhati-Hati

Most Read

Artikel Terbaru

/