alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Lewati Jalan Desa, Truk Over Tonase Langsung Ditilang

AMUNTAI – Pengusaha dan sopir truk dengan ankutan over tonase bakal ditilang saat melalui jalan Desa Palampitan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Sebab, atas keputusan bersama pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan, Polres, Kodim HSU dan PT Semen Conch, apabila ditemukan unsur melebihi muatan akan dikenakan sanksi tersebut.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK melalui Kasat Lantas AKP Jamadiano menyampaikan, permasalahan angkutan yang diduga bertonase lebih meresahkan masyarakat.

Sehingga, sesuai hasil keputusan bersama dalam rapat lintas forum di Pemkab HSU akhir Desember 2021 lalu, bersepakat menindak truk bandel. “Kendaraan truk yang melintas diatur jadwal jam dan akan diperiksa, baik KIR, SIM, termasuk muatan truk yang melebihi daya angkut yang diperbolehkan,” kata Jamadiano, Selasa (4/1).

Baca Juga :  Banjarmasin Macet, Hanya Berharap Rekayasa Jalan

Saat ini pihaknya telah melakukan penindakan berupa tilang sebanyak 29 unit. Truk diamankan karena tidak memiliki kelengkapan surat, seperti SIM. Empat diantaranya kini diamankan di Polres HSU.

Sementara itu, Anggota DPRD HSU dari Fraksi PKB Junaidi menyambut baik upaya pencegahan truk over tonase. Setidaknya, kegiatan razia menjadi bentuk pengingat pengusaha angkutan dan sopir untuk tidak memuat angkutan di atas 8 ton.

“Jalan di HSU jalan nasional kelas II. Jadi ada batas maksimal angkutan berat maksimal 8 ton,” pungkasnya. (mar)

AMUNTAI – Pengusaha dan sopir truk dengan ankutan over tonase bakal ditilang saat melalui jalan Desa Palampitan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Sebab, atas keputusan bersama pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan, Polres, Kodim HSU dan PT Semen Conch, apabila ditemukan unsur melebihi muatan akan dikenakan sanksi tersebut.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK melalui Kasat Lantas AKP Jamadiano menyampaikan, permasalahan angkutan yang diduga bertonase lebih meresahkan masyarakat.

Sehingga, sesuai hasil keputusan bersama dalam rapat lintas forum di Pemkab HSU akhir Desember 2021 lalu, bersepakat menindak truk bandel. “Kendaraan truk yang melintas diatur jadwal jam dan akan diperiksa, baik KIR, SIM, termasuk muatan truk yang melebihi daya angkut yang diperbolehkan,” kata Jamadiano, Selasa (4/1).

Baca Juga :  Jangan Khawatir SIM Mati Saat Libur Panjang, Ada Dispensasi

Saat ini pihaknya telah melakukan penindakan berupa tilang sebanyak 29 unit. Truk diamankan karena tidak memiliki kelengkapan surat, seperti SIM. Empat diantaranya kini diamankan di Polres HSU.

Sementara itu, Anggota DPRD HSU dari Fraksi PKB Junaidi menyambut baik upaya pencegahan truk over tonase. Setidaknya, kegiatan razia menjadi bentuk pengingat pengusaha angkutan dan sopir untuk tidak memuat angkutan di atas 8 ton.

“Jalan di HSU jalan nasional kelas II. Jadi ada batas maksimal angkutan berat maksimal 8 ton,” pungkasnya. (mar)

Most Read

Artikel Terbaru

/