alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Panik, Terduga Pencuri HP ini Gagal Menghilangkan Jejak

BANJARMASIN – Mahasiswi 19 tahun, Maria Fernanda nyaris menjadi korban pencurian.
Warga Puruk Cahu, Kalteng itu mengkontrak rumah di Jalan Tanjung, Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

Smartphone miliknya hampir diembat Rizky Kurniawan di Jalan Padat Karya, masih di kawasan Sungai Andai, kemarin (3/1) sekitar jam 6 sore.

Pelaku yang berusia 25 tahun ini tinggal di Tatah Amuntai, Jalan Ahmad Yani kilometer 10, Kabupaten Banjar.

Ceritanya, korban menaruh ponselnya di boks sebelah kanan setang motornya.

Aksinya kepergok. Panik, Rizky tancap gas ke arah menuju SMAN 11. Seorang pengendara berusaha mengejar dan sempat kehilangan jejak.

Pengejar adalah Reza Fahlevi, 18 tahun. Tak menyerah, ia menyisir sepanjang Kompleks Herlina. Hingga berhasil mencegat pelaku di Blok D.

Baca Juga :  Kepergok Membobol SMP 10

Padahal, Rizky sudah coba menghilangkan jejaknya dengan melepas jaket dan helm.

“Saya sempat ragu juga, takut salah menuduh orang. Tapi ciri-ciri sepeda motornya saya masih ingat, tak ada pegangan di kursi belakangnya,” kisah Reza.

“Dia sempat mengelak, tapi warga sekitar mendengar keributan itu,” tambahnya.

Tak lama, datang anggota Polresta Banjarmasin. Sempat diamuk massa yang marah, pelaku akhirnya diamankan ke rumah ketua rukun tetangga setempat.

“Tapi sudah beberapa orang yang sempat memukulnya,” tutup Reza.

Cerita versi korban, sore itu ia hendak membeli masker. Maria sebenarnya menyadari ponselnya tertinggal di motor.

“Saya kira aman saja. Kan hanya sebentar. Saat memilih masker, pemilik toko rupanya melihat dan berteriak ada maling,” kisahnya.

Baca Juga :  3 Kali Gasak Barang Milik STMIK, Ternyata Pelakunya Orang Dalam Kampus

Pemilik toko rupanya sudah mencurigai kehadiran pelaku. Sebab, saat berkendara ia sengaja berputar balik untuk mendekati motor korban.

Dalam pengakuannya, pelaku berdalih, ia justru hendak mengingatkan bahwa ada ponsel yang tertinggal di motor tersebut.

“Saya panik karena diteriaki. Hapenya terlepas dan terjatuh ke tanah. Maksud hati saya justru untuk mengembalikan kepada korban,” kelitnya.

Sehari-harinya, Rizky mengaku menarik ojek. “Dari pal 10 saya ke Sungai Andai untuk mengantar orang,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Iptu Wisnu Prasetyo mengatakan kasus ini masih didalami.

“Yang penting pelaku sudah diamankan. Sedang diperiksa penyidik,” ujarnya mewakili Kapolsek Kompol Indra Agung Putra P. (lan/at/fud)

BANJARMASIN – Mahasiswi 19 tahun, Maria Fernanda nyaris menjadi korban pencurian.
Warga Puruk Cahu, Kalteng itu mengkontrak rumah di Jalan Tanjung, Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

Smartphone miliknya hampir diembat Rizky Kurniawan di Jalan Padat Karya, masih di kawasan Sungai Andai, kemarin (3/1) sekitar jam 6 sore.

Pelaku yang berusia 25 tahun ini tinggal di Tatah Amuntai, Jalan Ahmad Yani kilometer 10, Kabupaten Banjar.

Ceritanya, korban menaruh ponselnya di boks sebelah kanan setang motornya.

Aksinya kepergok. Panik, Rizky tancap gas ke arah menuju SMAN 11. Seorang pengendara berusaha mengejar dan sempat kehilangan jejak.

Pengejar adalah Reza Fahlevi, 18 tahun. Tak menyerah, ia menyisir sepanjang Kompleks Herlina. Hingga berhasil mencegat pelaku di Blok D.

Baca Juga :  Candu Binomo: Bobol Rekening Nasabah hingga Terpaksa Menjual Rumah

Padahal, Rizky sudah coba menghilangkan jejaknya dengan melepas jaket dan helm.

“Saya sempat ragu juga, takut salah menuduh orang. Tapi ciri-ciri sepeda motornya saya masih ingat, tak ada pegangan di kursi belakangnya,” kisah Reza.

“Dia sempat mengelak, tapi warga sekitar mendengar keributan itu,” tambahnya.

Tak lama, datang anggota Polresta Banjarmasin. Sempat diamuk massa yang marah, pelaku akhirnya diamankan ke rumah ketua rukun tetangga setempat.

“Tapi sudah beberapa orang yang sempat memukulnya,” tutup Reza.

Cerita versi korban, sore itu ia hendak membeli masker. Maria sebenarnya menyadari ponselnya tertinggal di motor.

“Saya kira aman saja. Kan hanya sebentar. Saat memilih masker, pemilik toko rupanya melihat dan berteriak ada maling,” kisahnya.

Baca Juga :  Sopir Bus Banjarbakula Jadi Korban, Pelakunya Penumpang Sendiri

Pemilik toko rupanya sudah mencurigai kehadiran pelaku. Sebab, saat berkendara ia sengaja berputar balik untuk mendekati motor korban.

Dalam pengakuannya, pelaku berdalih, ia justru hendak mengingatkan bahwa ada ponsel yang tertinggal di motor tersebut.

“Saya panik karena diteriaki. Hapenya terlepas dan terjatuh ke tanah. Maksud hati saya justru untuk mengembalikan kepada korban,” kelitnya.

Sehari-harinya, Rizky mengaku menarik ojek. “Dari pal 10 saya ke Sungai Andai untuk mengantar orang,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Iptu Wisnu Prasetyo mengatakan kasus ini masih didalami.

“Yang penting pelaku sudah diamankan. Sedang diperiksa penyidik,” ujarnya mewakili Kapolsek Kompol Indra Agung Putra P. (lan/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/