alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Organda Heran, Mengapa Angkutan Tanpa Trayek Dibiarkan

BANJARMASIN – Angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) tanpa izin trayek sudah beroperasi sejak lama. Seperti yang diungkap Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Terminal Pal 6 Banjarmasin, Budi Surya.

“Tinggal penindakannya saja lagi dari intansi berwenang,” ujarnya kemarin (3/1).

Dia heran, mengapa kondisi ini dibiarkan begitu saja. Merugikan perusahaan otobus (PO) yang legal. Menurutnya, ini bakal menimbulkan kecemburuan.

“Kenapa PO yang tak memiliki izin trayek bisa mangkal? Kenapa petugasnya membiarkan saja?” tanyanya retoris.

Bahkan, Organda sudah melapor ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XV Kalsel.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Seksi LLAJ BPTD, Ade Supriadi berjanji akan segera memindak AKAP tak berizin di sekitar terminal. “Rencananya dimulai tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga :  Ingin Perjalanan Laut, Yang Baru Vaksin Sekali Wajib Antigen

Ditanya mengapa baru sekarang, diakuinya ada keterbatasan anggaran. Akibat refocusing untuk penanganan pandemi COVID-19. (gmp/fud)

BANJARMASIN – Angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) tanpa izin trayek sudah beroperasi sejak lama. Seperti yang diungkap Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Terminal Pal 6 Banjarmasin, Budi Surya.

“Tinggal penindakannya saja lagi dari intansi berwenang,” ujarnya kemarin (3/1).

Dia heran, mengapa kondisi ini dibiarkan begitu saja. Merugikan perusahaan otobus (PO) yang legal. Menurutnya, ini bakal menimbulkan kecemburuan.

“Kenapa PO yang tak memiliki izin trayek bisa mangkal? Kenapa petugasnya membiarkan saja?” tanyanya retoris.

Bahkan, Organda sudah melapor ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XV Kalsel.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Seksi LLAJ BPTD, Ade Supriadi berjanji akan segera memindak AKAP tak berizin di sekitar terminal. “Rencananya dimulai tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari E-Tilang, Ratusan Kendaraan Dinas Terekam Melanggar Lalu Lintas

Ditanya mengapa baru sekarang, diakuinya ada keterbatasan anggaran. Akibat refocusing untuk penanganan pandemi COVID-19. (gmp/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/