alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Vaksin Booster Belum Diputuskan

BANJARMASIN – Pemerintah pusat sudah mengumumkan jadwal vaksin booster COVID-19 untuk masyarakat.

Pemerintah pusat mengumumkan jadwal vaksinasi ketiga, dimulai 12 Januari nanti. Namun, Pemko Banjarmasin belum memutuskan soal vaksin booster tersebut.

Mulanya, vaksin booster itu hanya menyasar tenaga kesehatan (nakes).

Belakangan, juga menyasari kelompok lansia. Dan kelompok rentan dari penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

Selanjutnya, program booster akan diberikan dengan skema berbayar.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun akan mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk booster. Ada empat merek yang sedang diregistrasi, yakni Pfizer, BioNTech, AstraZeneca dan CoronaVac.

Disinggung terkait booster tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku belum bisa berkomentar. Alasannya masih dirapatkan.

Baca Juga :  Tidak Dikurung, Joki Vaksin Dikenai Wajib Lapor

Sama halnya dengan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang mengaku juga belum mengetahuinya. “Saya juga pengin booster. Tapi, kan memang belum. Booster kan untuk nakes,” ujarnya di Balai Kota, kemarin (3/1).

Sisi lain, capaian vaksinasi belum mencapai target. Sementara target awalnya adalah 80 persen.

Berdasarkan data Dinkes Banjarmasin per tanggal 31 Desember 2021, capaian vaksinasi baru menyentuh angka 77 persen. Hingga tanggal 2 Januari, capaiannya pun hanya mencapai 78,37 persen.

Kendati demikian, Ibnu mensyukuri capaian yang ada. “Capaiannya bagus sekali. Walaupun tinggal dua persen lagi untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok),” ungkapnya.

Lebih jauh, disinggung terkait vaksinasi anak, Ibnu berjanji akan mengkoordinasikannya ke Disdik dan Dinkes. Sebab, mengacu Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, ada dua syarat yang ditekankan pemerintah pusat kepada daerah yang ingin melaksanakan program vaksinasi anak.

Baca Juga :  Warga Pelaihari Antusias Melakukan Vaksinasi Booster

Pertama, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 70 persen. Kedua, capaian 60 persen untuk vaksinasi lansia.

Banjarmasin tak lolos untuk syarat yang kedua. Data terakhir, vaksinasi lansia untuk dosis pertama baru berada di angka 42,72 persen. Atau sebanyak 19.505 orang dari jumlah sasaran 45.657 orang. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Pemerintah pusat sudah mengumumkan jadwal vaksin booster COVID-19 untuk masyarakat.

Pemerintah pusat mengumumkan jadwal vaksinasi ketiga, dimulai 12 Januari nanti. Namun, Pemko Banjarmasin belum memutuskan soal vaksin booster tersebut.

Mulanya, vaksin booster itu hanya menyasar tenaga kesehatan (nakes).

Belakangan, juga menyasari kelompok lansia. Dan kelompok rentan dari penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

Selanjutnya, program booster akan diberikan dengan skema berbayar.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun akan mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk booster. Ada empat merek yang sedang diregistrasi, yakni Pfizer, BioNTech, AstraZeneca dan CoronaVac.

Disinggung terkait booster tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku belum bisa berkomentar. Alasannya masih dirapatkan.

Baca Juga :  Vaksinasi Wilayah Terpencil Kotabaru

Sama halnya dengan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang mengaku juga belum mengetahuinya. “Saya juga pengin booster. Tapi, kan memang belum. Booster kan untuk nakes,” ujarnya di Balai Kota, kemarin (3/1).

Sisi lain, capaian vaksinasi belum mencapai target. Sementara target awalnya adalah 80 persen.

Berdasarkan data Dinkes Banjarmasin per tanggal 31 Desember 2021, capaian vaksinasi baru menyentuh angka 77 persen. Hingga tanggal 2 Januari, capaiannya pun hanya mencapai 78,37 persen.

Kendati demikian, Ibnu mensyukuri capaian yang ada. “Capaiannya bagus sekali. Walaupun tinggal dua persen lagi untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok),” ungkapnya.

Lebih jauh, disinggung terkait vaksinasi anak, Ibnu berjanji akan mengkoordinasikannya ke Disdik dan Dinkes. Sebab, mengacu Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021, ada dua syarat yang ditekankan pemerintah pusat kepada daerah yang ingin melaksanakan program vaksinasi anak.

Baca Juga :  Tahanan Ikut Divaksin

Pertama, vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 70 persen. Kedua, capaian 60 persen untuk vaksinasi lansia.

Banjarmasin tak lolos untuk syarat yang kedua. Data terakhir, vaksinasi lansia untuk dosis pertama baru berada di angka 42,72 persen. Atau sebanyak 19.505 orang dari jumlah sasaran 45.657 orang. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/