alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Diduga Api dari Korsleting Charger, 4 Rumah Terbakar di Cempaka

BANJARBARU – Sesaat sebelum mengambil air wudhu untuk salat Subuh. Syahrudin dibuat gemetar. Dari sela-sela ventilasi di dinding rumahnya, rona merah makin nampak. Teriakan api juga makin membuatnya kaget setengah mati.

Ya, Syahrudin jadi salah satu saksi kebakaran hebat di Basung Cempaka pada Kamis (16/12) dini hari tadi. Rumahnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.

“Seingat saya kejadiannya belum azan subuh. Tetangga sudah teriak-teriak api. Saya lihat api juga sudah besar. Saya langsung keluar melihat pastinya bagaimana,” katanya.

Dengan sigap ia segera membangunkan anak dan istrinya. Sembari menyuruh mengemas barang-barang berharga. Maklum, lokasi kebakaran begitu dekat dan di kawasan sana pemukiman terbilang padat.

“Saya ikut membantu memadamkan, saat itu pemadam (kebakaran) belum banyak. Alhamdulillah, sekitar setengah jam lebih seingat saya api berhasil padam dan tak sampai melebar banyak,” ceritanya.

Selain Syahrudin, warga sekitar lainnya seperti Nurul juga dibuat shock. Ia terngiang kebakaran hebat yang pernah beberapa kali terjadi di Cempaka. Ia begitu takut hal itu akan terulang dan menimpa ia serta keluarganya.

“Karena di sini cukup padat rumahnya, sangat riskan menjalar cepat. Itu saja tadi subuh setahu saya ada empat rumah yang terbakar. Tentu trauma jika ada kebakaran di sini (Cempaka),” katanya.

Ya, kebakaran menghangsukan empat buah rumah di Basung Cempaka. TKP kebakaran di Jalan Perjuangan Basung 2 RT 04 RW 02 Kelurahan Sungai Tiung.

Menurut laporan kepolisian setempag, rumah yang terbakar total ada tiga buah. Sementara satunya terbakar bagian setengahnya.

“Jumlah KK yang terdampak ada tujuh. Selain rumah, dua unit sepeda motor jenis juga terbakar,” kata Kapolsek Banjarbaru Timur, Iptu Subroto.

Api sendiri diketahui terlihat sekitar pukul 04.21 Wita. Yang mana api baru bisa dipadamkan sekira 30 menit kemudian. Total ada sekitar 20 unit damkar beserta dibantu warga yang berjibaku berusaha memadamkan api.

Menurut Kapolsek, dari data sementara yang pihaknya kantongi jika asal mula api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Tepatnya dari sebuah charger gawai di salah satu rumah. “Api sendiri dapat dipadamkan sekitar jam 05.00 Wita,” katanya.

Sementara, ia memastikan bahwa tragedi kebakaran ini tak memakan korban jiwa maupun luka. Hanya saja katanya kerugian dari kebakaran ditaksir cukup besar.

“Untuk korban jiwa tidak ada namun untuk kerugain materil diperkirakan berjumlah kurang lebih 150 juta baik bangunan rumah maupun surat-surat berharga milik korban kebakaran,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Sesaat sebelum mengambil air wudhu untuk salat Subuh. Syahrudin dibuat gemetar. Dari sela-sela ventilasi di dinding rumahnya, rona merah makin nampak. Teriakan api juga makin membuatnya kaget setengah mati.

Ya, Syahrudin jadi salah satu saksi kebakaran hebat di Basung Cempaka pada Kamis (16/12) dini hari tadi. Rumahnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.

“Seingat saya kejadiannya belum azan subuh. Tetangga sudah teriak-teriak api. Saya lihat api juga sudah besar. Saya langsung keluar melihat pastinya bagaimana,” katanya.

Dengan sigap ia segera membangunkan anak dan istrinya. Sembari menyuruh mengemas barang-barang berharga. Maklum, lokasi kebakaran begitu dekat dan di kawasan sana pemukiman terbilang padat.

“Saya ikut membantu memadamkan, saat itu pemadam (kebakaran) belum banyak. Alhamdulillah, sekitar setengah jam lebih seingat saya api berhasil padam dan tak sampai melebar banyak,” ceritanya.

Selain Syahrudin, warga sekitar lainnya seperti Nurul juga dibuat shock. Ia terngiang kebakaran hebat yang pernah beberapa kali terjadi di Cempaka. Ia begitu takut hal itu akan terulang dan menimpa ia serta keluarganya.

“Karena di sini cukup padat rumahnya, sangat riskan menjalar cepat. Itu saja tadi subuh setahu saya ada empat rumah yang terbakar. Tentu trauma jika ada kebakaran di sini (Cempaka),” katanya.

Ya, kebakaran menghangsukan empat buah rumah di Basung Cempaka. TKP kebakaran di Jalan Perjuangan Basung 2 RT 04 RW 02 Kelurahan Sungai Tiung.

Menurut laporan kepolisian setempag, rumah yang terbakar total ada tiga buah. Sementara satunya terbakar bagian setengahnya.

“Jumlah KK yang terdampak ada tujuh. Selain rumah, dua unit sepeda motor jenis juga terbakar,” kata Kapolsek Banjarbaru Timur, Iptu Subroto.

Api sendiri diketahui terlihat sekitar pukul 04.21 Wita. Yang mana api baru bisa dipadamkan sekira 30 menit kemudian. Total ada sekitar 20 unit damkar beserta dibantu warga yang berjibaku berusaha memadamkan api.

Menurut Kapolsek, dari data sementara yang pihaknya kantongi jika asal mula api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Tepatnya dari sebuah charger gawai di salah satu rumah. “Api sendiri dapat dipadamkan sekitar jam 05.00 Wita,” katanya.

Sementara, ia memastikan bahwa tragedi kebakaran ini tak memakan korban jiwa maupun luka. Hanya saja katanya kerugian dari kebakaran ditaksir cukup besar.

“Untuk korban jiwa tidak ada namun untuk kerugain materil diperkirakan berjumlah kurang lebih 150 juta baik bangunan rumah maupun surat-surat berharga milik korban kebakaran,” tuntasnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

BPK adalah Aset Kota

Keluarga Sudah Ikhlas

Izin Kafe, Isi Karaoke

Dompet dan Handphone Sasaran Copet

/