alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Burung Enggang Rangkong Badak Menjadi Pemenang

BAJUIN – Burung Enggang Rangkong Badak karya Leni Marlina menjadi juara pertama lomba daur ulang sabut kelapa yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Tanah Laut di Objek Wisata Air Terjun Bajuin, Minggu (12/12) tadi.

Leni tidak menyangka karyanya menjadi pemenang. Ia berharap kaum milenial sepertinya terus bersemangat dalam berkarya serta mencintai lingkungan dengan memanfaatkan limbah di alam. “Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan kreativitas anak-anak di Tala. Sabut kelapa bisa diolah menjadi produk yang berharga, dan mengurangi limbah,” tuturnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Kreatif pada Dispar Tala, Rozani Fitri menjelaskan pihaknya menggelar lomba ini karena ingin menggali potensi pemanfaatan limbah sabut kelapa yang bernilai nol rupiah menjadi jutaan rupiah. Terkait harapan para peserta, Rozani menuturkan nantinya seluruh peserta yang berjumlah 46 orang akan mendapatkan prioritas jika Pemerintah Kabupaten Tala menggelar acara kedaerahan.

“Seluruh peserta hari ini sudah kami data. Nanti kalau ada event kedaerahan atau nasional akan kami ikutkan. Kami juga bisa membantu menyesuaikan pangsa pasar potensi bisnisnya bisa di rumah tangga atau ke kantor-kantor,” ujarnya.

Selain Burung Enggang Rangkok Badak, juara dua direbut karya Lampu Hias Sabut Kelapa, juara tiga Lukisan Sabut Kelapa, juara harapan 1, 2, dan 3 secara berurutan adalah Kreasi Rumah Pohon, Lebah Sengat Beracun dan Vas Bunga. Juara favorit diberikan untuk Burung Enggan Kalimantan.

Leni mendapatkan hadiah uang Rp4 juta, juara dua Rp3,5 juta, juara tiga Rp3 juta, harapan satu berhak menerima Rp2,5 juta, harapan dua senilai Rp2 juta, dan harapan tiga senilai Rp1,5 juta, serta juara favorit mendapatkan Rp1 juta. (diskominfo/sal/by/dye)

BAJUIN – Burung Enggang Rangkong Badak karya Leni Marlina menjadi juara pertama lomba daur ulang sabut kelapa yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Tanah Laut di Objek Wisata Air Terjun Bajuin, Minggu (12/12) tadi.

Leni tidak menyangka karyanya menjadi pemenang. Ia berharap kaum milenial sepertinya terus bersemangat dalam berkarya serta mencintai lingkungan dengan memanfaatkan limbah di alam. “Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan kreativitas anak-anak di Tala. Sabut kelapa bisa diolah menjadi produk yang berharga, dan mengurangi limbah,” tuturnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Kreatif pada Dispar Tala, Rozani Fitri menjelaskan pihaknya menggelar lomba ini karena ingin menggali potensi pemanfaatan limbah sabut kelapa yang bernilai nol rupiah menjadi jutaan rupiah. Terkait harapan para peserta, Rozani menuturkan nantinya seluruh peserta yang berjumlah 46 orang akan mendapatkan prioritas jika Pemerintah Kabupaten Tala menggelar acara kedaerahan.

“Seluruh peserta hari ini sudah kami data. Nanti kalau ada event kedaerahan atau nasional akan kami ikutkan. Kami juga bisa membantu menyesuaikan pangsa pasar potensi bisnisnya bisa di rumah tangga atau ke kantor-kantor,” ujarnya.

Selain Burung Enggang Rangkok Badak, juara dua direbut karya Lampu Hias Sabut Kelapa, juara tiga Lukisan Sabut Kelapa, juara harapan 1, 2, dan 3 secara berurutan adalah Kreasi Rumah Pohon, Lebah Sengat Beracun dan Vas Bunga. Juara favorit diberikan untuk Burung Enggan Kalimantan.

Leni mendapatkan hadiah uang Rp4 juta, juara dua Rp3,5 juta, juara tiga Rp3 juta, harapan satu berhak menerima Rp2,5 juta, harapan dua senilai Rp2 juta, dan harapan tiga senilai Rp1,5 juta, serta juara favorit mendapatkan Rp1 juta. (diskominfo/sal/by/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/