alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Dana Desa 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi

PELAIHARI – Pemasangan PIN Perkuat Budaya Antikorupsi secara simbolis dilakukan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari Rohmiati kepada Kepala MAN Insan Cendekia (MAN IC) Hilal Najmi dan Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Iriaty Khairul Ummah, serta perwakilan awak media di Aula Kantor KPPN Pelaihari, Kamis (9/12). Ini mengawali kegiatan Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2022 serta Penghargaan Satuan Kerja (Satker) Berkinerja Terbaik, serta Pengelola DAK Fisik dan Dana Desa Terbaik Tahun Anggaran 2021.

Rohmiati mengatakan APBN Tahun 2022 telah disahkan. Dokumen pelaksanaan anggaran (DIPA) juga telah diserahkan oleh Kementerian Keuangan RI untuk Kalsel pada 3 Desember. “Dengan disahkannya dokumen, ini merupakan awal dari siklus APBN yakni pelaksanaan anggaran,” sebutnya.

Pada APBN 2022, direncanakan pendapatan sebesar Rp1.846,1 triliun. Sedangkan belanja negara Rp2.714,2 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.944,05 triliun, serta transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp769,6 triliun. “Defisit anggaran sekitar Rp868 triliun,” sebut Rohmiati.

Di tahun 2022, belanja pemerintah pusat kebijakan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pembangunan bidang kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, serta prioritas pembangunan untuk kendala pertumbuhan ekonomi, yakni bidang infrastruktur, teknologi informasi dan komunikasi serta ketahanan pangan dan pariwisata. “Sementara untuk kebijakan transfer ke daerah dan Dana Desa di tahun 2022 diarahkan untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas pelaksanaan guna mendukung kinerja daerah,” jelasnya.

Rohmiati berharap agar satker yang mendapatkan penghargaan bisa meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi dalam pelaksanaan anggaran pada tahun mendatang.

Setelah itu dilakukan penyerahan penghargaan oleh Kepala KPPN Pelaihari Rohmiati kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kintap, Polres Tanah Laut (Tala), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tala, Rumah Tahanan (Rutan) Pelaihari, dan Politeknik Negeri Tanah Laut.

Kepala Rutan Kelas 2B Pelaihari, Budi Suharto mengatakan anggaran DIPA yang diterima pihaknya akan disesuaikan dengan program. Nanti akan dibahas dengan para pejabat serta para staf di Rutan Pelaihari. “Yang jelas, kami berkomitmen lebih cepat lebih baik,” tegasnya.(sal/az/dye)

PELAIHARI – Pemasangan PIN Perkuat Budaya Antikorupsi secara simbolis dilakukan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari Rohmiati kepada Kepala MAN Insan Cendekia (MAN IC) Hilal Najmi dan Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Iriaty Khairul Ummah, serta perwakilan awak media di Aula Kantor KPPN Pelaihari, Kamis (9/12). Ini mengawali kegiatan Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2022 serta Penghargaan Satuan Kerja (Satker) Berkinerja Terbaik, serta Pengelola DAK Fisik dan Dana Desa Terbaik Tahun Anggaran 2021.

Rohmiati mengatakan APBN Tahun 2022 telah disahkan. Dokumen pelaksanaan anggaran (DIPA) juga telah diserahkan oleh Kementerian Keuangan RI untuk Kalsel pada 3 Desember. “Dengan disahkannya dokumen, ini merupakan awal dari siklus APBN yakni pelaksanaan anggaran,” sebutnya.

Pada APBN 2022, direncanakan pendapatan sebesar Rp1.846,1 triliun. Sedangkan belanja negara Rp2.714,2 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.944,05 triliun, serta transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp769,6 triliun. “Defisit anggaran sekitar Rp868 triliun,” sebut Rohmiati.

Di tahun 2022, belanja pemerintah pusat kebijakan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pembangunan bidang kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, serta prioritas pembangunan untuk kendala pertumbuhan ekonomi, yakni bidang infrastruktur, teknologi informasi dan komunikasi serta ketahanan pangan dan pariwisata. “Sementara untuk kebijakan transfer ke daerah dan Dana Desa di tahun 2022 diarahkan untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas pelaksanaan guna mendukung kinerja daerah,” jelasnya.

Rohmiati berharap agar satker yang mendapatkan penghargaan bisa meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi dalam pelaksanaan anggaran pada tahun mendatang.

Setelah itu dilakukan penyerahan penghargaan oleh Kepala KPPN Pelaihari Rohmiati kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kintap, Polres Tanah Laut (Tala), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tala, Rumah Tahanan (Rutan) Pelaihari, dan Politeknik Negeri Tanah Laut.

Kepala Rutan Kelas 2B Pelaihari, Budi Suharto mengatakan anggaran DIPA yang diterima pihaknya akan disesuaikan dengan program. Nanti akan dibahas dengan para pejabat serta para staf di Rutan Pelaihari. “Yang jelas, kami berkomitmen lebih cepat lebih baik,” tegasnya.(sal/az/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/