alexametrics
31.5 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Arutmin Batulicin Sambut Studi Banding Mahasiswa UT

BATULICIN – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin, Rabu (8/12) tadi berkunjung ke PT Arutmin Indonesia Batulicin.

Mereka melakukan kunjungan dalam rangka studi banding terkait pengelolaan area tambang yang ada di daerah Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu. Kunjungan ini diikuti oleh 29 mahasiswa Prodi PWK FST UT didampingi langsung dengan dosen FST UT Dr Ir Edi Rusdiyanto dan Ulul Hidayah.

Studi banding ini disambut baik oleh pimpinan PT Arutmin Indonesia Site Batulicin Iwan Sugiarto Kusnadi.

“Semoga setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa dapat melihat secara langsung hasil pengelolaan area pasca tambang yang dibina oleh PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin sebagai bentuk kepedulian dan perhatian yang intensif bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.

Kunjungan yang dilaksanakan selama satu hari ini sangat memberikan kesan bagi mahasiswa UT Prodi PWK. Seperti diungkapkan Ketua Kelas Prodi PWK Semester 5 UT Banjarmasin Bagas Hermawan, studi banding ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Harapan saya dalam studi banding mahasiswa hendaknya melihat semua aspek positif yang ada pada tempat tujuan studi banding ini. Pengetahuan yang diperoleh di lokasi studi banding tentunya diharapkan akan mampu menjadi informasi dan cerminan bagi mahasiswa PWK UT Banjarmasin,” ujarnya.

Kegiatan yang memerlukan jarak tempuh kurang lebih 6 jam perjalanan dari UT Banjarmasin Sultan Adam ini dimulai dari kantor PT Arutmin Indonesia Batulicin dengan serangkaian acara penyambutan dan penyampaian materi Induksi keselamatan, penyampaian materi terkait pengelolaan area pasca tambang yaitu reklamasi, dan reboisasi serta penanaman tanaman khas Kalimantan.

Dilanjutkan dengan mengunjungi Arboretum PT Arutmin Indonesia site Batulicin yang terdapat berbagai jenis tanaman khas Kalimantan dan sambil melihat keindahan Void Atasela yang memiliki luas 78 ha dengan kapasitas air 21 juta kubik. Di lokasi ini juga terdapat program PPM keramba apung ikan Nila dan Mas yang sudah berjalan dari tahun 2019. Kemudian kunjungan dilanjutkan menuju area pertambangan dan diperlihatkan kondisi real di lapangan. (mat)

 

BATULICIN – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin, Rabu (8/12) tadi berkunjung ke PT Arutmin Indonesia Batulicin.

Mereka melakukan kunjungan dalam rangka studi banding terkait pengelolaan area tambang yang ada di daerah Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu. Kunjungan ini diikuti oleh 29 mahasiswa Prodi PWK FST UT didampingi langsung dengan dosen FST UT Dr Ir Edi Rusdiyanto dan Ulul Hidayah.

Studi banding ini disambut baik oleh pimpinan PT Arutmin Indonesia Site Batulicin Iwan Sugiarto Kusnadi.

“Semoga setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa dapat melihat secara langsung hasil pengelolaan area pasca tambang yang dibina oleh PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin sebagai bentuk kepedulian dan perhatian yang intensif bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.

Kunjungan yang dilaksanakan selama satu hari ini sangat memberikan kesan bagi mahasiswa UT Prodi PWK. Seperti diungkapkan Ketua Kelas Prodi PWK Semester 5 UT Banjarmasin Bagas Hermawan, studi banding ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya. Harapan saya dalam studi banding mahasiswa hendaknya melihat semua aspek positif yang ada pada tempat tujuan studi banding ini. Pengetahuan yang diperoleh di lokasi studi banding tentunya diharapkan akan mampu menjadi informasi dan cerminan bagi mahasiswa PWK UT Banjarmasin,” ujarnya.

Kegiatan yang memerlukan jarak tempuh kurang lebih 6 jam perjalanan dari UT Banjarmasin Sultan Adam ini dimulai dari kantor PT Arutmin Indonesia Batulicin dengan serangkaian acara penyambutan dan penyampaian materi Induksi keselamatan, penyampaian materi terkait pengelolaan area pasca tambang yaitu reklamasi, dan reboisasi serta penanaman tanaman khas Kalimantan.

Dilanjutkan dengan mengunjungi Arboretum PT Arutmin Indonesia site Batulicin yang terdapat berbagai jenis tanaman khas Kalimantan dan sambil melihat keindahan Void Atasela yang memiliki luas 78 ha dengan kapasitas air 21 juta kubik. Di lokasi ini juga terdapat program PPM keramba apung ikan Nila dan Mas yang sudah berjalan dari tahun 2019. Kemudian kunjungan dilanjutkan menuju area pertambangan dan diperlihatkan kondisi real di lapangan. (mat)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/