alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Purnawirawan Ditemukan Tewas di Sungai Amandit

KANDANGAN – Warga Desa Amawang Kiri Muka, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), digegerkan dengan temuan sesosok jasad pria mengapung di sekitar bantaran Sungai Amandit, Kamis (2/12) sekitar pukul 09.00 Wita.

Jasad tersebut diketahui bernama Abdul Manap (68), warga Desa Awamang Kiri Muka. Purnawirawan TNI ini pertama kali ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia oleh dua warga yang sedang memancing ikan. Mereka melihat sesosok mayat mengapung di sungai.

Keduanya melaporkan temuan itu ke aparat Polsek Kandangan dan selanjutnya dilaksanakan pengamanan TKP oleh polisi dan tim Inafis Polres HSS.

Jasad Abdul Manap dievakuasi ke RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan untuk dilakukan visum.
Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Ipda Purwadi saat dikonfirmasi membenarkan ditemukannya seorang purnawirawan TNI dalam keadaan meninggal di sungai.

Berdasarkan keterangan dokter RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan, korban diduga sudah meninggal dunia beberapa jam setelah ditemukan mengapung.

“Dari hasil visum diperkirakan jenazah sudah meninggal sekitar tiga jam lebih dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh,” ujarnya.

Dari keterangan keluarga, Abdul Manap diketahui memiliki riwayat penyakit stroke ringan. “Sebelum ditemukan meninggal dunia, almarhum ingin melihat debit air sungai pasca banjir yang melanda Desa Amawang Kiri Muka dan sekitar,” tuturnya.(shn)

KANDANGAN – Warga Desa Amawang Kiri Muka, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), digegerkan dengan temuan sesosok jasad pria mengapung di sekitar bantaran Sungai Amandit, Kamis (2/12) sekitar pukul 09.00 Wita.

Jasad tersebut diketahui bernama Abdul Manap (68), warga Desa Awamang Kiri Muka. Purnawirawan TNI ini pertama kali ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia oleh dua warga yang sedang memancing ikan. Mereka melihat sesosok mayat mengapung di sungai.

Keduanya melaporkan temuan itu ke aparat Polsek Kandangan dan selanjutnya dilaksanakan pengamanan TKP oleh polisi dan tim Inafis Polres HSS.

Jasad Abdul Manap dievakuasi ke RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan untuk dilakukan visum.
Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Ipda Purwadi saat dikonfirmasi membenarkan ditemukannya seorang purnawirawan TNI dalam keadaan meninggal di sungai.

Berdasarkan keterangan dokter RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan, korban diduga sudah meninggal dunia beberapa jam setelah ditemukan mengapung.

“Dari hasil visum diperkirakan jenazah sudah meninggal sekitar tiga jam lebih dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh,” ujarnya.

Dari keterangan keluarga, Abdul Manap diketahui memiliki riwayat penyakit stroke ringan. “Sebelum ditemukan meninggal dunia, almarhum ingin melihat debit air sungai pasca banjir yang melanda Desa Amawang Kiri Muka dan sekitar,” tuturnya.(shn)

Most Read

Artikel Terbaru

/