alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

SAH..!! HSU Naik Status Tanggap Darurat Banjir

 

AMUNTAI – Usai melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor di Posko Siaga BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Siring Itik Kota Amuntai, Kamis (2/12) sore ini, sah status banjir di Kota Amuntai, dari status siaga menjadi tanggap darurat.

Rapat penentuan status bencana banjir di HSU ini, diikuti Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi, pihak perwakilan Polres HSU, Kodim HSU, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan unsur Forkopimda HSU.

“Ya setelah melihat ada delapan kecamatan yang terdampak banjir kiriman dari hulu Sungai Tabalong, Balangan dan Negara, maka dalam rapat koordinasi ini, diputuskan status dari siaga naik ke level tanggap darurat,” sampai Sugeng pada Radar Banjarmasin.

Jadi pihaknya, hanya menunggu tanda tangan SK Tanggap Darurat Banjir HSU, dari Plt Bupati HSU H Husairi Abdi. “Kemungkinan besok SK, sudah ditandatangani bapak Plt bupati,” jawabnya.

Dari data yang masuk ke pos BPBD, kemarin (1 Desember 2021,red), sudah ada 5.096 rumah warga yang terendam dengan 20.027 jiwa yang terdampak di sembilan kecamatan. (mar)

 

AMUNTAI – Usai melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor di Posko Siaga BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Siring Itik Kota Amuntai, Kamis (2/12) sore ini, sah status banjir di Kota Amuntai, dari status siaga menjadi tanggap darurat.

Rapat penentuan status bencana banjir di HSU ini, diikuti Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi, pihak perwakilan Polres HSU, Kodim HSU, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan unsur Forkopimda HSU.

“Ya setelah melihat ada delapan kecamatan yang terdampak banjir kiriman dari hulu Sungai Tabalong, Balangan dan Negara, maka dalam rapat koordinasi ini, diputuskan status dari siaga naik ke level tanggap darurat,” sampai Sugeng pada Radar Banjarmasin.

Jadi pihaknya, hanya menunggu tanda tangan SK Tanggap Darurat Banjir HSU, dari Plt Bupati HSU H Husairi Abdi. “Kemungkinan besok SK, sudah ditandatangani bapak Plt bupati,” jawabnya.

Dari data yang masuk ke pos BPBD, kemarin (1 Desember 2021,red), sudah ada 5.096 rumah warga yang terendam dengan 20.027 jiwa yang terdampak di sembilan kecamatan. (mar)

Most Read

Artikel Terbaru

/