alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Air Masih Meluber ke Jalan, Dewan Minta Pemko Lakukan Analisa

BANJARBARU – Beberapa waktu lalu, ruas jalan di A Yani km 33 sempat tergenang. Padahal, jalan di titik ini sudah ditinggikan yang tujuannya untuk mencegah air luapan menggenang.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Ronauli Saragi meminta Pemko melalui dinas terkait untuk menganalisa. Sebab, genangan ujarnya sangat merugikan pengguna jalan yang mayoritas warga Banjarbaru.

“Saat hujan deras genangan kembali terpantau. Padahal jalannya sudah ditinggikan, nah artinya kan ada yang belum optimal. Meski jalan ini wewenang balai jalan, tapi saya kira Pemko juga harus hadir,” katanya.

Legislator PDI Perjuangan ini menilai bahwa salah satu penyebabnya karena tidak optimalnya fungsi saluran drainase di kawasan sana. Sehingga, air tak tertampung dan malah meluber ke badan jalan.

“Perlu dicek bahkan dilakukan kajian terkait saluran drainase di sana. Karena antara jalan dan drainase ini saling berkaitan, meskipun jalannya ditinggikan tapi saluran drainasenya tak mendukung tentu tidak optimal menangkal luapannya,” katanya.

Terakhir, ia juga mendorong agar dinas teknis bisa mengecek saluran pembuangan air di kawasan sana. Karena hal ini katanya sangat penting untuk memastikan air tak menumpuk dan akhirnya menggenang.

“Nah saya lihat saluran pembuangannya belum ada atau malah tersumbat. Ini harus dipastikan dan dicek serta dicari solusinya, karena ruas jalan di sana langganan tergenang jika hujan deras turun,” tutupnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Beberapa waktu lalu, ruas jalan di A Yani km 33 sempat tergenang. Padahal, jalan di titik ini sudah ditinggikan yang tujuannya untuk mencegah air luapan menggenang.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Ronauli Saragi meminta Pemko melalui dinas terkait untuk menganalisa. Sebab, genangan ujarnya sangat merugikan pengguna jalan yang mayoritas warga Banjarbaru.

“Saat hujan deras genangan kembali terpantau. Padahal jalannya sudah ditinggikan, nah artinya kan ada yang belum optimal. Meski jalan ini wewenang balai jalan, tapi saya kira Pemko juga harus hadir,” katanya.

Legislator PDI Perjuangan ini menilai bahwa salah satu penyebabnya karena tidak optimalnya fungsi saluran drainase di kawasan sana. Sehingga, air tak tertampung dan malah meluber ke badan jalan.

“Perlu dicek bahkan dilakukan kajian terkait saluran drainase di sana. Karena antara jalan dan drainase ini saling berkaitan, meskipun jalannya ditinggikan tapi saluran drainasenya tak mendukung tentu tidak optimal menangkal luapannya,” katanya.

Terakhir, ia juga mendorong agar dinas teknis bisa mengecek saluran pembuangan air di kawasan sana. Karena hal ini katanya sangat penting untuk memastikan air tak menumpuk dan akhirnya menggenang.

“Nah saya lihat saluran pembuangannya belum ada atau malah tersumbat. Ini harus dipastikan dan dicek serta dicari solusinya, karena ruas jalan di sana langganan tergenang jika hujan deras turun,” tutupnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/