alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Pagi Ini, Kurnia Effendi di Palnam

BANJARMASIN – Sastrawan nasional Kurnia Effendi akan mengisi acara literasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel pagi ini. Dia akan berbicara tentang aspek penghiburan puisi saat pandemi.

Kedatangan Kurnia Effendi ke Kalsel atas undangan perpustakaan yang berada di kilometer enam Banjarmasin itu. Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie Hj Nunung mengatakan acara ini sebagai bagian dari usaha untuk terus menggelorakan literasi di Kalsel.

Nurliani berharap ada diskusi yang terpantik dalam acara yang digelar di Aula Dispersip Kalsel ini. “Itulah salah satu tugas kami di Perpus palnam ini, yaitu menfasilitasi diskusi dan dialektika literasi di Kalsel,” ujarnya.

Tak seperti acara-acara pada pandemi sebelumnya, acara kali ini bisa digelar offline karena pertimbangan angka kasus pandemi yang telah melandai di Banjarmasin. “Tapi kita tetap melakukan protokol kesehatan,” ujar Nurliani.

Baca Juga :  Dukung Vaksin Hingga Bacaan

Kurnia Effendi sendiri sejatinya telah dijadwalkan datang pada awal 2020 silam. Namun karena terhalang pembatasan mendadak saat pandemi, akhirnya kedatangannya ke Kalsel tertunda hampir dua tahun. “Saya ingin datang langsung, sekaligus silaturrahmi dengan sastrawan-sastrawan di sana,” ucap salah satu penerima penghargaan sastra dari Badan bahasa untuk bukunya, Anak Arloji (2013) itu.

Acara yang dimoderatori jurnalis dan esais Randu Alamsyah ini terbuka untuk umum. Pendaftar melakukan registrasi di link https://bit.ly/puisidanpandemi. (rls/by/ran)

BANJARMASIN – Sastrawan nasional Kurnia Effendi akan mengisi acara literasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel pagi ini. Dia akan berbicara tentang aspek penghiburan puisi saat pandemi.

Kedatangan Kurnia Effendi ke Kalsel atas undangan perpustakaan yang berada di kilometer enam Banjarmasin itu. Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie Hj Nunung mengatakan acara ini sebagai bagian dari usaha untuk terus menggelorakan literasi di Kalsel.

Nurliani berharap ada diskusi yang terpantik dalam acara yang digelar di Aula Dispersip Kalsel ini. “Itulah salah satu tugas kami di Perpus palnam ini, yaitu menfasilitasi diskusi dan dialektika literasi di Kalsel,” ujarnya.

Tak seperti acara-acara pada pandemi sebelumnya, acara kali ini bisa digelar offline karena pertimbangan angka kasus pandemi yang telah melandai di Banjarmasin. “Tapi kita tetap melakukan protokol kesehatan,” ujar Nurliani.

Baca Juga :  Bawa Vaksin Bersama Buku

Kurnia Effendi sendiri sejatinya telah dijadwalkan datang pada awal 2020 silam. Namun karena terhalang pembatasan mendadak saat pandemi, akhirnya kedatangannya ke Kalsel tertunda hampir dua tahun. “Saya ingin datang langsung, sekaligus silaturrahmi dengan sastrawan-sastrawan di sana,” ucap salah satu penerima penghargaan sastra dari Badan bahasa untuk bukunya, Anak Arloji (2013) itu.

Acara yang dimoderatori jurnalis dan esais Randu Alamsyah ini terbuka untuk umum. Pendaftar melakukan registrasi di link https://bit.ly/puisidanpandemi. (rls/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/