alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Banjarmasin dan Tapin Juara Kejurprov Futsal

BANJARMASIN – Tim futsal putra Banjarmasin akhirnya keluar sebagai juara Kejurprov Futsal 2021 yang digagas oleh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel.

Tim seribu sungai mengandaskan perlawanan tim Futsal Hulu Sungai Utara (HSU) melalui drama adu penalti, usai kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal pada laga final yang berlangsung di lapangan Borneo Futsal Banjarmasin, Minggu (28/11) malam.

Banjarmasin terlebih dahulu unggul pada menit 7 melalui sepakan Muhammad Zikra. Namun, HSU berhasil membalikkan kedudukan dalam kurun waktu dua menit melalui sepakan Imam Subekti menit 16, dan M Reza Fahlevi menit 17. Beruntung, Muhammad Furqon mampu menyeimbangkan skor untuk Banjarmasin pada menit 37, dan memaksa pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Empat dari lima penendang Banjarmasin sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara di kubu HSU, hanya tiga penendang yang berhasil menyarangkan bola ke gawang. Hasil ini membuat Banjarmasin berhak atas gelar juara Kejurprov Futsal 2021.

Pelatih tim futsal Putra Banjarmasin, Fikri Aprialdi bersyukur atas hasil ini. Bahkan mengapresiasi perjuangan dan mental juara anak asuhnya sehingga bisa mengejar ketinggalan, dan memaksa permainan berlanjut ke babak adu penalti. “Ini merupakan hasil kerja keras anak-anak dengan persiapan seadanya. Mental berbicara. Sempat ketinggalan, mereka berhasil membalikkan keadaan,” ungkapnya.

Di sektor putri, tim futsal Kabupaten Tapin berhasil mengunci gelar juara setelah mengalahkan Banjarmasin dengan  skor 6-4.

Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalsel, Anwar Hadimi mengapresiasi perjuangan para peserta. Menurutnya, peta kekuatan futsal di Banua sudah sangat merata. Terbukti, dengan keberhasilan tim putri Tapin yang berhasil mendobrak hegemoni Banjarmasin sebagai juara. “Kemajuan futsal di kabupaten/kota sudah sangat bagus. Kekuatan pun sudah merata,” ucapnya.

Hadimi mengatakan akan memantau beberapa pemain muda yang dianggap menonjol, untuk kemudian dikumpulkan dalam tim Pra-PON Kalsel. “Bibit-bibit muda cukup menonjol. Ke depan tetap akan kami pantau. Lalu kami akan bentuk tim Pra-PON,” pungkasnya.(bir/gr/dye)

BANJARMASIN – Tim futsal putra Banjarmasin akhirnya keluar sebagai juara Kejurprov Futsal 2021 yang digagas oleh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel.

Tim seribu sungai mengandaskan perlawanan tim Futsal Hulu Sungai Utara (HSU) melalui drama adu penalti, usai kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal pada laga final yang berlangsung di lapangan Borneo Futsal Banjarmasin, Minggu (28/11) malam.

Banjarmasin terlebih dahulu unggul pada menit 7 melalui sepakan Muhammad Zikra. Namun, HSU berhasil membalikkan kedudukan dalam kurun waktu dua menit melalui sepakan Imam Subekti menit 16, dan M Reza Fahlevi menit 17. Beruntung, Muhammad Furqon mampu menyeimbangkan skor untuk Banjarmasin pada menit 37, dan memaksa pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Empat dari lima penendang Banjarmasin sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara di kubu HSU, hanya tiga penendang yang berhasil menyarangkan bola ke gawang. Hasil ini membuat Banjarmasin berhak atas gelar juara Kejurprov Futsal 2021.

Pelatih tim futsal Putra Banjarmasin, Fikri Aprialdi bersyukur atas hasil ini. Bahkan mengapresiasi perjuangan dan mental juara anak asuhnya sehingga bisa mengejar ketinggalan, dan memaksa permainan berlanjut ke babak adu penalti. “Ini merupakan hasil kerja keras anak-anak dengan persiapan seadanya. Mental berbicara. Sempat ketinggalan, mereka berhasil membalikkan keadaan,” ungkapnya.

Di sektor putri, tim futsal Kabupaten Tapin berhasil mengunci gelar juara setelah mengalahkan Banjarmasin dengan  skor 6-4.

Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalsel, Anwar Hadimi mengapresiasi perjuangan para peserta. Menurutnya, peta kekuatan futsal di Banua sudah sangat merata. Terbukti, dengan keberhasilan tim putri Tapin yang berhasil mendobrak hegemoni Banjarmasin sebagai juara. “Kemajuan futsal di kabupaten/kota sudah sangat bagus. Kekuatan pun sudah merata,” ucapnya.

Hadimi mengatakan akan memantau beberapa pemain muda yang dianggap menonjol, untuk kemudian dikumpulkan dalam tim Pra-PON Kalsel. “Bibit-bibit muda cukup menonjol. Ke depan tetap akan kami pantau. Lalu kami akan bentuk tim Pra-PON,” pungkasnya.(bir/gr/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/