alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

PPKM Satu, Tetap Waspada

BATULICIN – Bertahan di PPKM level 1, Kabupaten Tanah Bumbu masih terus melakukan evaluasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan, walau sekarang sudah zona hijau.

Menurut Kadisdikbud Tanbu Eka Saprudin, PTM masih tetap sama seperti di PPKM level 2. “Kami masih terus melakukan evaluasi dan pembenahan di PTM sekarang. Kami tidak mau gegabah mengambil kebijakan,” katanya, baru-baru tadi.

Berada di PPKM level 1 ini, banyak pertimbangan sehingga masih tetap sekolah dengan sistem 50 persen masuk sekolah selama 4 jam belajar dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 Wita. “Sementara tidak ada yang berubah. Semuanya masih sama, jangan sampai karena salah mengambil langkah,” katanya.

Dia berharap, pandemi Covid-19 benar-benar bisa berakhir, sehingga pembelajaran kembali berjalan dengan normal. “Makanya kita pertahankan status ini. Dengan cara terus mematuhi prokes dengan maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, orang tua murid, Hidayat, berharap sekolah tatap muka bisa cepat dilaksanakan secara normal.

Karena selama ini, anak-anak yang sekolah masih selang seling. “Kami sebagai orang tua sangat mengharapkan agar bisa belajar normal seperti dulu lagi,” ujarnya. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Bertahan di PPKM level 1, Kabupaten Tanah Bumbu masih terus melakukan evaluasi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan, walau sekarang sudah zona hijau.

Menurut Kadisdikbud Tanbu Eka Saprudin, PTM masih tetap sama seperti di PPKM level 2. “Kami masih terus melakukan evaluasi dan pembenahan di PTM sekarang. Kami tidak mau gegabah mengambil kebijakan,” katanya, baru-baru tadi.

Berada di PPKM level 1 ini, banyak pertimbangan sehingga masih tetap sekolah dengan sistem 50 persen masuk sekolah selama 4 jam belajar dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 Wita. “Sementara tidak ada yang berubah. Semuanya masih sama, jangan sampai karena salah mengambil langkah,” katanya.

Dia berharap, pandemi Covid-19 benar-benar bisa berakhir, sehingga pembelajaran kembali berjalan dengan normal. “Makanya kita pertahankan status ini. Dengan cara terus mematuhi prokes dengan maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, orang tua murid, Hidayat, berharap sekolah tatap muka bisa cepat dilaksanakan secara normal.

Karena selama ini, anak-anak yang sekolah masih selang seling. “Kami sebagai orang tua sangat mengharapkan agar bisa belajar normal seperti dulu lagi,” ujarnya. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/