alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Ambisi Cetak Pelatih Futsal Berkualitas

BANJARMASIN – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel bekerja sama dengan Dispora Provinsi menggelar kursus pelatih futsal level I nasional. Kegiatan ini berlangsung di dua tempat yakni Hotel Palm dan Upik Indoor Futsal pada 24-28 November 2021. Kursus ini digelar sebagai upaya menambah kuantitas dan kualitas SDM futsal khususnya di bidang pelatih.

Ada 30 peserta dari Kalsel, Kalbar, Kaltim, Kalteng, dan Sulsel. Tiga instruktur nasional dihadirkan yakni Asisten Pelatih Timnas Futsal Panca Pauji, pelatih fisik Dedy Ahdiyat, dan pelatih kiper Yos Adi Wicaksono. “Kami berharap pelatih-pelatih futsal ini memiliki kemampuan yang setara dengan daerah-daerah lain. Bagaimanapun kalau tidak punya lisensi maka tidak bisa melatih,” kata Ketua AFP Kalsel, Anwar Hadimi.

Ia berharap para pelatih futsal Banua semakin memahami bagaimana cara melatih yang baik. “Supaya mampu melahirkan bibit-bibit pemain potensial di Kalsel,” tambahnya.

Denny Indra Permana antusias mengikuti kursus pelatihan ini. Pelatihan ini dapat menunjang karir kepelatihannya. Segala sesuatu juga telah disiapkannya. “Saya sudah menyiapkan mental sebagai modal utama berada di sini,” kata Denny.

Denny merupakan pemain sepak bola yang baru-baru ini memperkuat Peseban Banjarmasin di ajang Liga 3 Kalsel. Denny membeberkan alasannya memilih lisensi pelatih futsal, ketimbang melanjutkan karir menjadi pelatih sepak bola. “Alasan karena adanya kesempatan. Kebetulan kursus lisensi ini dilaksanakan di Banjarmasin. Ini untuk menunjang karir selain bermain di sepak bola, juga sekaligus bisa melatih di futsal,” pungkas Denny.(bir/gr/dye)

BANJARMASIN – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel bekerja sama dengan Dispora Provinsi menggelar kursus pelatih futsal level I nasional. Kegiatan ini berlangsung di dua tempat yakni Hotel Palm dan Upik Indoor Futsal pada 24-28 November 2021. Kursus ini digelar sebagai upaya menambah kuantitas dan kualitas SDM futsal khususnya di bidang pelatih.

Ada 30 peserta dari Kalsel, Kalbar, Kaltim, Kalteng, dan Sulsel. Tiga instruktur nasional dihadirkan yakni Asisten Pelatih Timnas Futsal Panca Pauji, pelatih fisik Dedy Ahdiyat, dan pelatih kiper Yos Adi Wicaksono. “Kami berharap pelatih-pelatih futsal ini memiliki kemampuan yang setara dengan daerah-daerah lain. Bagaimanapun kalau tidak punya lisensi maka tidak bisa melatih,” kata Ketua AFP Kalsel, Anwar Hadimi.

Ia berharap para pelatih futsal Banua semakin memahami bagaimana cara melatih yang baik. “Supaya mampu melahirkan bibit-bibit pemain potensial di Kalsel,” tambahnya.

Denny Indra Permana antusias mengikuti kursus pelatihan ini. Pelatihan ini dapat menunjang karir kepelatihannya. Segala sesuatu juga telah disiapkannya. “Saya sudah menyiapkan mental sebagai modal utama berada di sini,” kata Denny.

Denny merupakan pemain sepak bola yang baru-baru ini memperkuat Peseban Banjarmasin di ajang Liga 3 Kalsel. Denny membeberkan alasannya memilih lisensi pelatih futsal, ketimbang melanjutkan karir menjadi pelatih sepak bola. “Alasan karena adanya kesempatan. Kebetulan kursus lisensi ini dilaksanakan di Banjarmasin. Ini untuk menunjang karir selain bermain di sepak bola, juga sekaligus bisa melatih di futsal,” pungkas Denny.(bir/gr/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/