alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Siapa yang Jadi Sekda Kota Banjarmasin? Ibnu: Semua Sudah Tahu

BANJARMASIN – Pencarian sosok untuk mengisi kursi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin tampaknya berakhir.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sudah menerima persetujuan dari Menteri Dalam Negeri untuk melantik sosok terpilih. Begitu pula dengan restu dari Gubernur Kalsel juga sudah didapat.

“Secara fisik, suratnya belum kami terima. Tapi softcopy-nya sudah,” ungkap Ibnu, kemarin (22/11) di Balai Kota.
Dari ketiga kandidat, disinggung apakah Ibnu sudah menjatuhkan pilihan, ia mengangguk. Ditanya apakah yang dimaksud adalah Ikhsan Budiman, ia juga tak menampik.

“Wartawan sudah tahu siapa orangnya,” jawabnya seraya tersenyum.

Hasil lelang jabatan, muncul tiga nama calon. Yakni Iwan Fitriyadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarmasin.

Kemudian Taufik Rivani, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga sekaligus Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin. Terakhir adalah Ikhsan Budiman, staf ahli Bupati Tanah Bumbu.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil. Dia menyatakan siap bekerja dengan visi misi kami. Istrinya juga bersedia pindah ke Banjarmasin untuk memimpin Dharma Wanita,” tambahnya.

Kapan pelantikan bakal digelar, Ibnu berharap pada akhir bulan ini. “Yang terpenting, sekdako tak usah berpolitik,” tutupnya.

Ikhsan saat ini masih berada di Batulicin. Ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, ia tak ingin terburu-buru memberikan komentar. Alasannya, masih terlalu dini. “Tunggu pelantikan saja,” ujarnya.

Tapi ia membenarkan telah dipanggil untuk menghadapi wali kota. “Kalau tak keliru, sepekan yang lewat,” sebutnya.

Soal isi perbincangan, normatif saja. Bahwa ia harus beradaptasi cepat SKPD dan ASN pemko.

Disinggung apakah ia sudah mengetahui kabar pemilihan dirinya, Ikhsan menegaskan belum diberi tahu secara resmi.

Ia hanya mendengar rumor. “Saya tentu tak boleh mudah percaya diri karena sebuah rumor. Kita tunggu saja. Kan pemberitahuan resmi belum ada,” tutupnya.

Posisi nomor tiga di pemko itu lowong sejak awal tahun 2021. Ketika Hamli Kursani memasuki masa pensiun. Sejak itu, posisi sekda berganti-ganti diisi plh (pelaksana harian) dan plt (pelaksana tugas). (war/fud)

BANJARMASIN – Pencarian sosok untuk mengisi kursi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin tampaknya berakhir.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sudah menerima persetujuan dari Menteri Dalam Negeri untuk melantik sosok terpilih. Begitu pula dengan restu dari Gubernur Kalsel juga sudah didapat.

“Secara fisik, suratnya belum kami terima. Tapi softcopy-nya sudah,” ungkap Ibnu, kemarin (22/11) di Balai Kota.
Dari ketiga kandidat, disinggung apakah Ibnu sudah menjatuhkan pilihan, ia mengangguk. Ditanya apakah yang dimaksud adalah Ikhsan Budiman, ia juga tak menampik.

“Wartawan sudah tahu siapa orangnya,” jawabnya seraya tersenyum.

Hasil lelang jabatan, muncul tiga nama calon. Yakni Iwan Fitriyadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarmasin.

Kemudian Taufik Rivani, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga sekaligus Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin. Terakhir adalah Ikhsan Budiman, staf ahli Bupati Tanah Bumbu.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil. Dia menyatakan siap bekerja dengan visi misi kami. Istrinya juga bersedia pindah ke Banjarmasin untuk memimpin Dharma Wanita,” tambahnya.

Kapan pelantikan bakal digelar, Ibnu berharap pada akhir bulan ini. “Yang terpenting, sekdako tak usah berpolitik,” tutupnya.

Ikhsan saat ini masih berada di Batulicin. Ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, ia tak ingin terburu-buru memberikan komentar. Alasannya, masih terlalu dini. “Tunggu pelantikan saja,” ujarnya.

Tapi ia membenarkan telah dipanggil untuk menghadapi wali kota. “Kalau tak keliru, sepekan yang lewat,” sebutnya.

Soal isi perbincangan, normatif saja. Bahwa ia harus beradaptasi cepat SKPD dan ASN pemko.

Disinggung apakah ia sudah mengetahui kabar pemilihan dirinya, Ikhsan menegaskan belum diberi tahu secara resmi.

Ia hanya mendengar rumor. “Saya tentu tak boleh mudah percaya diri karena sebuah rumor. Kita tunggu saja. Kan pemberitahuan resmi belum ada,” tutupnya.

Posisi nomor tiga di pemko itu lowong sejak awal tahun 2021. Ketika Hamli Kursani memasuki masa pensiun. Sejak itu, posisi sekda berganti-ganti diisi plh (pelaksana harian) dan plt (pelaksana tugas). (war/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/