alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Sengketa Sawit Masih Penyelidikan

MARABAHAN – Penyelidikan sengketa sawit plasma antara warga, Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Utama, dan PT ABS terus dilakukan. Beberapa saksi sudah dilakukan pemeriksaan.

“Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi dari warga, termasuk Kepala Desa Kolam Kanan dan PT ABS,” ungkap Kasi Intel Kejari Batola M Hamidun Noor, Selasa (16/11).

Hamidun mengatakan, penyidikan yang dilakukan masih sesuai SOP yang berlaku. Dilakukan selama 30 hari kerja dan bisa diperpanjang. “Kami berusaha secepat mungkin kasus ini selesai. Tentunya dengan catatan tidak ada yang dirugikan. Yang salah akan kita katakan salah. Dan yang benar kita katakan benar,” tegasnya.

Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh penyelidik dari Pidsus. “Kami masih fokus dengan kasus ini. Tidak terganggu dengan dinamika yang ada,” ujarnya.

Pihaknya juga akan kembali memanggil saksi-saksi lain untuk dimintai keterangan. “Nanti masih banyak saksi yang akan kami panggil lagi. Nanti akan kami update ke rekan media. Tentunya setelah kami panggil dan mintai keterangan. Untuk sekarang tidak kami sebutkan siapa saja yang akan dipanggil, karena ada rahasia penyidikan yang tidak bisa dibeberkan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait sudah ada atau belum nama tersangka, dirinya masih enggan membeberkan. “Dengan proses yang masih berjalan ini, kami yakin masyarakat sampai sejauh ini masih mendukung kami,” ujarnya. (bar)

MARABAHAN – Penyelidikan sengketa sawit plasma antara warga, Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Utama, dan PT ABS terus dilakukan. Beberapa saksi sudah dilakukan pemeriksaan.

“Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi dari warga, termasuk Kepala Desa Kolam Kanan dan PT ABS,” ungkap Kasi Intel Kejari Batola M Hamidun Noor, Selasa (16/11).

Hamidun mengatakan, penyidikan yang dilakukan masih sesuai SOP yang berlaku. Dilakukan selama 30 hari kerja dan bisa diperpanjang. “Kami berusaha secepat mungkin kasus ini selesai. Tentunya dengan catatan tidak ada yang dirugikan. Yang salah akan kita katakan salah. Dan yang benar kita katakan benar,” tegasnya.

Saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh penyelidik dari Pidsus. “Kami masih fokus dengan kasus ini. Tidak terganggu dengan dinamika yang ada,” ujarnya.

Pihaknya juga akan kembali memanggil saksi-saksi lain untuk dimintai keterangan. “Nanti masih banyak saksi yang akan kami panggil lagi. Nanti akan kami update ke rekan media. Tentunya setelah kami panggil dan mintai keterangan. Untuk sekarang tidak kami sebutkan siapa saja yang akan dipanggil, karena ada rahasia penyidikan yang tidak bisa dibeberkan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait sudah ada atau belum nama tersangka, dirinya masih enggan membeberkan. “Dengan proses yang masih berjalan ini, kami yakin masyarakat sampai sejauh ini masih mendukung kami,” ujarnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/