alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Tanggul Jalan Jebol, Rumah Warga Tergenang

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sempat mengakibatkan debit air naik. Siring sungai atau tanggul jalan di Desa Lungau, RT 03, Kecamatan Kandangan jebol, Senin (15/11) siang. Kejadian ini mengakibatkan tiga unit rumah tergenang air setinggi pinggul orang dewasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS, Syamsudin mengatakan, penyebab tergenangnya tiga unit rumah warga Desa Lungau karena siring sungai atau tanggul jalan jebol. Diduga karena tidak bisa membendung derasnya arus air.

“Rumahnya tidak rusak, hanya terendam air akibat luapan sungai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (15/11) sore.
Tiga rumah yang tergenang ada empat kepala keluarga (KK), yaitu Nurlina (56), Hamsan (23), Hamlan (29) dan Supiani (31), kini sudah dievakuasi tim gabungan ke rumah keluarga terdekat.

“Sudah di evakuasi, sekarang mereka sudah berada di rumah keluarga,” katanya.

Sampai sore hari itu, kondisi air di bendungan Amandit di Kecamatan Padang Batung terpantau aman.
“Kalau tidak ada hujan lagi, diperkirakan malam sudah tidak tergenang lagi atau sudah surut,” tuturnya.

BPBD Kabupaten HSS mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lereng atau tebing atau bantaran sungai segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman, jika terjadi hujan satu jam berturut-turut dengan intensitas sedang sampai tinggi.

“Apalagi ketika objek pada jarak 30 meter tidak terlihat, harus segera evakuasi diri dan amankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman,” ucapnya. (shn)

KANDANGAN – Intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sempat mengakibatkan debit air naik. Siring sungai atau tanggul jalan di Desa Lungau, RT 03, Kecamatan Kandangan jebol, Senin (15/11) siang. Kejadian ini mengakibatkan tiga unit rumah tergenang air setinggi pinggul orang dewasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS, Syamsudin mengatakan, penyebab tergenangnya tiga unit rumah warga Desa Lungau karena siring sungai atau tanggul jalan jebol. Diduga karena tidak bisa membendung derasnya arus air.

“Rumahnya tidak rusak, hanya terendam air akibat luapan sungai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (15/11) sore.
Tiga rumah yang tergenang ada empat kepala keluarga (KK), yaitu Nurlina (56), Hamsan (23), Hamlan (29) dan Supiani (31), kini sudah dievakuasi tim gabungan ke rumah keluarga terdekat.

“Sudah di evakuasi, sekarang mereka sudah berada di rumah keluarga,” katanya.

Sampai sore hari itu, kondisi air di bendungan Amandit di Kecamatan Padang Batung terpantau aman.
“Kalau tidak ada hujan lagi, diperkirakan malam sudah tidak tergenang lagi atau sudah surut,” tuturnya.

BPBD Kabupaten HSS mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di lereng atau tebing atau bantaran sungai segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman, jika terjadi hujan satu jam berturut-turut dengan intensitas sedang sampai tinggi.

“Apalagi ketika objek pada jarak 30 meter tidak terlihat, harus segera evakuasi diri dan amankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman,” ucapnya. (shn)

Most Read

Artikel Terbaru

/