alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Koordinasi Manbun Sediakan Data Perkebunan

PELAIHARI – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala mengumpulkan mantri perkebunan (manbun) sebagai petugas pengolah data statistik perkebunan, dan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Tala di Rumah Makan Bon Sawit Pelaihari, Senin (15/11). Pertemuan ini demi mengetahui data per semester luas dan produksi perkebunan di Tanah Laut (Tala),

Kepala Seksi Produksi Perkebunan pada Distanhorbun Tala, Muhammad Rauzi berharap dengan kegiatan ini bisa memunculkan semangat dan motivasi dari para manbun. “Terutama dalam menyiapkan data produksi dan perkembangan harga perkebunan, serta mendukung kegiatan Surat Tanda Daftar Budi Daya (STDB) dan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ucapnya.

Kepala Bidang Perkebunan pada Distanhorbun Tala, Edi Haryadi menerangkan dalam penyediaan data perkebunan perlu adanya koordinasi antara petugas desa dengan petugas kecamatan. Supaya menghasilkan data yang lebih akurat. “Semoga ke depannya antara penyuluh masing-masing desa dengan petugas pengolah data perkebunan secara teratur per semester dapat menyampaikan data luas areal maupun produksi per masing-masing kecamatan ataupun desanya,” harap Edi.

Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Tala saat ini sudah mencapai 109 hektare. Bahkan sudah dalam tahap rekomendasi teknis setelah melewati beberapa tahapan. Edi berharap pada bulan Desember tahun ini kegiatan PSR sudah dapat dimulai.

Perlu diketahui, program PSR merupakan upaya pemerintah untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit rakyat dengan melakukan penggantian tanaman tua atau tidak produktif dengan tanaman baru sesuai dengan prinsip-prinsip GAP (Good Agricultural Practices). Dengan diterapkan STDB maka diyakini perkebunan di Kabupaten Tala akan lebih maju dan modern. Hasil pertanian dan perkebunannya pun diharapkan bisa menopang ekonomi rakyat.(diskominfo/sal/by/dye)

PELAIHARI – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala mengumpulkan mantri perkebunan (manbun) sebagai petugas pengolah data statistik perkebunan, dan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Tala di Rumah Makan Bon Sawit Pelaihari, Senin (15/11). Pertemuan ini demi mengetahui data per semester luas dan produksi perkebunan di Tanah Laut (Tala),

Kepala Seksi Produksi Perkebunan pada Distanhorbun Tala, Muhammad Rauzi berharap dengan kegiatan ini bisa memunculkan semangat dan motivasi dari para manbun. “Terutama dalam menyiapkan data produksi dan perkembangan harga perkebunan, serta mendukung kegiatan Surat Tanda Daftar Budi Daya (STDB) dan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ucapnya.

Kepala Bidang Perkebunan pada Distanhorbun Tala, Edi Haryadi menerangkan dalam penyediaan data perkebunan perlu adanya koordinasi antara petugas desa dengan petugas kecamatan. Supaya menghasilkan data yang lebih akurat. “Semoga ke depannya antara penyuluh masing-masing desa dengan petugas pengolah data perkebunan secara teratur per semester dapat menyampaikan data luas areal maupun produksi per masing-masing kecamatan ataupun desanya,” harap Edi.

Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Tala saat ini sudah mencapai 109 hektare. Bahkan sudah dalam tahap rekomendasi teknis setelah melewati beberapa tahapan. Edi berharap pada bulan Desember tahun ini kegiatan PSR sudah dapat dimulai.

Perlu diketahui, program PSR merupakan upaya pemerintah untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit rakyat dengan melakukan penggantian tanaman tua atau tidak produktif dengan tanaman baru sesuai dengan prinsip-prinsip GAP (Good Agricultural Practices). Dengan diterapkan STDB maka diyakini perkebunan di Kabupaten Tala akan lebih maju dan modern. Hasil pertanian dan perkebunannya pun diharapkan bisa menopang ekonomi rakyat.(diskominfo/sal/by/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/