alexametrics
34.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Rencanakan Festival Silat Budaya Internasional

BANJARMASIN – Ketua Silat Budaya Kalimantan Selatan (SBKS), Supian HK bertekad mempopulerkan silat budaya khas Banjar yakni kuntau ke level nasional dan internasional. Supian berencana untuk menggelar agenda Festival Silat Budaya tingkat nasional dan internasional di Kalsel.

Sejumlah stakeholder bidang keolahragaan, terutama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel akan digandengnya demi menggelar agenda besar tersebut. “Kuntau merupakan bela diri asli dari Kalsel. Sejumlah wilayah di Indonesia juga memiliki pencak silat budaya khas daerah masing-masing. Nah, silat budaya ini perlu diperkenalkan dan dipopulerkan, supaya semakin masyhur di seluruh dunia,” ungkapnya.

Supian menuturkan Kalsel juga banyak memiliki perguruan kuntau. “Bisa dilihat dari agenda Festival Kuntau se-Kalsel 2021 yang digelar di Kiram Park, Jumat (12/11) lalu. Ada 200 pesilat kuntau dari 20 perguruan se-Kalsel. Tiap pesilat kuntau memiliki ciri khas gerakan masing-masing, berbeda satu dengan yang lain. Kalau digelar dengan event yang lebih besar, tentu akan semakin seru,” sebutnya.

Jika tak ada aral melintang, tahun 2022 akan jadi proyeksi pelaksanaan Festival Kuntau Nasional dan Internasional. “Mudah-mudahan, rencana ini bisa mendapatkan dukungan dari Pemprov Kalsel dan stakeholder terkait. Supaya kuntau bisa naik kelas dan naik level,” sambungnya.

Kadispora Kalsel, Hermansyah menuturkan olahraga kuntau perlu dilestarikan. “Selain sebagai salah satu warisan budaya, kuntau juga merupakan olahraga bela diri yang sangat menarik untuk dipertandingkan. Kami sepakat, festival kuntau seperti ini layak diagendakan dalam event yang lebih besar. Kalau bisa skala nasional atau internasional,” ujar Herman.

Festival Kuntau se-Kalsel merupakan agenda rutin tahunan Dispora Kalsel. “Tujuannya tentu saja untuk memperkenalkan dan melestarikan kuntau kepada masyarakat Kalsel, terutama generasi muda. Bahkan menjadikan kuntau sebagai wadah mengukir prestasi olahraga bela diri,” tuntasnya.(oza/at/dye)

BANJARMASIN – Ketua Silat Budaya Kalimantan Selatan (SBKS), Supian HK bertekad mempopulerkan silat budaya khas Banjar yakni kuntau ke level nasional dan internasional. Supian berencana untuk menggelar agenda Festival Silat Budaya tingkat nasional dan internasional di Kalsel.

Sejumlah stakeholder bidang keolahragaan, terutama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel akan digandengnya demi menggelar agenda besar tersebut. “Kuntau merupakan bela diri asli dari Kalsel. Sejumlah wilayah di Indonesia juga memiliki pencak silat budaya khas daerah masing-masing. Nah, silat budaya ini perlu diperkenalkan dan dipopulerkan, supaya semakin masyhur di seluruh dunia,” ungkapnya.

Supian menuturkan Kalsel juga banyak memiliki perguruan kuntau. “Bisa dilihat dari agenda Festival Kuntau se-Kalsel 2021 yang digelar di Kiram Park, Jumat (12/11) lalu. Ada 200 pesilat kuntau dari 20 perguruan se-Kalsel. Tiap pesilat kuntau memiliki ciri khas gerakan masing-masing, berbeda satu dengan yang lain. Kalau digelar dengan event yang lebih besar, tentu akan semakin seru,” sebutnya.

Jika tak ada aral melintang, tahun 2022 akan jadi proyeksi pelaksanaan Festival Kuntau Nasional dan Internasional. “Mudah-mudahan, rencana ini bisa mendapatkan dukungan dari Pemprov Kalsel dan stakeholder terkait. Supaya kuntau bisa naik kelas dan naik level,” sambungnya.

Kadispora Kalsel, Hermansyah menuturkan olahraga kuntau perlu dilestarikan. “Selain sebagai salah satu warisan budaya, kuntau juga merupakan olahraga bela diri yang sangat menarik untuk dipertandingkan. Kami sepakat, festival kuntau seperti ini layak diagendakan dalam event yang lebih besar. Kalau bisa skala nasional atau internasional,” ujar Herman.

Festival Kuntau se-Kalsel merupakan agenda rutin tahunan Dispora Kalsel. “Tujuannya tentu saja untuk memperkenalkan dan melestarikan kuntau kepada masyarakat Kalsel, terutama generasi muda. Bahkan menjadikan kuntau sebagai wadah mengukir prestasi olahraga bela diri,” tuntasnya.(oza/at/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/