alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Becek dan Licin, Pemko Banjarbaru Tak Bisa Pastikan Kapan Proyek Jalan Liang Anggang ini Rampung

BANJARBARU – Ruas jalan A Yani jurusan Pelaihari yang berada di wilayah Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru dikeluhkan. Pasalnya, kondisi jalan rusak parah terlebih ketika diguyur hujan deras.

Titik jalan yang dikeluhkan berlokasi di kawasan Pengayuan Landasan Ulin Selatan atau tepatnya berbatasan antara wilayah Banjarbaru-Tanah Laut. Kondisi jalan berlumpur dan becek.

Buruknya kondisi jalan membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati. Untuk roda empat mungkin masih bisa, namun bagi roda dua nyaris mustahil melintas dikarenakan licinnya bagian permukaan jalan hingga di beberapa titik terendap lumpur.

Beberapa pengendara sendiri mengeluh atas kondisi ini. Faridah misalnya, warga yang bekerja di wilayah Kecamatan Landasan Ulin ini terpaksa harus memutar lewat jalur alternatif karena ruas jalan jurusan Pelaihari ini mengkhawatirkan.

“Rumah saya di Bati-Bati, terpaksa memutar karena pernah mencoba hampir jatuh. Tidak berani lagi, apalagi akhir-akhir ini sering hujan,” katanya.

Selain Faridah, nasib yang sama juga dialami pengendara roda dua lainnya, Putra. Warga Banjarbaru ini memang tak setiap hari melintas, namun baginya pengalamannya melewati ruas jalan tersebut benar-benar memacu adrenaline.

“Wah kalau tidak ekstra hati-hati bisa tergelincir. Sepatu saya saja sampai tercebur ke lumpur buat menjaga keseimbangan. Infonya sih pengerjaan proyek jalan, tapi sangat disayangkan sih sampai hancur begini,” kata pekerja swasta ini.

Terkait kondisi ruas jalan ini, pihak Pemko Banjarbaru perbaikan jalan tersebut wewenang dari Balai Jalan Nasional. “Karena Jalan A Yani termasuk yang jurusan Pelaihari ini milik jalan nasional,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana.

Menurut Adi, jalan tersebut sedang dalam status pengerjaan peningkatan jalan di titik-titik yang kerap terdampak banjir. “Sampai kapan pelaksanaannya kita tidak dapat informasinya,” katanya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Ruas jalan A Yani jurusan Pelaihari yang berada di wilayah Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru dikeluhkan. Pasalnya, kondisi jalan rusak parah terlebih ketika diguyur hujan deras.

Titik jalan yang dikeluhkan berlokasi di kawasan Pengayuan Landasan Ulin Selatan atau tepatnya berbatasan antara wilayah Banjarbaru-Tanah Laut. Kondisi jalan berlumpur dan becek.

Buruknya kondisi jalan membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati. Untuk roda empat mungkin masih bisa, namun bagi roda dua nyaris mustahil melintas dikarenakan licinnya bagian permukaan jalan hingga di beberapa titik terendap lumpur.

Beberapa pengendara sendiri mengeluh atas kondisi ini. Faridah misalnya, warga yang bekerja di wilayah Kecamatan Landasan Ulin ini terpaksa harus memutar lewat jalur alternatif karena ruas jalan jurusan Pelaihari ini mengkhawatirkan.

“Rumah saya di Bati-Bati, terpaksa memutar karena pernah mencoba hampir jatuh. Tidak berani lagi, apalagi akhir-akhir ini sering hujan,” katanya.

Selain Faridah, nasib yang sama juga dialami pengendara roda dua lainnya, Putra. Warga Banjarbaru ini memang tak setiap hari melintas, namun baginya pengalamannya melewati ruas jalan tersebut benar-benar memacu adrenaline.

“Wah kalau tidak ekstra hati-hati bisa tergelincir. Sepatu saya saja sampai tercebur ke lumpur buat menjaga keseimbangan. Infonya sih pengerjaan proyek jalan, tapi sangat disayangkan sih sampai hancur begini,” kata pekerja swasta ini.

Terkait kondisi ruas jalan ini, pihak Pemko Banjarbaru perbaikan jalan tersebut wewenang dari Balai Jalan Nasional. “Karena Jalan A Yani termasuk yang jurusan Pelaihari ini milik jalan nasional,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana.

Menurut Adi, jalan tersebut sedang dalam status pengerjaan peningkatan jalan di titik-titik yang kerap terdampak banjir. “Sampai kapan pelaksanaannya kita tidak dapat informasinya,” katanya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/