alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Debut Manis Daus di Para Shooting

JAYAPURA-Ketua National Paralympic Commiittee (NPC) Kalsel, H Ahmad Firdaus rupanya tak sekadar memantau aksi paralimpian Kalsel di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua. Pria yang akrab disapa Daus ini rupanya juga ikut bertanding dan berjuang menyabet medali buat Kalsel. Bukan main-main, Daus ikut berkompetisi di cabang olahraga (cabor) para shooting atau menembak. Spesialisasi Daus pada nomor pertandingan air rifle man 10 meter SH-2.

Peparnas Papua jadi ajang pembuktian debut Daus pada pertandingan akurasi tersebut. Tak sia-sia, Daus sukses masuk podium kedua, sekaligus meraih medali perak. “Alhamdulillah, berkat persiapan dan latihan yang matang, saya bisa dapat medali perak,” ujar Daus usai bertanding di Arena Menembak Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (12/11).

Daus menceritakan perjuangannya meraih medali perak di cabor menembak cukup berat. “Para shooter dari provinsi lain memiliki akurasi tinggi. Terutama, para shooter asal Papua, yakni Tawin yang jadi juara pertama. Bidikannya selalu tepat mengenai target, saya kalah poin,” sebutnya.

Tak hanya itu, Daus menceritakan kesuksesannya meraih medali perak lantaran dukungan langsung dari sang istri Warmia. “Kebetulan Warmia juga paralimpian Kalsel cabor atletik. Istri sudah tuntas bertanding, dan jadi supporter utama saya di lapangan tembak,” sambungnya.

Di sisi lain, Daus mengakui telah menuntaskan rasa kangennya turun langsung ke arena pertandingan dengan menjadi paralimpian. Untuk diketahui, Daus sebelumnya merupakan paralimpian cabor renang yang sukses meraih medali emas di Peparnas Riau 2012 silam. “Mudah-mudahan, ke depan saya bisa meningkatkan prestasi untuk mengharumkan nama Kalsel,” tandasnya.(oza)

 

JAYAPURA-Ketua National Paralympic Commiittee (NPC) Kalsel, H Ahmad Firdaus rupanya tak sekadar memantau aksi paralimpian Kalsel di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua. Pria yang akrab disapa Daus ini rupanya juga ikut bertanding dan berjuang menyabet medali buat Kalsel. Bukan main-main, Daus ikut berkompetisi di cabang olahraga (cabor) para shooting atau menembak. Spesialisasi Daus pada nomor pertandingan air rifle man 10 meter SH-2.

Peparnas Papua jadi ajang pembuktian debut Daus pada pertandingan akurasi tersebut. Tak sia-sia, Daus sukses masuk podium kedua, sekaligus meraih medali perak. “Alhamdulillah, berkat persiapan dan latihan yang matang, saya bisa dapat medali perak,” ujar Daus usai bertanding di Arena Menembak Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (12/11).

Daus menceritakan perjuangannya meraih medali perak di cabor menembak cukup berat. “Para shooter dari provinsi lain memiliki akurasi tinggi. Terutama, para shooter asal Papua, yakni Tawin yang jadi juara pertama. Bidikannya selalu tepat mengenai target, saya kalah poin,” sebutnya.

Tak hanya itu, Daus menceritakan kesuksesannya meraih medali perak lantaran dukungan langsung dari sang istri Warmia. “Kebetulan Warmia juga paralimpian Kalsel cabor atletik. Istri sudah tuntas bertanding, dan jadi supporter utama saya di lapangan tembak,” sambungnya.

Di sisi lain, Daus mengakui telah menuntaskan rasa kangennya turun langsung ke arena pertandingan dengan menjadi paralimpian. Untuk diketahui, Daus sebelumnya merupakan paralimpian cabor renang yang sukses meraih medali emas di Peparnas Riau 2012 silam. “Mudah-mudahan, ke depan saya bisa meningkatkan prestasi untuk mengharumkan nama Kalsel,” tandasnya.(oza)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/