alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Bupati Tala Terima Penghargaan KDI 2021

JAKARTA – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) kategori ekonomi. Ia menerima penghargaan tersebut secara langsung pada Malam Penganugerahan Kepala Daerah Inovatif tahun 2021 Inovasi Daerah Menjawab Tantangan Hidup Bersama Pandemi di MNC Conference Hall, iNews Tower Jakarta, Jumat (5/11).

Sukamta berhasil mendapat penghargaan tersebut karena dinilai mampu mempertahankan perekonomian daerah dan mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bertahan di tengah pandemi Covid-19 melalui inovasi Aplikasi E-Marketplace Sistem Order Semua Instansi Lingkup Tanah Laut (SosiaLita). Ia mengaku bangga karena inovasi yang telah diciptakan mendapat apresiasi dan penghargaan dari MNC Portal Indonesia. “SosiaLita ini membantu UMKM kita di tengah pandemi. Mereka benar-benar terpukul. Namun marketplace ini menjadi solusi, sehingga UMKM kita tetap bangkit, berkembang, dan bertransaksi sehingga bisa bertahan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Tala itu mengungkapkan jika bercermin pada krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1998 lalu, UMKM lah usaha yang masih bisa bertahan. “Dengan pandemi ini yang dipukul adalah UMKM. Jadi, saya mengutamakan agar UMKM terus hidup sehingga ada inovasi marketplace ini,” ungkapnya.

Ke depan, bupati mengharapkan SosiaLita dapat menjadi rumah bagi UMKM di Bumi Tuntung Pandang untuk bisa menyerap belanja pemerintah daerah. “Inilah pasar besar. Inilah rumah UMKM Tala untuk tumbuh dan berkembang. Supaya pada saatnya nanti, di Tala akan muncul UMKM yang besar. Bukan UMKM lagi, melainkan usaha-usaha besar,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa marketplace SosiaLita akan diintegrasikan dengan e-Makretplace Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). “Dengan adanya integrasi dengan LKPP, insya Allah belanja instansi pemerintah daerah terutama pemerintah desa tidak lagi di bawah Rp 50 juta tetapi sampai dengan Rp200 juta. Inilah cara kami membesarkan UMKM di Tala yang punya tenaga kerja cukup besar, dan menjadi penopang utama ekonomi di daerah,” tambahnya.

Sukamta menegaskan bahwa pihaknya terus semangat melakukan inovasi demi inovasi dengan adanya penghargaan tersebut. Baik inovasi pada bidang tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pandemi Covid-19 mendorong pemerintah agar segera terus melakukan inovasi yang sifatnya mengarah pada dunia digital.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan acara ini dilaksanakan MNC Portal Indonesia sebagai apresiasi kepada kepala daerah yang memiliki inovasi tinggi dan memberikan inspirasi kepada daerah lain untuk memberikan kontribusi yang besar kepada masyarakat dipimpinnya. “Jika daerah-daerah maju luar biasa, maka Indonesia juga akan maju dengan luar biasa,” ujar Hary yang membuka Malam Puncak Penganugerahan KDI 2021.

Ini merupakan ajang Kepala Daerah Inovatif ke-8. Sejak 2014, telah menganugerahi sekitar 120 pemimpin daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Selamat kepada para pemimpin daerah penerima award ini. Pada saat pandemi masih bisa memajukan ekonomi daerah, karena masih banyak masyarakat terdampak,” tutur Hary.(prokopim/sal/az/dye)

JAKARTA – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) kategori ekonomi. Ia menerima penghargaan tersebut secara langsung pada Malam Penganugerahan Kepala Daerah Inovatif tahun 2021 Inovasi Daerah Menjawab Tantangan Hidup Bersama Pandemi di MNC Conference Hall, iNews Tower Jakarta, Jumat (5/11).

Sukamta berhasil mendapat penghargaan tersebut karena dinilai mampu mempertahankan perekonomian daerah dan mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bertahan di tengah pandemi Covid-19 melalui inovasi Aplikasi E-Marketplace Sistem Order Semua Instansi Lingkup Tanah Laut (SosiaLita). Ia mengaku bangga karena inovasi yang telah diciptakan mendapat apresiasi dan penghargaan dari MNC Portal Indonesia. “SosiaLita ini membantu UMKM kita di tengah pandemi. Mereka benar-benar terpukul. Namun marketplace ini menjadi solusi, sehingga UMKM kita tetap bangkit, berkembang, dan bertransaksi sehingga bisa bertahan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Tala itu mengungkapkan jika bercermin pada krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1998 lalu, UMKM lah usaha yang masih bisa bertahan. “Dengan pandemi ini yang dipukul adalah UMKM. Jadi, saya mengutamakan agar UMKM terus hidup sehingga ada inovasi marketplace ini,” ungkapnya.

Ke depan, bupati mengharapkan SosiaLita dapat menjadi rumah bagi UMKM di Bumi Tuntung Pandang untuk bisa menyerap belanja pemerintah daerah. “Inilah pasar besar. Inilah rumah UMKM Tala untuk tumbuh dan berkembang. Supaya pada saatnya nanti, di Tala akan muncul UMKM yang besar. Bukan UMKM lagi, melainkan usaha-usaha besar,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa marketplace SosiaLita akan diintegrasikan dengan e-Makretplace Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). “Dengan adanya integrasi dengan LKPP, insya Allah belanja instansi pemerintah daerah terutama pemerintah desa tidak lagi di bawah Rp 50 juta tetapi sampai dengan Rp200 juta. Inilah cara kami membesarkan UMKM di Tala yang punya tenaga kerja cukup besar, dan menjadi penopang utama ekonomi di daerah,” tambahnya.

Sukamta menegaskan bahwa pihaknya terus semangat melakukan inovasi demi inovasi dengan adanya penghargaan tersebut. Baik inovasi pada bidang tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pandemi Covid-19 mendorong pemerintah agar segera terus melakukan inovasi yang sifatnya mengarah pada dunia digital.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan acara ini dilaksanakan MNC Portal Indonesia sebagai apresiasi kepada kepala daerah yang memiliki inovasi tinggi dan memberikan inspirasi kepada daerah lain untuk memberikan kontribusi yang besar kepada masyarakat dipimpinnya. “Jika daerah-daerah maju luar biasa, maka Indonesia juga akan maju dengan luar biasa,” ujar Hary yang membuka Malam Puncak Penganugerahan KDI 2021.

Ini merupakan ajang Kepala Daerah Inovatif ke-8. Sejak 2014, telah menganugerahi sekitar 120 pemimpin daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Selamat kepada para pemimpin daerah penerima award ini. Pada saat pandemi masih bisa memajukan ekonomi daerah, karena masih banyak masyarakat terdampak,” tutur Hary.(prokopim/sal/az/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/