alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Sosialisasi Sasaran Kinerja

BATULICIN – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sosialisasi penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Sosialisasi ini diikuti ratusan ASN. Kegiatan dibuka Bupati Tanbu diwakili Asisten Administrasi Umum Andi Aminuddin, Kamis (28/10) di Mahligai Bersujud.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka PNS diwajibkan untuk menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai dasar penilaian prestasi kerja pegawai.” ujarnya.

Penilaian kinerja, menurut dia, merupakan suatu proses rangkaian dalam sistem manajemen kinerja PNS. Hal demikian berawal dari penyusunan perencanaan kinerja yang merupakan proses penyusunan SKP.

Sedangkan sasaran SKP itu sendiri adalah rencana dan target kinerja yang harus dicapai oleh seorang PNS dalam kurun waktu 1 tahun, dan bersifat nyata hingga dapat diukur serta disepakati pegawai dan atasannya.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh peserta, ikuti kegiatan ini dengan serius, agar memperoleh penjelasan yang utuh dan komprehenship,” ucapnya.

Kemudian, efek positifnya proses penyusunan SKP tahun 2022 dan penilainnya, dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Pada gilirannya kita dapat membentuk ASN Tanbu yang profesional, kompeten dan kompetitif sabagai bagian dari reformasi birokrasi,” tegasnya. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sosialisasi penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Sosialisasi ini diikuti ratusan ASN. Kegiatan dibuka Bupati Tanbu diwakili Asisten Administrasi Umum Andi Aminuddin, Kamis (28/10) di Mahligai Bersujud.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka PNS diwajibkan untuk menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai dasar penilaian prestasi kerja pegawai.” ujarnya.

Penilaian kinerja, menurut dia, merupakan suatu proses rangkaian dalam sistem manajemen kinerja PNS. Hal demikian berawal dari penyusunan perencanaan kinerja yang merupakan proses penyusunan SKP.

Sedangkan sasaran SKP itu sendiri adalah rencana dan target kinerja yang harus dicapai oleh seorang PNS dalam kurun waktu 1 tahun, dan bersifat nyata hingga dapat diukur serta disepakati pegawai dan atasannya.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh peserta, ikuti kegiatan ini dengan serius, agar memperoleh penjelasan yang utuh dan komprehenship,” ucapnya.

Kemudian, efek positifnya proses penyusunan SKP tahun 2022 dan penilainnya, dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Pada gilirannya kita dapat membentuk ASN Tanbu yang profesional, kompeten dan kompetitif sabagai bagian dari reformasi birokrasi,” tegasnya. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/