alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Menahan Dingin dan Hujan Demi Presiden

BANJARMASIN – Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat melintasi Jalan Pangeran Samudera.

Sejak siang (21/10), warga tampak antusias menunggu di tepi jalan. Meski hanya melihat dari kejauhan, mereka sudah tampak puas.

Untungnya, bukan hanya lambaian tangan yang diperoleh warga. Ratusan bingkisan bantuan dibagikan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dengan sabar warga mengantre. Antrean yang terdiri atas buruh pasar, sopir angkot hingga penarik becak.

Salah satunya Syamsiah. Warga Jalan Kelayan A yang sehari-hari bekerja di Pasar Sudimampir itu bahkan rela mengantre meskipun hujan mengguyur.

Semua demi bantuan dari bapak presiden. “Lumayan, bisa dipergunakan untuk keperluan keluarga di rumah,” ujarnya.

Senada dengan Adi, penarik becak di kawasan Sudimampir yang tampak semringah kebagian bingkisan. “Maklum, penghasilan harian tak menentu begini,” ujarnya.

Sementara di bagian kota lainnya, seperti di Jalan Hasan Basri, baik saat datang atau pulang dari Jembatan Sungai Alalak, Jokowi sempat melemparkan beberapa lembar kaus. Kaus hitam yang dicetak dengan siluet wajah presiden. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Menuju Jembatan Sungai Alalak, Presiden Joko Widodo sempat melintasi Jalan Pangeran Samudera.

Sejak siang (21/10), warga tampak antusias menunggu di tepi jalan. Meski hanya melihat dari kejauhan, mereka sudah tampak puas.

Untungnya, bukan hanya lambaian tangan yang diperoleh warga. Ratusan bingkisan bantuan dibagikan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dengan sabar warga mengantre. Antrean yang terdiri atas buruh pasar, sopir angkot hingga penarik becak.

Salah satunya Syamsiah. Warga Jalan Kelayan A yang sehari-hari bekerja di Pasar Sudimampir itu bahkan rela mengantre meskipun hujan mengguyur.

Semua demi bantuan dari bapak presiden. “Lumayan, bisa dipergunakan untuk keperluan keluarga di rumah,” ujarnya.

Senada dengan Adi, penarik becak di kawasan Sudimampir yang tampak semringah kebagian bingkisan. “Maklum, penghasilan harian tak menentu begini,” ujarnya.

Sementara di bagian kota lainnya, seperti di Jalan Hasan Basri, baik saat datang atau pulang dari Jembatan Sungai Alalak, Jokowi sempat melemparkan beberapa lembar kaus. Kaus hitam yang dicetak dengan siluet wajah presiden. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/