alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Kartu Merah untuk Jokowi-Ma’ruf, ke Banjarmasin Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi di depan gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, kemarin (21/10).

Unjuk rasa itu berbarengan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Jembatan Sungai Alalak di Kayu Tangi Ujung.

Selain mimbar bebas, juga ada aksi teatrikal. Mahasiswa mengangkat kartu merah lalu berjalan mundur.

Sindiran itu ditujukan kepada kepemimpinan Jokowi dan wapres KH Ma’ruf Amin yang dinilai malah memundurkan Indonesia.

Koordinator aksi Zikri Nur Abadi menyatakan, aksi digelar serentak secara nasional sebagai evaluasi atas dua tahun Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, ada sejumlah PR yang belum dapat diselesaikan pemerintah hingga sekarang. Seperti penuntasan kasus pelanggaran HAM, pemberantasan korupsi, krisis ekonomi, hingga pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja.

“Evaluasi kali ini masih sama. Mengangkat isu-isu yang belum selesai,” tegas Abadi.

Selain itu, mahasiswa juga mengangkat isu lokal. Seperti masalah-masalah yang merundung masyarakat adat. Kemudian, menyetop izin pertambangan batu bara dan perkebunan sawit yang berada di kawasan Pegunungan Meratus dan pulau-pulau kecil lainnya di Kalsel.

Lalu, meminta pemerintah membentuk satgas atau komisi khusus untuk mengusut dan mengadili tindak kejahatan lingkungan.

Terakhir, massa aksi juga menuntut jaminan kesejahteraan bagi petani dan pemerataan infrastruktur.

Yang disayangkan mahasiswa, berjam-jam berunjuk rasa, tak seorang pun anggota DPRD yang nongol. “Sungguh disesalkan, kabar yang kami terima, seluruh anggota dewan provinsi justru sedang reses,” ungkapnya.

Abadi kemudian menepis bahwa aksi itu mengejar momen kunjungan presiden. “Sudah kami rencanakan sejak jauh-jauh hari,” tutupnya.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, aksi berjalan damai. Bosan menunggu anggota dewan, massa pun membubarkan diri.

“Tapi kami bakal kembali lagi. Kami takkan bosan menyuarakan aspirasi,” kata demonstran, Iqbal Hambali. (war/at/fud)

BANJARMASIN – Mahasiswa dari berbagai kampus di Banjarmasin menggelar aksi di depan gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, kemarin (21/10).

Unjuk rasa itu berbarengan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Jembatan Sungai Alalak di Kayu Tangi Ujung.

Selain mimbar bebas, juga ada aksi teatrikal. Mahasiswa mengangkat kartu merah lalu berjalan mundur.

Sindiran itu ditujukan kepada kepemimpinan Jokowi dan wapres KH Ma’ruf Amin yang dinilai malah memundurkan Indonesia.

Koordinator aksi Zikri Nur Abadi menyatakan, aksi digelar serentak secara nasional sebagai evaluasi atas dua tahun Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, ada sejumlah PR yang belum dapat diselesaikan pemerintah hingga sekarang. Seperti penuntasan kasus pelanggaran HAM, pemberantasan korupsi, krisis ekonomi, hingga pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja.

“Evaluasi kali ini masih sama. Mengangkat isu-isu yang belum selesai,” tegas Abadi.

Selain itu, mahasiswa juga mengangkat isu lokal. Seperti masalah-masalah yang merundung masyarakat adat. Kemudian, menyetop izin pertambangan batu bara dan perkebunan sawit yang berada di kawasan Pegunungan Meratus dan pulau-pulau kecil lainnya di Kalsel.

Lalu, meminta pemerintah membentuk satgas atau komisi khusus untuk mengusut dan mengadili tindak kejahatan lingkungan.

Terakhir, massa aksi juga menuntut jaminan kesejahteraan bagi petani dan pemerataan infrastruktur.

Yang disayangkan mahasiswa, berjam-jam berunjuk rasa, tak seorang pun anggota DPRD yang nongol. “Sungguh disesalkan, kabar yang kami terima, seluruh anggota dewan provinsi justru sedang reses,” ungkapnya.

Abadi kemudian menepis bahwa aksi itu mengejar momen kunjungan presiden. “Sudah kami rencanakan sejak jauh-jauh hari,” tutupnya.

Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, aksi berjalan damai. Bosan menunggu anggota dewan, massa pun membubarkan diri.

“Tapi kami bakal kembali lagi. Kami takkan bosan menyuarakan aspirasi,” kata demonstran, Iqbal Hambali. (war/at/fud)

Most Read

Artikel Terbaru

/