alexametrics
34.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Habib Aboe Apresiasi Langkah Haji Syamsudin Hadirkan Teknologi Biodiesel Ramah Lingkungan

BATULICIN – Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan pabrik biodiesel terbesar di kawasan timur Indonesia, Kamis (21/10) siang tadi. Berdirinya pabrik PT Jhonlin Agro Raya berkapasitas 1.500 B30 per harinya milik Haji Syamsudin Andi Arsyad ini dinilai sebagai sebuah langkah maju khususnya dalam industri bahan bakar ramah lingkungan.

“Sebagai anggota DPR RI dari dapil Kalimantan Selatan tentunya saya merasa bangga dengan lahirnya kawasan biodiesel di Tanah Bumbu  ini. Saya mengapresiasi langkah Haji Syamsudin Andi Arsyad yang melahirkan PT Jhonlin Agro Raya sebagai perusahaan teknologi biodiesel,” ucap Habib Aboe.

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera ini, berdirinya pabrik biodiesel milik pengusaha yang akrab disapa Haji Isam ini membuktikan bahwa anak bangsa dari Kalimantan Selatan telah berpikir maju jauh kedepan. Hal ini juga mematahkan anggapan bahwa warga Banua seolah-olah hanya kenal dengan energi fosil.

“Kalimantan Selatan selama ini dikenal sebagai lumbung energi fosil batubara, kita bisa patahkan ini berkat langkah maju PT Jhonlin Agro Raya,” cetusnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa biodiesel ini merupakan bahan bakar nabati yang menjadi energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi. Kelebihan yang dimiliki adalah sifatnya yang degradable atau mudah terurai, dengan emisi yang lebih rendah dibanding dari emisi hasil pembakaran bahan bakar fosil. Sehingga penggunaan biodiesel akan dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang bersedia meresmikan pabrik biodiesel di Tanah Bumbu ini. Kami yakin bahwa kesediaan beliau meresmikan pabrik ini adalah bagian dari apresiasi terhadap kerja anak bangsa dibidang industri energi. Selain itu, kehadiran beliau juga menunjukkan bahwa beliau memiliki komitmen terhadap pengembangan energi baru terbarukan,” ungkapnya.

Habib Aboe berharap pemerintah akan terus memiliki komitmen yang tinggi untuk melakukan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup. (adv)

BATULICIN – Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan pabrik biodiesel terbesar di kawasan timur Indonesia, Kamis (21/10) siang tadi. Berdirinya pabrik PT Jhonlin Agro Raya berkapasitas 1.500 B30 per harinya milik Haji Syamsudin Andi Arsyad ini dinilai sebagai sebuah langkah maju khususnya dalam industri bahan bakar ramah lingkungan.

“Sebagai anggota DPR RI dari dapil Kalimantan Selatan tentunya saya merasa bangga dengan lahirnya kawasan biodiesel di Tanah Bumbu  ini. Saya mengapresiasi langkah Haji Syamsudin Andi Arsyad yang melahirkan PT Jhonlin Agro Raya sebagai perusahaan teknologi biodiesel,” ucap Habib Aboe.

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera ini, berdirinya pabrik biodiesel milik pengusaha yang akrab disapa Haji Isam ini membuktikan bahwa anak bangsa dari Kalimantan Selatan telah berpikir maju jauh kedepan. Hal ini juga mematahkan anggapan bahwa warga Banua seolah-olah hanya kenal dengan energi fosil.

“Kalimantan Selatan selama ini dikenal sebagai lumbung energi fosil batubara, kita bisa patahkan ini berkat langkah maju PT Jhonlin Agro Raya,” cetusnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa biodiesel ini merupakan bahan bakar nabati yang menjadi energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi. Kelebihan yang dimiliki adalah sifatnya yang degradable atau mudah terurai, dengan emisi yang lebih rendah dibanding dari emisi hasil pembakaran bahan bakar fosil. Sehingga penggunaan biodiesel akan dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang bersedia meresmikan pabrik biodiesel di Tanah Bumbu ini. Kami yakin bahwa kesediaan beliau meresmikan pabrik ini adalah bagian dari apresiasi terhadap kerja anak bangsa dibidang industri energi. Selain itu, kehadiran beliau juga menunjukkan bahwa beliau memiliki komitmen terhadap pengembangan energi baru terbarukan,” ungkapnya.

Habib Aboe berharap pemerintah akan terus memiliki komitmen yang tinggi untuk melakukan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup. (adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/