alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Bupati Tinjau Akses Jalan Baru Desa Pantai Harapan

BUMI MAKMUR – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta berharap pembangunan akses jalan baru Desa Pantai Harapan dapat mengurangi risiko bencana (mitigasi) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan pembangunan jalan alternatif menuju Desa Pantai Harapan Kecamatan Bumi Makmur, Jumat (15/10).

Sukamta menuturkan letak Desa Pantai Harapan yang terisolir dan rawan bencana karena dekat pantai, sehingga perlu dibangun jalan alternatif untuk mitigasi bencana dan membangun kembali perekonomian tambak ikan yang selama ini tidak difungsikan. Menurutnya, akses jalan yang dibangun sepanjang 8 kilometer tersebut merupakan jalur evakuasi yang aman.

“Dari sisi kebencanaan, jalur ini sangat aman untuk proses evakuasi dan pengungsian. Jika dari sisi potensinya, tentu saja sangat besar dan harus dimaksimalkan,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan akses jalan ini akan dilengkapi dengan satu jembatan dengan panjang 25-30 meter, yang akan dibangun dengan kontruksi sederhana mengingat kondisi di daerah ini tidak ada tekanan air sungai hanya bekas galian.

Bupati mengungkapkan, dipilihnya akses jalan alternatif yang tidak melewati Desa Sungai Rasau karena biaya pembangunan yang dikeluarkan lebih efektif. Pasalnya, jika melalui Desa Sungai Rasau akan mengeluarkan biaya lebih besar karena harus membangun empat jembatan dan daerah tersebut masih berada dikawasan pantai.

“Membangun satu jembatan itu bisa menghabiskan dana sekitar Rp 12 miliar, sedangkan jika saya membangun lewat jalan ini dana yang dihabiskan tidak sampai Rp 12 miliar jadi lebih efisien dan dari sisi mitigasi bencana lebih aman,” jelasnya.

Dia berharap pembangunan akses jalan ini dapat menggali potensi di Desa Pantai Harapan dan desa lain yang terhubung, mengingat selama ini beberapa potensi yang ada tidak dikembangkan karena masalah infrastruktur jalan. (Prokopim/sal).

BUMI MAKMUR – Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta berharap pembangunan akses jalan baru Desa Pantai Harapan dapat mengurangi risiko bencana (mitigasi) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan pembangunan jalan alternatif menuju Desa Pantai Harapan Kecamatan Bumi Makmur, Jumat (15/10).

Sukamta menuturkan letak Desa Pantai Harapan yang terisolir dan rawan bencana karena dekat pantai, sehingga perlu dibangun jalan alternatif untuk mitigasi bencana dan membangun kembali perekonomian tambak ikan yang selama ini tidak difungsikan. Menurutnya, akses jalan yang dibangun sepanjang 8 kilometer tersebut merupakan jalur evakuasi yang aman.

“Dari sisi kebencanaan, jalur ini sangat aman untuk proses evakuasi dan pengungsian. Jika dari sisi potensinya, tentu saja sangat besar dan harus dimaksimalkan,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan akses jalan ini akan dilengkapi dengan satu jembatan dengan panjang 25-30 meter, yang akan dibangun dengan kontruksi sederhana mengingat kondisi di daerah ini tidak ada tekanan air sungai hanya bekas galian.

Bupati mengungkapkan, dipilihnya akses jalan alternatif yang tidak melewati Desa Sungai Rasau karena biaya pembangunan yang dikeluarkan lebih efektif. Pasalnya, jika melalui Desa Sungai Rasau akan mengeluarkan biaya lebih besar karena harus membangun empat jembatan dan daerah tersebut masih berada dikawasan pantai.

“Membangun satu jembatan itu bisa menghabiskan dana sekitar Rp 12 miliar, sedangkan jika saya membangun lewat jalan ini dana yang dihabiskan tidak sampai Rp 12 miliar jadi lebih efisien dan dari sisi mitigasi bencana lebih aman,” jelasnya.

Dia berharap pembangunan akses jalan ini dapat menggali potensi di Desa Pantai Harapan dan desa lain yang terhubung, mengingat selama ini beberapa potensi yang ada tidak dikembangkan karena masalah infrastruktur jalan. (Prokopim/sal).

Most Read

Artikel Terbaru

/