alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Kemeja Thrift Shop Masih Digemari

BANJARMASIN – Thrift shop menjadi kian ramai belakangan ini. Terutama di kalangan anak muda. Salah satu produk andalannya adalah kemeja flanel.

Thrift shop adalah jenis usaha dengan menjual barang bekas atau second. Pastinya yang masih layak pakai. Kebanyakan thrifting menjual pakaian.

Menurut salah satu pebisnis thrifting, Handi (24), usaha cukup menjanjikan. Selain karena tren, produk thrift juga punya pecintanya tersendiri. “Makin ke sini pembelinya makin ramai,” ucap lelaki asal Banjarmasin itu.

Karena target pasarnya remaja dan pemuda, Handi memilah produk yang memang khusus untuk kalangan muda. Seperti T-Shirt, jeans, kulot, jaket, hoodie dan sebagainya.

Kemeja flanel nyatanya masih jadi best seller. Kemeja ini kebanyakan dibeli oleh para mahasiswa. Meski bekas, pakaian-pakaian ini masih terjaga kualitasnya. Buat yang beruntung, bahkan bisa dapat merek yang ternama.

“Kemeja flanel paling ramai dicari. Motifnya beragam, kondisi produknya pun masih sangat bagus,” ucapnya.

Kemeja ini juga terbilang tebal dan tak gampang kusut. Sehingga sangat nyaman dipakai. Baik untuk gaya kasual, semi formal, hingga formal sekalipun.

Harga jual kemeja di thrift shop ini sangat terjangkau. Yakni berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp75 ribu saja.

Produk-produk ini dipasok dari berbagai wilayah. Ada yang dari Pasar Minggu Pagi Jalan Niaga Banjarmasin, ada pula yang spesial dipesan dari pulau Jawa langsung.

 Agar menarik minat, Handi biasanya aktif memasarkan produknya di media sosial. “Selain aktif promosi, pastikan kalau produk yang kita jual itu khas. Misalnya saya khusus jualan pakaian buat kalangan pelajar SMA atau kuliahan,” tuntasnya. (tia/yn/bin)

BANJARMASIN – Thrift shop menjadi kian ramai belakangan ini. Terutama di kalangan anak muda. Salah satu produk andalannya adalah kemeja flanel.

Thrift shop adalah jenis usaha dengan menjual barang bekas atau second. Pastinya yang masih layak pakai. Kebanyakan thrifting menjual pakaian.

Menurut salah satu pebisnis thrifting, Handi (24), usaha cukup menjanjikan. Selain karena tren, produk thrift juga punya pecintanya tersendiri. “Makin ke sini pembelinya makin ramai,” ucap lelaki asal Banjarmasin itu.

Karena target pasarnya remaja dan pemuda, Handi memilah produk yang memang khusus untuk kalangan muda. Seperti T-Shirt, jeans, kulot, jaket, hoodie dan sebagainya.

Kemeja flanel nyatanya masih jadi best seller. Kemeja ini kebanyakan dibeli oleh para mahasiswa. Meski bekas, pakaian-pakaian ini masih terjaga kualitasnya. Buat yang beruntung, bahkan bisa dapat merek yang ternama.

“Kemeja flanel paling ramai dicari. Motifnya beragam, kondisi produknya pun masih sangat bagus,” ucapnya.

Kemeja ini juga terbilang tebal dan tak gampang kusut. Sehingga sangat nyaman dipakai. Baik untuk gaya kasual, semi formal, hingga formal sekalipun.

Harga jual kemeja di thrift shop ini sangat terjangkau. Yakni berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp75 ribu saja.

Produk-produk ini dipasok dari berbagai wilayah. Ada yang dari Pasar Minggu Pagi Jalan Niaga Banjarmasin, ada pula yang spesial dipesan dari pulau Jawa langsung.

 Agar menarik minat, Handi biasanya aktif memasarkan produknya di media sosial. “Selain aktif promosi, pastikan kalau produk yang kita jual itu khas. Misalnya saya khusus jualan pakaian buat kalangan pelajar SMA atau kuliahan,” tuntasnya. (tia/yn/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/